Liputan6.com, Jakarta - Kampung Dangko, Jongaya, yang dihuni 800 kepala keluarga berjarak 1 jam perjalanan darat dari Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Di kampung ini pernah lebih dikenal sebagai Kampung Pengemis. Namun berkat Derry, seorang mahasiswa, kini penduduknya menghasilkan produk karya warga Dangko yang bisa dijual di pasar. (Dan/Ans)
Segmen 3: Derry, Penggerak Kampung Pengemis
Kampung Dangko, Kampung Pengemis, Makassar, Sulsel, yang kini berubah berkat mahasiswa teknik sipil.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/840836/original/008189900_1427804886-7.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4842263/original/039942900_1716616217-Gorengan1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305541/original/012313500_1784796799-Screenshot_2026-07-23_151441.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673310/original/025399100_1782713964-cek_fakta_purbaya_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)