Jokowi Temui Wiranto Ajak Koalisi?

Sekjen DPP PDIP Tjahjo Kumolo mengatakan, pertemuan itu untuk meningkatkan silaturahmi juga komunikasi politik membahas seputar koalisi.

oleh Andi Muttya Keteng diperbarui 28 Apr 2014, 16:42 WIB
Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Menjelang Pilpres 9 Juli mendatang, PDIP gencar menjajaki partai lain untuk teman koalisi. Bakal capres PDIP Jokowi disebut-sebut telah bertemu dengan Ketua Umum Partai Hanura Wiranto.

"Setahu saya sudah (ketemu Wiranto)," ujar Sekjen DPP PDIP Tjahjo Kumolo usai mendampingi pertemuan Megawati dan Hamza Haz di kediaman Mega, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/4/2014).

Tjahjo menjelaskan, pertemuan itu untuk meningkatkan silaturahmi sekaligus komunikasi politik membahas seputar koalisi. Begitu pun dengan sejumlah tokoh politik lainnya, seperti Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung, Jusuf Kalla (JK), Ketua Umum Partai Golkar Abu Rizal Bakrie, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa PKB) Muhaimin Iskandar, dan lainnya.

Namun, Tjahjo enggan menyebutkan kapan persisinya pertemuan antara Jokowi dan mantan Panglima TNI itu dilakukan. "Tanya Pak Jokowi jelasnya. Semua ketemu. Beliau ingin silaturahmi dengan ketemu tokoh-tokoh. Pak Akbar Tandjung, JK, Ical sudah. Wiranto sudah," jelasnya.

Pertemuan tersebut, imbuh Tjahjo, umumnya masih sebatas komunikasi politik atau tahap penjajakan. Belum ada keputusan koalisi. Sebab, PDIP masih menunggu hasil penghitungan suara Pileg nasional pada 9 Mei mendatang.

"Kebanyakan baru komunikasi. Hasilnya tunggu tanggal 9," pungkas Tjahjo.

Minggu 27 April malam, Jokowi menemui Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung di kediamannya  Jalan Purnawarman, Senopati, Blok M, Jakarta Selatan. Namun dalam pertemuan yang tak kurang dari 2 jam itu, Jokowi mengaku hanya sekedar makan malam.

Namun Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDIP Hasto Kristianto menyebut, pertemuan kedua tokoh itu membahas mengenai kerja sama antara PDIP dan Golkar. Keduanya juga membicarakan mengenai cawapres untuk Jokowi.

"Tentu saja ini kaitannya juga dengan kerja sama termasuk siapa yang akan menjadi cawapres Jokowi juga dibahas. Itu yang membahas antara Akbar Tandjung dengan Pak Jokowi sendiri," ucap Hasto usai mendampingi Jokowi pada pertemuan itu.

Pada kesempatan yang sama Akbar Tandjung membenarkan perihal itu. Menurutnya, pertemuan malam itu membahas soal partai. "Saya bicara kami sebagai partai," ujar Akbar.

Salah satunya, mantan Ketua Umum DPP Golkar itu menyampaikan kepada Jokowi bahwa partainya saat ini sedang mempersiapkan rapat pimpinan nasional (Rapimnas). Dalam Rapimnas nanti, DPP Golkar juga akan menjelaskan tentang hasil dalam Pemilu Legislatif 2014.

Jokowi juga sebelumnya menyatakan akan bersafari politik dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Agenda terserbut diakui akan dilakukan setelah menyambangi Partai Nasdem, Golkar dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

"Nanti yang ke lain. Semuanya. Saya akan ke semua, termasuk (bertemu) Demokrat," ungkap Jokowi, saat ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta, Minggu 13 April lalu. (Raden Trimutia Hatta)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya