Google: AI dan YouTube Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Indonesia

Laporan dan diskusi mengenai pemanfaatan AI dan YouTube sebagai media penyaluran kreatif dan menunjang ekonomi.

Diterbitkan 23 Juli 2026, 16:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Google merilis laporan dan diskusi peluang AI serta pemanfaatannya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi kreatif, Kamis (23/7/2026) di Jakarta. Acara ini bertujuan mewujudkan era AI di Indonesia dalam pertumbuhan ekonomi kreatif.

Sektor ekonomi di Indonesia terus tumbuh menjadi lebih kuat dari tahun ke tahun, terutama terlihat dari pertumbuhan dalam penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan juga YouTube.

Di Indonesia sendiri pengguna AI tingkat menengah dan mahir hampir mencapai dua per tiga dari total keseluruhan pengguna.

Sebagai informasi, lebih dari 59% pengguna internet di Indonesia (sekitar 130 juta hingga 150 juta orang) telah menggunakan atau mencoba alat berbasis AI. 

Mereka memanfaatkan AI sebagai wadah untuk mencari ide dan manfaat lainnya yang mendorong produktivitas.

YouTube menjadi wadah bagi kreator, memanfaatkan platform sebagai penggerak perekonomian. Country Director Google Indonesia, Veronica Utami, mengatakan ekosistem kreatif YouTube di Indonesia sudah berkontribusi lebih dari Rp 8,4 triliun produk domestik bruto atau PDB Indonesia.

Di Indonesia, kreator konten telah menjadi salah satu profesi utama, terutama di YouTube. Banyak kreator menjadi pelaku UMKM yang mampu membuka lapangan pekerjaan serta menggerakkan perekonomian.

“Tidak hanya ekosistem, tetapi juga mendukung lebih dari 190.000 lapangan pekerjaan dan juga membantu 81% kreator di Indonesia untuk memperoleh pendapatan dari YouTube dan menjangkau audiens internasional.” ujar Veronica.

Berkat YouTube, 81% kreator menyebutkan konten mereka menjadi mudah menjangkau audiens internasional yang sebelumnya sulit mereka akses. Tidak hanya itu, 75% usaha kecil dan menengah (UKM) dengan channel YouTube juga dapat menjangkau pasar internasional.

Bukti Nyata

Melalui AI, para kreator dan UKM Indonesia dapat dengan mudah menjangkau audiens internasional lebih luas tanpa hambatan penerjemahan, produksi, pemasaran, dan distribusi.

Salah satu bukti nyatanya pada Podcast “Keluarga Artis” oleh Mario Caesar dan Niky Putra yang mendapat ribuan subscribers. Melalui podcast ini, mereka dapat mengubah penonton setia mereka menjadi sumber pendapatan dengan perencanaan yang matang.

Selain itu, lebih dari 25% jumlah saluran di YouTube dapat menghasilkan pendapatan sebesar 10 digit atau lebih secara tahunan.

Sementara aplikasi streaming Vidio dapat menggaet 5 juta pelanggan berbayar dan 20 juta penonton bulanan. Dengan mengambil pendekatan hibrida terhadap AI, memudahkan mereka dalam mempercepat produksi dan penyuntingan.

Hasil dari pembuatan konten animasi yang didukung AI, selain waktu, mereka mendapat peningkatan penonton sebesar 93% naik dari peringkat 11 ke 6 dalam peringkat TV prime-time.

Hal ini menjadi bukti nyata atas sumber penghasilan dari YouTube tidak lagi terpaku pada satu jalur konvensional, namun kreator kini sudah lebih dapat melihat peluang lebih luas demi membangun penghasilan yang lebih stabil.