Sukses

Xbox Game Pass Setop Layanan 4 Gim Populer Ini

Liputan6.com, Jakarta Saat ini Xbox Game Pass mungkin sedang bersiap untuk merilis gim baru untuk beberapa waktu ke depan. Namun di sisi lain, Xbox harus menyetop layanan empat gim populer miliknya untuk sementara dalam dua pekan ke depan.

Dikutip dari situs resmi Xbox, diungkapkkan bahwa gim My Friend Pedro, Tekken 7, FTL: Faster Than Light, dan Sword Art Online: Fatal Bullet akan dikeluarkan dari Game Pass pada bulan Januari ini.

My Friend Pedro akan disetop dari konsol dan PC, sementara Sword Art Online dan Tekken 7 hanya akan diberhentikan di versi konsol. Selain itu, Faster Than Light hanya akan ditawarkan pada versi PC.

Selain itu, baru-baru ini Xboxjuga dilaporkan akan menghadirkan judul gim baru. Meskipun belum diketahui pasti, Fallout 4 sepertinya menjadi salah satu kandidat yang memiliki peluang besar.

Pemberhentian sementara keempat game di atas tidak menutup kemungkinan akan dihadirkan kembali oleh Xbox di kemudian hari. Walau belum ada pernyataan resmi yang memastikan hal ini, bisa jadi keinginan penggemar akan dapat memengaruhi keputusan produser gim tersebut.

Dalam beberapa bulan mendatang Xbox Game Pass dikabarkan akan memuat seri aksi petualangan Sega. Selain itu, ada rumor lain yang menyatakan Ubisoft akan segera menambahkan sejumlah gamenya sendiri ke layanan tersebut.

2 dari 3 halaman

Microsoft Minta AMD Tingkatkan Produksi untuk Penuhi Permintaan Xbox Series X

Setelah merilis Xbox Series X dan Series S hampir tiga bulan lalu, Microsoft masih berusaha untuk memenuhi permintaan konsol teranyarnya itu.

Kekurangan stok diperkirakan akan berlanjut setidaknya hingga April 2021 nanti. Karena itu, Microsoft meminta AMD untuk meningkatkan kapasitas produksi. Minimnya unit di pasaran juga membuat harga dari kedua seri itu melambung tinggi.

Petinggi di Xbox, Phil Spencer, menegaskan bahwa perusahaan sedang mengupayakan untuk menyediakan lebih banyak Xbox Series X dan Series S di pasaran. Dalam sebuah sesi Xbox Live di podcast Larry Hyrb, Spencer mengaku telah menghubungi AMD sebagai perusahaan rekanan untuk meningkatkan kapasitas produksi guna membantu permintaan.

Dia mengatakan, "Saya mendapat [pertanyaan] dari orang-orang 'mengapa Anda tidak memproduksi lebih banyak? Mengapa Anda tidak mulai lebih awal? Mengapa Anda tidak mengirimkannya lebih awal?' Semua hal itu."

Menanggapi itu, Spencer menyebut perusahaan tidak menahan produksi Xbox Series X, melainkan sebaliknya.

"Kami memiliki semua jalur perakitan. Pekan lalu saya menelepon Lisa Su di AMD [bertanya], 'bagaimana kami mendapatkan lebih banyak [pasokan]?' Jadi, itu adalah sesuatu yang terus kami kerjakan," kata Phil dikutip dari TechRadar, Senin (4/1/2021).

3 dari 3 halaman

Peran AMD

Seperti diketahui, AMD memproduksi GPU dan CPU untuk Xbox Series X dan Series S, dengan prosesor yang dirancang khusus untuk konsol yang terdiri dari 8 inti CPU AMD Zen 2 dan GPU kelas RDNA 2.

PS5 yang juga menggunakan GPU AMD Radeon RDNA 2 dan CPU berbasis AMD Zen 2 dengan 8 core, turut terganggu oleh pasokan yang minim ini.

Meskipun Microsoft tampaknya bertekad untuk membuat lebih banyak konsol, ia pasti terganjal oleh masalah komponen. 

Merujuk pada laporan Cowcotland, baik AMD dan Nvidia telah terkena kendala pasokan GDDR6 dan kemungkinan akan terus menghadapi masalah ini hingga awal tahun depan. RAM GDDR6 ini digunakan di konsol PS5 dan Xbox Series X dan mungkin akan memengaruhi produksi konsol baru.