Sukses

Nothing Bentukan Pendiri OnePlus Akhirnya Rilis Produk Perdana

Liputan6.com, Jakarta - Nothing, perusahaan bentuk Co-Founder OnePlus, Carl Pei akhirnya mengumumkan produk perdananya. Adapun produk tersebut merupakan TWS (true wireless stereo) yang diberi nama Ear (1).

Dikutip dari The Verge, Minggu (1/8/2021), Ear (1) dari perusahaan besutan Carl Pei ini tampil unik sebab memiliki bodi yang transparan. Jadi, komponen yang ada di dalam aksesoris ini dapat terlihat.

Adapun bentuknya secara keseluruh sedikit mengingatkan dengan AirPods Pro milik Apple. TWS ini memiliki driver 11,6mm dan ditunjang software maupun hardware yang disetel Teenage Engineering asal Swedia.

Untuk kemampuannya, Ear (1) dibekali fitur ANC (Active Noise Cancelling). Nothing menjelaskan aksesoris ini dapat bertahan hingga 34 jam dengan sokongan dari charging case, sedangkan untuk earphone-nya sendiri dapat bertahan 5,7 jam tanpa fitur ANC.

Untuk pengisian, charging case Ear (1) mendukung port USB Type-C dan pengisian daya nirkabel berbasis Qi. Untuk navigasi, TWS ini hadir dengan fungsi ketuk dan gestur.

Nothing menyediakan aplikasi pendamping yang dapat digunakan untuk mengatur EQ dan menawarkan fitur Find my Earbud. TWS ini mendukung Bluetooh 5.2 dan sudah mendapat sertifikasi IPX4.

Rencananya, Ear (1) akan mulai dijual bulan depan di 45 negara, termasuk Amerika Serikat dan Inggris dengan harga USD 99 atau sekitar Rp 1,4 juta. Namun belum diketahui apakah earphone ini akan hadir untuk pasar lainnya, termasuk Indonesia.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Co-Founder OnePlus Akuisisi Smartphone Buatan Bapak Android

Di sisi lain, Carl Pei sendiri diketahui telah mengakuisisi perusahaan smartphone Essential. Langkah ini dilakukan Pei melalui Nothing Company, bentukannya.

Seperti diketahui, Essential adalah merek smartphone yang dibangun oleh Bapak Android, Andy Rubin, setelah ia meninggalkan Google.

Mengutip pengajuan kantor kekayaan intelektual Inggris melalui The Verge, Selasa (16/2/2021), tampaknya Pei memiliki semua merek dagang, logo, dan merek Essential lainnya.

Akusisi Nothing Company ini dikabarkan selesai pada 6 Januari 2021 lalu. Namun belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari Pei.

3 dari 3 halaman

Rencana Perusahaan

Belum jelas rencana yang akan dilakukan perusahaan baru Pei dengan merek Essential.

Sebelumnya, Essential berencana merilis penerus dari smartphone besutannya dan meluncurkan platform rumah pintar. Sayangnya, keduanya telah dibatalkan.

Diketahui, Essential baru merilis satu smartphone sebelum perusahaan tutup karena kinerja penjualan yang buruk.

Oleh sebab itu, tidak ada banyak informasi mengenai rencana Nothing dengan mengakusisi Essential ini.

(Dam/Ysl)