Sukses

BERITA TERKINIPARA MENTERI JOKOWI-MA'RUF DI KABINET INDONESIA MAJU

Dipreteli, Biaya Produksi iPhone 5S Lebih Murah dari iPhone 5

iPhone 5S dan iPhone 5C sedang jadi pusat perhatian di kalangan penggila gadget. Apple biasanya memberikan spesifikasi dan fitur yang lebih baik untuk meningkatkan kualitas pada produk baru buatannya.

Kalangan analis ternyata penasaran atas apa yang sudah Apple bekalkan pada bagian dalam produknya. Analisis dari IHS melakukan teardown alias bongkar produk untuk melihat jeroan dari ponsel besutan Apple itu.

Dilansir AllThingsD yang Liputan6.com kutip, Rabu (25/9/2013), pembongkaran itu juga dilakukan untuk bisa menghitung berapa banyak biaya yang dikeluarkan Apple dalam memproduksi iPhone 5S maupun iPhone 5C.

Hasil bongkaran IHS menunjukkan Apple setidaknya mengeluarkan komponen untuk komponen iPhone 5S sebesar USD 191 dolar di versi 16GB dan USD 210 untuk versi 64GB. Sedangkan ongkos perakitannya diperkirakan sebesar USD 8.

Jadi, total biaya pembuatan yang dikeluarkan iPhone 5S diperkirakan sekitar USD 199 dan USD 218. Komponen layar disebutkan mengambil porsi terbesar, komponen itu sendiri disuplai oleh beberapa vendor yaitu Sharp, LG, dan Japan Display.

IHS menyebutkan ongkos produksi iPhone premium terbaru ini lebih murah dari versi sebelumnya. Modal produksi iPhone 5 disebutkan sekitar USD 205 dolar. iPhone tanpa kontrak di pasaran dibanderol berkisar antara USD 649-USD 849 dolar tergantung kapasitasnya.

Lembaga analisis itu pun memperkirakan biaya produksi iPhone 5C. IHS menyebutkan pembuatan iPhone 5C memakan biaya antara USD 173-USD 183, termasuk biaya perakitan sebesar 7 dolar. Apple menjual iPhone 5C antara USD 549-USD 649 dolar tanpa kontrak.

Sedangkan yang membuat iPhone 5S lebih unggul dari iPhone 5C adalah hadirnya sensor sidik jari, prosesor A7, dan chip memori yang lebih baru daripada yang ada di iPhone 5C. Selain ketiga bagian tersebut, kedua jenis iPhone itu dilaporkan memiliki jeroan yang sama, seperti layar, kamera, chip memori flash, dan sebagainya.

Apple membuat perangkat radio di kedua iPhone baru itu agar lebih universal ddan mampu bekerja di berbagai pita frekuensi. Dengan demikian Apple tidak perlu banyak melakukan variasi produksi iPhone dan menghasilkan biaya produksi secara keseluruhan yang lebih efisien.

Serangkaian tes dilakukan oleh sebuah lembaga asuransi perangkat elektronik. Tes produk itu dilakukan untuk melihat seberapa kuat perangkat ini menghadapi segaala kondisi yang mungkin terjadi ketika digunakan. (den/gal)

Loading