Instagram Plus Mulai Diuji, Ini Fitur Premium yang Bikin Pengguna Penasaran

Meta mulai menguji Instagram Plus di beberapa negara. Langganan ini membawa fitur premium yang langsung mencuri perhatian. Seperti apa?

Diterbitkan 01 April 2026, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Meta kedapatan sedang melakukan uji coba layanan berlangganan di Instagram. Bernama Instagram Plus, layanan berlangganan ini langsung mencuri perhatian lewat beberapa fitur yang diperkenalkan.

Salah satu fitur tersebut adalah kemampuan melihat Story followers tanpa ketahuan pemilik akun. Dilansir TechCrunch, Rabu (1/4/2026), fitur berbayar Instagram ini bisa melihat Story orang lain tanpa nama mereka muncul di daftar viewers atau penonton.

Bagi banyak pengguna, fitur semacam ini jelas mengundang rasa penasaran. Apalagi selama ini daftar penonton Story menjadi salah satu bentuk interaksi paling sering diperhatikan di Instagram.

Tak hanya itu, Instagram Plus juga membawa fitur menarik lainnya. Pengguna nantinya bisa melihat berapa banyak orang menonton ulang Story mereka sendiri, dan tersedia opsi membuat daftar audiens Story dalam jumlah tak terbatas, di luar fitur Teman Dekat (Close Friends).

Artinya, pengguna bisa membagi followers ke beberapa kelompok berbeda sesuai kebutuhan. Ini memberikan kontrol besar bagi pemilik akun yang ingin mengatur siapa saja yang bisa melihat Story tertentu.

Perusahaan bentukan Mark Zuckerberg itu juga menguji fitur untuk memperpanjang masa tayang Story selama 24 jam tambahan. Pelanggan Instagram Plus bisa meng-highlight Story sekali seminggu agar tampil paling depan di deretan Story milik followers.

Pelanggan juga dapat memberikan animasi "Superlike" pada Story orang lain dan mencari daftar penonton Story mereka untuk melihat dengan cepat apakah orang tertentu telah melihat Story mereka, daripada harus menggulir seluruh daftar.

Meski raksasa teknologi itu belum mengungkpa negara mana saja yang kebagian uji coba, sejumlah laporan di media sosial menyebut layanan ini sudah muncul di Meksiko, Jepang, dan Filipina.

Haranya juga berbeda-beda di tiap negara, tetapi masih berada di kisaran langganan bulanan dari USD 2,20 per bulan di Meksiko, 319 yen di Jepang, dan 65 PHP per bulan di Filipina.

Sebagian menganggap fitur-fitur di Instagram Plus cukup menarik. Sebagian lain justru menilai Meta terlalu jauh mendorong layanan berbayar untuk hal-hal yang sebelumnya terasa sederhana di media sosial.

Instagram Hapus Chat Terenkripsi Mulai 8 Mei 2026

Logo Instagram (Liputan6.com/ Agustin Setyo Wardani)

Instagram bersiap menghapus fitur pesan end-to-end encrypted (pesan terenkripsi) mulai 8 Mei 2026. Kabar ini sudah dikonfirmasi Meta, dan pengguna terdampak kini sudah mulai menerima notifikasi di aplikasi agar segera mengunduh isi obrolan serta media sebelum fitur itu benar-benar dihentikan.

Meta menyebut keputusan ini diambil karena penggunaan fitur tersebut di Instagram ternyata sangat rendah, sebagaimana dikutip dari OnMSFT, Selasa (17/3/2026).

Langkah ini langsung menarik perhatian karena menyangkut salah satu fitur selama ini identik dengan perlindungan privasi. Dalam sistem end-to-end encryption, isi percakapan seharusnya hanya bisa diakses oleh pengirim dan penerima.

Setelah dukungan ini dicabut, obrolan sebelumnya berada di jalur terenkripsi akan diperlakukan sebagai pesan langsung (Direct Message, DM) biasa di Instagram.

Juru bicara Meta kepada The Verge mengatakan, hanya sedikit orang yang benar-benar memakai opsi pesan terenkripsi di Instagram, sehingga perusahaan memutuskan untuk menghentikannya.

Melalu halaman bantuan Instagram, perusahaan bentukan Mark Zuckerberg itu menjelaskan end-to-end encrypted messaging tidak lagi didukung setelah 8 Mei 2026.

Pengguna yang memiliki chat terdampak akan diberi petunjuk untuk mengunduh pesan, foto, video, dan file media lain sebelum tenggat itu tiba.

Perubahan ini mungkin tidak terasa besar bagi mayoritas pengguna yang memang tidak pernah mengaktifkan fitur tersebut.

Namun bagi mereka yang memilih enkripsi untuk alasan privasi, 8 Mei 2026 menjadi tanggal penting yang tidak boleh dilewatkan. Setelah itu, salah satu lapisan perlindungan percakapan di Instagram akan resmi hilang.

Instagram Uji Fitur Baru

Instagram kembali memperbarui sistem keamanannya untuk pengguna remaja. Platform media sosial milik Meta ini akan menambahkan fitur notifikasi bagi orang tua apabila anak mereka secara berulang kali mencari istilah yang berkaitan dengan bunuh diri atau self-harm.

Fitur ini dirancang sebagai langkah pencegahan dini. Jika sistem mendeteksi beberapa pencarian sensitif dalam waktu singkat, orang tua akan menerima pemberitahuan. Dari sana, orang tua bisa memilih untuk membuka percakapan dengan anak mereka mengenai topik tersebut.

Fitur notifikasi ini dijadwalkan mulai diluncurkan di Amerika Serikat, Inggris, Autralia, dan Kanada pekan ini. Sementara itu, untuk wilayah lainnya akan menyusul mendapatkan fitur pemberitahuan tersebut secara bertahap di masa mendatang.

Dalam unggahan blognya, Instagram menyatakan perusahaan memilih ambang batas yang mengharuskan adanaya beberpaa pencarian dalam waktu singkat. Namun, dengan tetap mengedepankan kehati-hatian.

“Kami memilih ambang batas yang memerlukan beberapa pencarian dalam waktu singkat, sambil tetap berhati-hati.”

Mereka juga mengakui bahwa kebijakan yang mereka terapkan bisa saja membuat orang tua mendapatkan notifikasi atau pemberitahuan tertentu, meski kondisinya belum tentu benar-benar mengkhawatirkan atau mendesak.

Namun, perusahaan menilai pendekatan tersebut merupakan titik awal yang tepat, dan sejalan dengan pandangan para ahli, serta mereka menegaskan akan terus memantau dan mendengarkan masukan untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan sesuai yang diharapkan.