Apple AirPods Berkamera Hampir Rampung, Tapi Masih Ada Satu Syarat

Apple dilaporkan makin dekat merilis AirPods berkamera. Perangkat ini disebut bukan untuk foto, melainkan membantu Siri memahami lingkungan sekitar pengguna.

Diterbitkan 12 Mei 2026, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Rumor soal AirPods dengan kamera kembali mencuri perhatian internet. Earbuds baru Apple ini kabarnya sudah masuk tahap pengujian lanjutan, meski perusahaan belum memberikan konfirmasi resmi.

Mengutip laporan Mark Gurman di Bloomberg, Selasa (12/5/2026), AirPods berkamera ini sudah masuk fase pengujian validasi desain (DVT).

Tahap ini umumnya menjadi salah satu penanda penting sebelum perangkat bergerak lebih dekat ke proses produksi. Bloomberg melaporkan, perangkat ini sudah mencapai tahap pengembangan akhir sebagai bagian dari rencana Apple mendorong perangkat berbasis AI.

Prototipe AirPods baru itu juga kabarnya sedang diuji secara internal oleh karyawan Apple. Setelah melewati DVT, perangkat biasanya akan masuk ke tahap pengujian validasi produksi (PVT).

Pada fase ini, perusahaan mulai menguji kesiapan produksi dalam skala lebih besar sebelum perangkat tersebut benar-benar dipasarkan.

Tetapi, status “hampir siap” belum berarti AirPods berkamera tersebut pasti meluncur dalam waktu dekat. Gurman menyebut, perusahaan berbasis di Cupertino tersebut masih bisa menunda perangkat itu bila pengalaman AI yang ditawarkan belum sesuai harapan.

Ini karena Apple masih mengalami kendala dalam pengembangan Siri. AirPods berkamera ini disebut sangat tergantung pada kemampuan asisten virtual tersebut lebih pintar.

Rumornya, kamera di earbuds tersebut tidak dirancang untuk mengambil foto atau merekam video seperti biasa. Akan tetapi, fungsi kamera itu untuk membantu Siri memahami lingkungan di sekitar pengguna.

The Verge juga menyebutkan, kamera beresolusi rendah itu dipakai untuk mengumpulkan informasi visual yang bisa dipakai untuk bertanya lewat Siri, seperti mengenali bahan makanan atau objek di sekitar.

Bocoran terbaru menyebut, perangkat ini kemungkinan hadir dengan nama AirPods Ultra. Dari sisi desain, bentuknya disebut masih mirip AirPods Pro 3. Bedanya ada pada tangkai earbuds lebih panjang untuk menampung komponen kamera.

Jika semua berjalan sesuai rencana, AirPods berkamera bisa menjadi langkah besar Apple dalam memperluas ekosistem Apple Intelligence ke perangkat wearable.

Namun, perangkat ini punya tantangan berbeda dibanding AirPods biasa. Apple harus memastikan fitur AI terasa berguna sejak hari pertama.

Apple Lirik Intel dan Samsung untuk Produksi Chip

Apple Store di Taipei, Taiwan. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Di sisi lain, Apple kabarnya sedang mempertimbangkan untuk menjalin kerja sama kembali dengan Intel, setelah sebelumnya hubungan kedua perusahaan sangat erat sebelum akhirnya Apple beralih ke chipset buatan mereka sendiri untuk lini Mac.

Selama hampir 17 tahun menyuplai prosesor untuk MacBook, iMac, hingga Mac Pro, Apple mengambil langkah besar untuk tidak menggunakan chip Intel untuk lini produk mereka.

Kini, situasinya mulai berubah. Sejumlah laporan menyebut, raksasa teknologi berbasis di Cupertino itu sedang mencari cara untuk mengurangi ketergantungan pada pemasok chip utama Apple, yakni TSMC.

Sejak kerja sama pada 2014, TSMC sudah memproduksi chip untuk perangkat Apple diawali dengan A8. Sejak itu, perusahaan tetap menjadi mitra penting Apple untuk memproduksi chipset iPhone, iPad, hingga Mac.

Namun, banyak pihak berpendapat ketergantungan pada satu pemasok mulai dianggap berisiko. Gangguan rantai pasik, keterbatasan kapasitas produksi, hingga lonjakan kebutuhan chip untuk pusat data AI membuat isu ini semakin mendesak.

Dilansir Bloomberg, Jumat (8/5/2026), Apple disebut sedang berada pada tahap awal pembicaraan dengan Intel dan Samsung terkait opsi produksi di luar TSMC.

Bantu Skala Produksi Chip iPhone dan Mac

iPhone 17 Pro series. (Liputan6.com/ Yuslianson)

Munculnya nama Samsung dalam daftar perusahaan yang dilirik Apple juga membuat banyak pihak terkejut, di mana kabarnya sejumlah eksekutif kunci perusahaan sudah mengunjungi pabrik Samsung di Texas, Amerika Serikat.

Jika rumor kerja sama ini benar-benar terwujud, maka Apple memiliki rantai pasok chip lebih beragam selain TSMC. Meski begitu, tantangan besar sudah menanti Intel dan Samsung saat menjadi rantai pasok utama Apple.

Salah satu tantangan terbesar ada pada skala produksi dan tingkat hasil produksi chip atau yield. Selama ini, TSMC menjadi mitra utama Apple karena mampu memenuhi standar produksi dalam volume besar dengan kualitas yang konsisten.

Di tambah, Apple terkenal sangat ketat dalam menentukan pemasok komponen, terutama untuk chip yang menjadi pusat performa lini produk mereka.

Untuk saat ini, TSMC masih memegang posisi paling kuat dalam rantai pasok Apple. Namun, langkah Apple mendekati Intel dan Samsung menunjukkan perusahaan mulai menyiapkan jalur cadangan.