Sukses

Gmail Go Kini Tersedia untuk Seluruh Pengguna Android

Liputan6.com, Jakarta - Google baru saja mengumumkan aplikasi Gmail versi Go dapat diunduh oleh semua perangkat Android. Padahal sebelumnya, aplikasi ini hanya dapat diunduh untuk perangkat yang menjalankan Android Go.

Dilansir GSM Arena, Minggu (11/10/2020), Gmail Go hadir dengan fitur utama yang ada aplikasi Gmail biasa. Namun sesuai namanya, aplikasi ini memiliki ukuran dan konsumsi data yang lebih kecil.

Selain itu, ada sejumlah pemangkasan yang dilakukan Google. Salah satunya adalah opsi Google Meet yang kini ada di bagian bawah kanan aplikasi Gmail dihilangkan.

Tampilan Gmail Go juga dibuat lebih sederhana ketimbang versi regulernya. Lalu, aplikasi ini memiliki framerate yang dibatasi, sehingga saat digunakan di perangkat framerate tinggi, tampilannya agak tersendat.

Hal ini wajar mengingat aplikasi versi Go semacam ini memang dioptimalkan untuk perangkat dengan spesifikasi layar standar. Karenanya, bagi pengguna email yang aktif dan kelas berat, versi Gmail Go jelas tidak akan sesuai.

Gmail sendiri bukan aplikasi versi Go pertama yang dapat digunakan untuk seluruh perangkat Android. Sebelumnya, aplikasi seperti YouTube, Google Search, hingga Maps sudah hadir dalam versi Go.

2 dari 3 halaman

Google Perkenalkan Logo Baru Gmail

Sebelumnya, Google mengganti logo Gmail dari yang semula berbentuk amplop putih dengan tepian merah menjadi sebuah logo yang kini terasa lebih 'Google banget'.

Logo baru Gmail kini menyerupai huruf M besar dengan bentuk mirip amplop, tetapi hadir dengan empat warna ciri khas Google. Warna warni yang dimaksud ada biru, merah, kuning, dan hijau.

Logo baru Gmail ini cocok dan senada dengan logo Google, Google Maps, Google Photos, Chrome, dan produk-produk Google lainnya. Dengan logo baru Gmail ini, tak ada lagi amplop lawas khas Gmail.

Mengutip laman The Verge, Selasa (6/10/2020), Fast Company melaporkan, Google sebelumnya mempertimbangkan untuk menghapus logo bentuk M sama sekali atau menghapus warna merah Gmail sepenuhnya. Namun, mereka yang terlibat dalam riset pengguna tak senang dengan perubahan tersebut.

3 dari 3 halaman

Pertahankan Huruf M

Riset ini kemudian membantu Google menyadari, amplop dari logo Gmail bukanlah elemen desain yang penting. Dengan begitu, memungkinkan tim untuk bereksperimen dengan mempertahankan huruf M serta menambah palet warna tradisional Google.

Logo baru Gmail ini masih terasa didominasi warna merah, dengan sedikit sentuhan warna kuning, biru, dan hijau di masing-masing lengkungan huruf M.

Google juga sebelumnya mengubah logo Kalender, Docs, Meet, dan Spreadsheet agar sesuai dengan desain baru Gmail ini.

Logo baru ini merupakan bagian dari perubahan lebih luas dari perangkat lunak G Suite Google yang kini diubah namanya menjadi Google Workspace.

Google pun tengah mencoba menggabungkan Gmail, Chat, dan Docs ke dalam satu lokasi pusat untuk bisa lebih bersaing dengan Microsoft Office, terutama Outlook yang lebih terintegrasi.

(Dam/Ysl)