6 Tips Menggunakan NotebookLM untuk Belajar dan Menulis Riset

Sering menggunakan NotebookLM untuk membantu belajar ataupun penelitian, tapi hasil kurang maksimal? Berikut ini beberapa tips buat kamu pengguna biar dapat ouput terbaik.

Diterbitkan 18 September 2025, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - NotebookLM, sebuah platform yang mampu menganalisis catatan dan membangun koneksi antar topik dalam membuat sebuah penelitian atau pun mencari informasi untuk belajar.

Meskipun membantu peneliti dalam menemukan pola tersembunyi yang sulit dibaca manual, terkadang beberapa pengguna merasa hasil dari Artificial Intelligence (AI) satu ini kurang maksimal dan masih bisa dikembangkan.

Mengutip Android Police, Kamis (18/9/2025), untuk mendapatkan hasil lebih baik, terdapat beberapa cara yang bisa kamu lakukan. Berikut, 6 tips menggunakan NotebookLM:

  1. Pertanyaan lintas notebook (Gunakan fitur pencarian lintas notebook untuk menemukan hubungan baru antar topik yang awalnya tidak terlihat.)
  2. <p>Fitur Ringkasan Audio di NotebookLM. Oleh Matahari Kartika Purusakara/Liputan6.com</p>
  3. Ringkasan Audio (Aktifkan Audio Overview agar NotebookLM menyajikan ringkasan catatan dalam bentuk audio seperti podcast singkat.)<p>Membuat FAQ melalui NotebookLM. Oleh Matahari Kartika Purusakara/Liputan6.com </p>
  4. Catatan Jadi FAQ (Ubah catatan acak menjadi format Tanya-Jawab agar materi lebih terstruktur dan mudah dipahami.)<p>Fitur Peta Pikiran di NotebookLM. Oleh Matahari Kartika Purusakara/Liputan6.com</p>
  5. Pemetaan Pikiran (Minta NotebookLM menyusun argumen beserta kontra-argumen untuk melihat sudut pandang yang berimbang)<p>Timeline View di NotebookLM. Oleh Matahari Kartika Purusakara/Liputan6.com</p>
  6. Timeline View (Manfaatkan fitur timeline untuk menyusun perkembangan topik atau riset berdasarkan urutan waktu.)<p>Timeline View di NotebookLM. Oleh Matahari Kartika Purusakara/Liputan6.com</p>
  7. Analisis “Apa yang terlewat?”Gunakan prompt “Apa yang terlewat?” agar NotebookLM menunjukkan bagian penting yang belum tercakup.

Memaksimalkan Google Keep dengan Integrasi NotebookLM

Selain tips di atas, NotebookLM juga bisa diintegrasikan dengan Google Keep untuk menunjang produktivitas sehari-hari.

Langkah awal untuk menyambungkan Google Keep dengan NotebookLM adalah aktifkan fitur penggunaan label pada aplikasi Keep. Menggunakan label memudahkan pengguna dalam memfilter catatan berdasarkan topik tertentu.

Selanjutnya, salin langsung bahan atau catatan artikel ke dalam notebook di NotebookLM. Di aplikasi ini, hasil salinanmu tidak hanya ditampung seperti biasa, melainkan turut dilengkapi dengan beragam sumber/referensi komprehensif.

Kemudian, setelah memindahkan ke NotebookLM, kamu dapat mengaktifkan fitur pembuatan peta konteks untuk menggali informasi lebih dalam dengan mudah. Hal ini disebabkan optimalisasi  kecerdasan buatan pada proses pembuatan peta.

Lalu, disamping fitur-fitur di atas, masih ada satu lagi, yakni sitasi otomatis. Melalui fitur ini, pengguna dapat memverifikasi kebenaran data, baik berupa catatan singkat maupun referensi yang lebih kompleks.

Kemudahan Menggunakan AI, Waspada Potensi Ancaman Siber

Tak dapat dipungkiri, meskipun penggunaan kecerdasan buatan untuk membantu pekerjaan sehari-hari sudah menjadi lumrah, belakangan ini marak sekali penipuan menggunakan teknologi Deepfake berbasis AI.

Penipuan jenis ini terbilang cukup tricky, karena beberapa orang mungkin dapat membedakannya dan sebagian lain tidak. Sehingga, kenaikan tren menipu dengan AI pada waktu ini, sangat perlu diwaspadai.

Sekarang untuk melakukan penipuan berbasis hacking, pelaku sudah tidak perlu melalui rentetan proses hack yang terbilang sulit.

Dengan mengunggah foto ke sebuah web, pelaku dapat meniru dan berpura-pura sebagai kerabat dekat korban, lalu menguras habis harta kekayaan korban.

Menurut Head of Consulting PT Ensign InfoSecurity Indonesia, Adithya Nugraputra Rowi, sebuah teknologi pencegahan telah dikembangkan namun dalam skala penggunaan perusahaan.

"Teknologi ini akan mendeteksi wajah maupun suara untuk mengklasifikasikan apakah gambar dan video ini asli atau buatan komputer." Ujarnya dalam sesi makan bersama pers.

Infografis 4 Rekomendasi Chatbot AI Terbaik. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)