Sukses

Review Redmi Note 10 Pro: Smartphone Rp 3 Jutaan dengan Kamera 108MP dan Layar 120Hz

Liputan6.com, Jakarta - Bersama dengan Redmi Note 10, Xiaomi memboyong Redmi Note 10 Pro ke Indonesia.

Perangkat yang punya kamera 108MP ini dibanderol dengan harga yang cukup bikin ngiler, yakni Rp 3,5 dan Rp 3,9 jutaan (untuk varian RAM dan memori lebih tinggi).

Di samping kamera 108MP-nya, Xiaomi menjagokan layar AMOLED dengan resolusi FHD+ dan refresh rate 120Hz.

Hal ini membuat pengalaman menggunakan smartphone seperti untuk scrolling dan main gim terasa lebih smooth dan real, berbeda dengan perangkat dengan refresh rate standar.

Hal lain yang juga jadi nilai jual Redmi Note 10 Pro adalah dukungan chipset Snapdragon 732G yang membuat kinerja ponsel begitu lancar.

Lantas, bagaimana pengalaman kami menggunakan Redmi Note 10 Pro, yuk simak ulasan lengkapnya di artikel ini.

2 dari 6 halaman

Desain

Redmi Note 10 Pro punya desain yang berbeda dibandingkan Redmi Note 10, terutama untuk bodi belakang.

Kalau bicara bodi depan, Redmi Note 10 Pro memiliki desain bezelles yang dilengkapi dengan punch hole di bagian tengah atas layar, ukuran lubang ini terbilang kecil sehingga tidak ada gangguan saat menatap layar.

Xiaomi menyebutnya lubang di layar ini sebagai DotDisplay design. Seperti smartphone lainnya, lubang di layar itu dipakai untuk menempatkan kamera selfie 16MP-nya.

Tidak ada tombol di layar perangkat. Semua tombol diletakkan di sisi kanan smartphone, yakni tombol volume dan Power yang juga berfungsi sebagai pemindai sidik jari.

Sisi samping Redmi Note 10 Pro (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Lalu di sisi kiri, Xiaomi menempatkan sebuah tray SIM card yang memuat dua SIM card dan satu buah microSD card.

Sisi samping Redmi Note 10 Pro (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Pada bagian atas smartphone, terdapat  jack audio 3,5mm, sebuah speaker, mikrofon, dan IR blaster. Lalu pada bagian bawah smartphone Xiaomi menempatkan port USB type C, sebuah mikrofon, dan speaker.

Redmi Note 10 Pro menempatkan jack audio 3,5mm di sisi atas smartphone. (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)Sisi bawah Redmi Note 10 Pro terdapat port USB type C untuk mengisi baterai 5.000mAh dengan pengisian daya cepat 33W.  (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Kemudian beralih ke bodi belakang, Redmi Note 10 Pro hadir dalam bebeberapa opsi warna yakni Glacier Blue, Gradient Bronze, dan Onyx Gray. Unit yang kami ulas adalah Onyx Gray.

Warna Onyx Gray sekilas terlihat seperti warna kehitaman dengan aksen mengkilap dan memantulkan objek di depannya, layaknya cermin. Bodi Redmi Note 10 Pro diklaim terbuat dari kaca dan dilengkapi perlindungan Gorilla Glass 5.

Masih di bodi belakang, terdapat frame kamera yang begitu berbeda dengan seri Redmi Note 9 Pro yang rilis tahun lalu. Kamera Redmi Note 10 Pro tampak begitu tebal, sehingga jika diletakkan di permukaan meja, Redmi Note 10 Pro terlihat lebih tinggi di bagian atas ketimbang bawah, karena ada tonjolan kamera.

Pada Redmi Note 10 Pro sebuah sensor kamera utama memiliki ukuran fisik lebih besar, diikuti dua kamera berukuran lebih kecil dan satu kamera lagi berada di paling bawah dengan ukuran sedang. Pada bagian samping frame kamera terdapat LED flash.

Desain Redmi Note 10 Pro terlihat elegan dan clean. Logo Redmi diletakkan di bagian sisi kanan bawah bodi belakang.

Perangkat ini tidak licin meski digenggam tanpa casing, sepengalaman kami, karena bodinya mengkilap, bekas ceplakan tangan jadi begitu terlihat di bodi.

Meskipun tidak licin tanpa casing, guna melindungi agar tonjolan kamera tidak tergores ketika diletakkan, Xiaomi memberikan casing silikon di kemasan penjualannya.

3 dari 6 halaman

Layar

Redmi Note 10 Pro merupakan smartphone Redmi Note pertama dengan layar Super AMOLED.

Alhasil, tampilan yang dihasilkan begitu vivid, terang, dan lebih enak dipandang dibandingkan output di layar jenis IPS. Ketika dipakai untuk streaming konten pun, tampilan jadi lebih memanjakan mata.

Layar Redmi Note 10 Pro dibekali HDR10 dengan tingkat kecerahan maksimal 1.200 nits.

Redmi Note 10 Pro memiliki layar seluas 6,67 inci dengan resolusi 1.080 x 2.400 piksel (FHD+), ditambah dengan refresh rate 120Hz, pengalaman ketika menjelajah dan scrolling layar jadi lebih smooth. Begitu juga ketika dipakai untuk main gim.

Pengguna sendiri diberikan pilihan di menu pengaturan layar, mau pilih refresh rate 120Hz atau standar alias 60Hz.

Redmi Note 10 Pro, pengaturan refresh rate (Liputan6.com/ Agustin Setyo W).

Konsekuensi dari pemilihan refresh rate 120Hz adalah baterai lebih boros, namun tentu jadi nilai lebih.

Tidak berhenti di situ, untuk melindungi layar dari goresan, Redmi Note 10 Pro dibekali perlindungan Corning Gorilla Glass 5. Perangkat juga sudah dilengkapi antigores bawaan dari pabrikan.

Layar Redmi Note 10 Pro memiliki sebuah punch hole di bagian tengah atas, desain ini dinamakan DotDisplay (Liputan6.com/ Agustin Setyo W).

Sangat disayangkan, meskipun layarnya sudah memakai panel Super AMOLED, Xiaomi memilih untuk menempatkan fingerprint scanner di sisi kanan perangkat, bukannya pada layar.

Namun pilihan ini bisa dimaklumi karena toh kemampuan pembukaan di tombol Power ini begitu cepat, kurang dari 1 detik.

4 dari 6 halaman

Performa dan Baterai

Untuk mendongkrak kinerja Redmi Note 10 Pro, Xiaomi menyematkan chipset Snapdragon 732G. G pada chipset Qualcomm merujuk pada kemampuan gaming yang dibawanya. Perangkat ini juga didukung RAM 6GB dan memori internal 64GB atau RAM 8GB dengan memori internal 128GB.

Redmi Note 10 Pro MIUI (Liputan6.com/ Agustin Setyo W).

Alhasil berdasarkan pengalaman kami, kinerja smartphone sangatlah cekatan. Ketika dipakai untuk membuka banyak aplikasi, perangkat ini bisa meladeni dengan baik. Saat berpindah antar satu aplikasi ke aplikasi lain pun, Redmi Note 10 Pro tidak kualahan.

Boleh dikatakan, untuk memenuhi kebutuhan harian yang hectic saat bekerja di rumah, Redmi Note 10 Pro bisa dipakai tanpa ada masalah. Misalnya ketika pengguna aktif memakai media sosial, browsing, streaming video, hingga harus melakukan Zoom meeting, perangkat ini tetap bisa diajak melaksanakan pekerjaannya.

Perangkat Redmi Note 10 Pro kami coba untuk bermain gim PUBG Mobile guna membuktikan kebolehannya. Dengan refresh rate 120Hz, permainan PUBG Mobile menjadi lebih asyik.

Tidak ada masalah ketika dipakai main, namun perlu diketahui, perangkat akan mulai hangat ketika dipakai main gim lebih dari 45 menit. Tentu hal ini wajar karena perangkat sedang dalam kinerja tinggi.

Saat main PUBG Mobile, Redmi Note 10 Pro menawarkan tampilan grafis HD dan refresh rate high.

Redmi Note 10 Pro dipakai ngegim PUBG Mobile (Liputan6.com/ Agustin Setyo W).

Salah satu fitur menarik untuk mendukung permainan gim adalah Game Turbo. Lewat fitur ini, pengguna tidak akan terkena gangguan saat sedang asyik ngegim. Salah satunya fitur ini mampu menonaktifkan auto brightness.

Auto brightness kadang memang memangggu ketika kita main gim tetapi kondisi cahaya berubah karena memiringkan smartphone misalnya. Pasti tidak enak kan kalau lagi ngegim tetapi tiba-tiba brightness layarnya berkurang drastis dan layar jadi gelap. Nah, ftur Game Turbo bisa mengakomodir hal tersebut.

Di sini pengguna juga bisa menghindari notifikasi-notifikasi yang mengganggu sehingga dapat main gim tanpa gangguan.

Kami juga mengetes benchmark Redmi Note 10 Pro dengan aplikasi AnTuTu benchmark. Hasilnya perangkat ini menorehkan skor 315.234 poin.

Benchmark Redmi Note 10 Pro dengan AnTuTu Benchmark (Liputan6.com/ Agustin Setyo W).

Untuk baterai, Redmi Note 10 Pro dibekali baterai berkapasitas 5.020mAh dengan pengisian daya cepat 33W.

Xiaomi mengklaim, pengisan daya 59 persen dapat berlangsung dalam 30 menit. Baterai bisa diisi penuh dalam waktu satu jam lebih.

Meski begitu perangkat ini bisa dibilang cukup hemat baterai. Dengan mengaktifkan refresh rate layar 120Hz dan perangkat dipakai untuk men-download serta main gim baterainya hanya terpakai antara 10-15 persen.

5 dari 6 halaman

Kamera

Kamera menjadi salah satu nilai jual utama dari Redmi Note 10 Pro. Bagaimana tidak, di segmen harga kurang dari Rp 4 juta, Redmi Note 10 Pro mampu menyuguhkan kamera 108MP buat pengguna.

Kamera 108MP ini tentu makin membuat pengguna semangat untuk membuat konten. Adapun spesifikasi kamera 108MP jenisnya wide dengan aperture f1.9 dukungan dual-pixel PDAF.

Lensa lain yang ada di Redmi Note 10 Pro adalah ultra-wide 8MP dengan aperture f2.2. Ada juga lensa makro 5MP dengan autofokus, dan lensa depth 2MP.

Perlu dipahami juga kalau foto dari lensa 108MP akan menghasilkan file dengan ukuran besar. Kendati demikian, detailnya dapat ditampilkan dengan baik.

Hasil foto Redmi Note 10 Pro (Liputan6.com/ Agustin Setyo W).

Pengalaman kami, hasil kamera dengan Redmi Note 10 Pro menghasilkan warna foto yang menyala dan terang.

Hasil foto Redmi Note 10 Pro, foto bokeh dan foto normal. (Liputan6.com/ Agustin Setyo W).

Hasil foto bokeh dan makro dari perangkat ini patut diacungi jempol. Sayangnya kemampuan zoom di kamera Redmi Note 10 Pro terbilang biasa saja. Namun hal tersebut tidak masalah karena pada dasarnya zoom hingga berkali-kali lipat juga tidak terlalu banyak penggunaannya dalam smartphone.

Hasil foto Redmi Note 10 Pro wide dan ultra-wide (Liputan6.com/ Agustin Setyo W).Hasil foto Redmi Note 10 Pro, makro (Liputan6.com/ Agustin Setyo W).

Hasil foto Redmi Note 10 Pro, zoom. (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)

Ketika dipakai untuk memotret di malam hari memakai mode malam, tampilan yang dihasilkan juga cukup baik.

Hasil foto Redmi Note 10 Pro, malam hari. (Liputan6.com/ Agustin Setyo W)Hasil foto Redmi Note 10 Pro, malam hari (Liputan6.com/ Agustin Setyo W).

 

6 dari 6 halaman

Kesimpulan

Redmi Note 10 Pro bisa menjadi salah satu pilihan jika kamu ingin membeli perangkat di rentang harga Rp 3-4 jutaan tetapi punya spesifikasi dan fitur-fitur inovatif.

Bagaimana tidak, Redmi Note 10 Pro memiliki kamera 108MP, layar Super AMOLED, desain bodi belakang yang berbeda dari perangkat lain, dual speaker, hingga chipset dan memori yang membuatnya berkinerja pro.

Rasanya tidak salah kalau Xiaomi menyematkan kata Pro di smartphone ini.

Meski belum sempurna, perangkat ini layak dibeli jika kamu mau ganti perangkat di tahun ini namun dengan budget terbatas.

Kelebihan:

- Harga di bawah Rp 4 juta dengan kamera 108MP

- Layar AMOLED refresh rate 120Hz

- RAM dan memori besar

- Performa mumpuni untuk ngegim dan kebutuhan sehari-hari

- Di dalam kemasan disediakan charger dengan fast charging 33W, kabel, hingga casing silikon.

- Dukungan NFC dan IR Blaster

Kekurangan:

- Tonjolan di kamera utama begitu tebal sehingga riskan tergores saat perangkat ditaruh

- Fingerprint belum di layar, namun diletakkan di tombol Power

(Tin/Isk)