Top 3 Tekno: OpenAI Mau Gugat Apple Jadi Sorotan

OpenAI ingin menggugat Apple lantaran perusahaan yang berbasis di Cupertino tersebut tidak gencar mempromosikan ChatGPT kepada penggunanya.

Diterbitkan 18 Mei 2026, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - OpenAI disebut ingin menggugat Apple karena perusahaan yang berbasis di Cupertino tersebut tidak gencar mempromosikan ChatGPT kepada penggunanya.

Informasi ini menjadi sorotan para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Minggu (17/5/2026) kemarin. Berita lain yang juga populer datang dari pengguna ChatGPT di Mac yang diminta untuk melakukan pembaruan.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. OpenAI Mau Gugat Apple, Kemitraan ChatGPT di iPhone Hampir Bubar

Dua tahun lalu, Apple dan OpenAI membuat industri teknologi terkejut dengan mengumumkan kemitraan besar mereka. Kala itu, kedua perusahaan berencana untuk memasukkan ChatGPT ke Siri, Image Playground, dan berbagai fitur di ekosistem Apple.

Akan tetapi, kemitraan keduanya berpotensi pecah kongsi. Mengutip laporan Bloomberg, Minggu (17/5/2026), OpenAI kini mempertimbangkan langkah hukum terhadap perusahaan berbasis di Cupertino tersebut.

Kolaborasi kedua raksasa teknologi ini diawali dengan ambisi besar, di mana ChatGPT akan terintegrasi langsung ke dalam Siri dan sejumlah fitur Apple Intelligence lainnya di iOS, iPadOS, dan macOS.

Pengguna iPhone pun bisa berlangganan ChatGPT langsung lewat menu Settings, dengan format bagi hasil dengan Apple setiap kali ada pengguna berlangganan chatbot tersebut.

OpenAI masuk ke ekosistem dengan satu miliaran pengguna iPhone di seluruh dunia. Di atas kertas, angka pendapatan berlangganan yang miliaran dolar per tahun terasa bukan mimpi. Tapi kenyataan berkata lain.

Pendapatan diharapkan mengalir deras ternyata tidak mendekati proyeksi awal. Dan OpenAI, menurut sumber Bloomberg, mulai menyadari Apple tidak benar-benar mendorong integrasi ini dengan serius.

Baca selengkapnya di sini

 

2. Pengguna ChatGPT di Mac Diminta Update, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

OpenAI meminta seluruh pengguna ChatGPT versi desktop dan  aplikasi OpenAI lain di perangkat Mac untuk segera update sebelum 12 Juni 2026.

Setelah tanggal tersebut, aplikasi versi lama berpotensi tidak lagi berjalan normal dan diblokir. Alasannya, perlindungan keamanan macOS akan berhenti mengonfirmasi sertifikat lama dipakai untuk menandatangani aplikasi.

Langkah ini diambil setelah OpenAI mengungkap insiden keamanan terkait dengan serangan supply chain Mini Shai-Hulud di ekosistem TanStack npm.

Mengutip keterangan OpenAI via Apple Insider, Minggu (17/5/2026), perusahaan menyebutkan ada dua perangkat karyawan terdampak oleh serangan siber tersebut.

Berdasarkan hasil investigasi, ada aktivitas akses tidak sah pada sebagian kecil repositori source code internal bisa diakses oleh dua karyawan itu. 

Meski terdengar serius, OpenAI menegaskan tidak menemukan bukti ada data pengguna yang diakses atau dicuri, sistem dibobol, kekayaan intelektual perusahaan terdampak, atau software OpenAI dimodifikasi oleh pelaku serangan.

"Kami memastikan bahwa hanya materi kredensial terbatas yang berhasil dieksfiltrasi dari repositori kode ini dan tidak ada informasi atau kode lain yang terdampak," kata OpenAI.

Baca selengkapnya di sini

 

3. Spesifikasi MacBook Neo, Laptop Rp 10 Juta Apple dengan Chip Sekelas iPhone 16 Pro

Apple kembali menggebrak pasar laptop dengan peluncuran MacBook Neo, perangkat yang menawarkan pengalaman premium dengan harga terjangkau. Laptop ini ditenagai oleh chip A18 Pro menjanjikan performa yang tangguh untuk berbagai aktivitas sehari-hari. 

Dengan desain yang elegan dan pilihan warna yang menarik, MacBook Neo ditujukan untuk pengguna yang memerlukan perangkat produktif untuk belajar, bekerja, dan hiburan.

John Ternus, Senior Vice President Hardware Engineering Apple, menyatakan, "Kami sangat gembira memperkenalkan MacBook Neo, yang menghadirkan keajaiban Mac dengan harga yang sangat terjangkau." Dengan harga mulai dari USD 599, MacBook Neo menjadi pilihan menarik bagi banyak kalangan.

MacBook Neo hadir dengan desain aluminium yang ringan dan kokoh, serta berbagai fitur canggih yang mendukung produktivitas. Mari kita lihat lebih dalam mengenai spesifikasi dan fitur unggulan dari laptop ini.

Desain Elegan dan Pilihan Warna Segar

\MacBook Neo menampilkan desain khas Apple yang elegan dengan bodi aluminium yang ringan. Bobotnya sekitar 2,7 pon (1,2 kg), membuatnya mudah dibawa bepergian. Apple tetap menggunakan material berkualitas tinggi meskipun harganya lebih terjangkau, berbeda dengan banyak laptop lain di kelas yang sama.

Tersedia dalam empat pilihan warna baru yang segar: blush, indigo, silver, dan citrus. Setiap warna disesuaikan dengan Magic Keyboard dan wallpaper bawaan, menjadikan MacBook Neo salah satu laptop paling berwarna dari Apple.

Baca selengkapnya di sini