Video Konfrontir 2 Tersangka Pelecehan Seksual JIS

Korban baru pelecehan seksual JIS mengaku melihat 2 temannya dicabuli. Salah satunya yakni korban A yang sudah lapor lebih dulu.

oleh Tim Liputan 6 SCTV diperbarui 24 Apr 2014, 18:08 WIB
Lydia Freyani Hawadi menegaskan bahwa penutupan PAUD JIS merupakan penutupan permanen dengan jangka waktu yang tidak ditentukan dari pihak kementerian, Senin (21/4/2014) (Liputan6.com/Andrian M Tunay).

Liputan6.com, Jakarta - Untuk pertama kali sejak kasusnya terkuak, sosok Agun Iskandar dan Virgiawan Amin tersangka kejahatan seksual di Jakarta International School (JIS) tertangkap kamera wartawan. Keduanya digiring untuk diperiksa penyidik sekaligus dikonfrontir Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Kamis (24/4/2014), kedua petugas kebersihan tersebut menjadi tersangka atas kekerasan seksual terhadap siswa A berusia 5 tahun di TK JIS. Kedua pelaku diduga tidak hanya mencelakai korban A. Tetapi juga sejumlah anak lain di TK JIS.

Pada Kamis siang, KPAI bersama LPSK melaporkan seorang korban baru ke Polda Metro Jaya. Pengakuan mengejutkan muncul dari kesaksian korban baru itu. Ia mengaku melihat 2 teman lainnya dicabuli. Salah satunya yakni A yang telah melapor lebih dulu.

Dari keterangan korban tersebut, berarti masih ada 1 korban lain yang belum angkat bicara. Dari pengakuan korban baru itu pula terungkap adanya pelaku lain yang belum ditangkap polisi.

Kejahatan seksual terhadap murid-murid TK ini diduga terjadi tidak hanya di toilet. Tetapi juga di ruang kelas. Seperti yang dialami korban kedua. (Yus Ariyanto)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya