Komunitas @iloveaceh: From Social Media to Social Movement

Setiap kota menyimpan keunikannya tersendiri yang begitu menarik untuk disebarluaskan ke lebih banyak orang.

oleh Karmin Winarta diperbarui 17 Apr 2014, 16:48 WIB
Setiap kota menyimpan keunikannya tersendiri yang begitu menarik untuk disebarluaskan ke lebih banyak orang.

Citizen6, Jakarta Setiap kota menyimpan keunikannya tersendiri yang begitu menarik untuk disebarluaskan ke lebih banyak orang. Karen itu beberapa komunitas muncul dengan semangat yang ingin mengabarkan keindahan dan keunikan alam dan budayanya.

Namanya, Aulia Fitri. Laki-laki. Awalnya ia  membuat akun @iloveaceh pada 23 Februari 2010. Ia pun menceritakan via email, awal terbentuk komunitas @iloveaceh ini berasal dari hobinya yang suka tentang ke-Aceh-an baik sejarah, wisata, budaya dan lainnya. Waktu itu ia masih tinggal di Jakarta.

Karena sering member informasi seputar Aceh, follower di Twitter itu pelan-pelan bertambah. Klise, karena kesibukan, ia kewalahan mengurus akun itu sendirian. Akhirnya ia membuka 'lowongan' mencari tim admin dan tepat pada ulang tahun pertama @iloveaceh  ditahbiskan sebagai komunitas dengan sapaan sesame follower  dengan #ATwitLovers (Aceh Twit Lovers).
 
Follower @iloveaceh bagi komunitas ini adalah bagian dari keluarga besar komunitas. Pada 2012,  mereka membentuk ILATeam Management yang isinya anak-anak muda Aceh sendiri dari berbagai latar belakang yang punya visi saling berbagi. Mereka bergerak tidak saja di Twitter (socmed atau online) tapi juga bergerak nyata di lapangan dengan semangat "from social media to social movement".

Beberapa program offline yang telah dilakukan adalah mengedukasi social media, internet, dan sejenisnya ke sejumlah kalangan (komunitas, lembaga, dll) termasuk ikut serta dalam pengajuan ide di program Hibah Cipta Media dengan target anak-anak SMA.

Komunitas @iloveaceh sebernarnya sama dengan komunitas lain pada umumnya, saling berbagi, beraksi dlm kegiatan-kegiatan sosial dan kemanusian, dan banyak hal lainnya. Di linimasa kami pun sering menghadirkan program-program yg bisa dibilang mirip dgn sejumlah acara-acara di Radio atau TV, seperti menampung #suarawarga, #fotowarga, #infowarga, hingga dengan menghadirkan bintang tamu serta banyak lainnya.

Setiap kegitan, mereka tak sendiri, namun melakukan kolaborasi dengan komunitas lain. Kegiatan-kegiatan itu dokumentasikan  di situsnya iloveaceh.org. 

Menurut Aulia Fikri,  komunitas itu sama hal dengan kita hidup dalam masyarakat, saling berkomunikasi, membantu, dan menghargai norma-norma yang ada terlebih berada di Aceh. (kw)

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya