Genjot Sinergi Pascamerger, Integrasi Jaringan XLSmart Tembus 70 Persen

Hingga akhir tahun 2025, XLSmart sukses mengintegrasikan sekitar 70 persen infrastruktur jaringan di berbagai wilayah Indonesia.

Diterbitkan 20 Mei 2026, 13:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Proses transformasi pascamerger PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) antara XL Axiata dan Smartfren menunjukkan progres signifikan.

Hingga akhir tahun 2025, emiten telekomunikasi ini sukses mengintegrasikan sekitar 70 persen infrastruktur jaringan di berbagai wilayah Indonesia.

Presiden Direktur & CEO XLSmart, Rajeev Sethi, menegaskan bahwa pencapaian sepanjang tahun 2025 merupakan momentum krusial dalam meletakkan fundamental transformasi jangka panjang.

Sinergi pascamerger terbukti memberikan dampak instan pada optimalisasi jaringan dan perluasan pengalaman digital para pengguna.

"Tahun 2025 menjadi periode penting bagi XLSmart dalam membangun fondasi transformasi pascamerger. Dukungan pemegang saham dalam RUPST ini menjadi dorongan kuat bagi kami untuk terus menghadirkan jaringan berkualitas tinggi dan menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan," ujar Rajeev dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Rabu (20/5/2026) di Jakarta.

XLSmart secara agresif terus memperluas jangkauan infrastruktur 5G di berbagai kota strategis. Ekspansi ini membuahkan pengakuan internasional lewat penghargaan Ookla Speedtest Awards sebagai operator dengan pengalaman jaringan 5G terbaik di Indonesia.

Sejauh ini, sudah ada 43 kota yang sudah terselimuti jaringan 5G XLSmart yang nantinya ditargetkan mencapai 88 kota sampai akhir 2026.

Akselerasi integrasi jaringan ini berbanding lurus dengan realisasi sinergi bisnis yang melampaui ekspektasi awal. Pada periode kuartal II hingga kuartal IV tahun 2025,

XLSmart mengklaim berhasil membukukan nilai sinergi mencapai USD 252 juta (sekitar Rp 4,4 triliun). Keberhasilan ini memperkokoh fondasi perusahaan untuk bersaing lebih agresif di industri seluler tanah air.

 

Pendapatan Naik 23 Persen

XLSmart sukses mengantongi pendapatan sebesar Rp 42,49 triliun, melonjak 23 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini diikuti oleh kenaikan EBITDA ternormalisasi sebesar 13 persen menjadi Rp 20,14 triliun. Secara impresif, laba bersih yang dinormalisasi meroket hingga 63 persen mencapai Rp 3 triliun.

Komitmen keberlanjutan bisnis ini pun mendapat restu penuh dari para pemegang saham dalam RUPST Tahun Buku 2025.

Forum tersebut menyetujui tiga agenda utama, termasuk pengesahan Laporan Keuangan 2025 yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto dan Rekan (jaringan global PwC).

Pemegang saham juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada jajaran Direksi dan Dewan Komisaris atas kinerja pengurusan mereka sepanjang tahun lalu.