Sukses

Terungkap, Ini Roadmap Turnamen Esports PUBG pada 2019

Liputan6.com, Jakarta - Perebutan title sebagai tim esports PlayersUnknown’s Battleground(PUBG) terbaik di dunia semakin memanas.

Baru-baru ini, Bluehole dan PUBG Corp mengungkap detail roadmap turnamen esports PUBG se-Asia Tenggara pada 2019 ini.

Memulai Season 1, turnamen esports yang bertajuk SEA Championship 2019 ini akan digelar pada Maret, dilanjutkan Season 2 pada Juni, dan Season 3 pada Oktober.

Dilansir dari Mineski, Senin (11/3/2019), setiap musim kompetisi esports PUBG bakal diikuti oleh 16 tim pro dari seluruh wilayah Asia Tenggara.

Nantinya, tim esports yang bertanding akan memperebutkan uang hadiah sebesar US$ 50,000 atau sekira Rp 714 juta, dan tiket untuk menuju turnamen global PUBG.

Tim esports terbaik dari Season 1 dan 2 SEA Championship bakal bertanding bertarung head-to-head dalam turnamen global, dan diikuti oleh All-Star Games.

Pada akhir Season 3, tim teratas akan berkumpul untuk turnamen PUBG Global Championship.

 

2 dari 3 halaman

PUBG SEA Championship 2019

PlayerUnknown's Battlegrounds. (Doc: Twinfinite)

SEA Championship Season 1 akan dimulai di wilayah Asia Tenggara pada 16 dan 17 Maret.

Lima tim esports yang berpenampilan terbaik di pertandingan Asia Tenggara dan global sebelumnya, seperti MITH dan Purple Mood (Thailand), Divine Esports dan Refund Gaming (Vietnam), dan Aerowolf Team 7 (Indonesia) dipastika baka ikutan di dalam turnamen.

Sementara itu, tim PUBG yang bakal diundang adalah Armory Gaming dan Tokiostriker (Thailand); Rate Me Five Stars, Vikings Gaming, dan GAMEHOME Esports (Vietnam); Aerowolf Team 1 dan RRQ (Indonesia); ArkAngel dan NCGC Vortex (Filipina); dan Geek Fam dan Battle Arena Elites (Malaysia).

Tiga tim teratas dari turnamen selama dua hari ini akan mendapatkan kesempatan untuk bersaing dengan 21 tim pro global lainnya di FACEIT Global Summit: PUBG Classic.

 

3 dari 3 halaman

Acara PUBG Global Pertama

Playerunknown's Battlegrounds. (Doc: Instant Gaming)

Lebih lanjut, 24 tim esports akan bertanding satu sama lain dalam acara PUBG Global pertama, yakni FACEIT Global Summit: PUBG Classic.

Setelah ini, akan digelar dua acara PUBG Classic menjelang turnamen Global Championship.

Turnamen kedua PUBG Classic akan diikuti oleh 16 tim dari Amerika Utara, Eropa / Timur Tengah / Afrika, Amerika Latin, dan Oseania.

Sementara itu, 16 tim lainnya dari Tiongkok, Korea, Asia Tenggara, Taipei dan Jepang akan bersaing di dalam PUBG Classic ketiga.

Pada akhirnya, akan terpilih 32 tim esports yang bakal bertarung di PUBG Global Championship.

Mereka juga bakal memiliki kesempatan untuk mendapatkan uang hadiah sebesar US$ 2 juta atau Rp 28 miliar, dan berhak menyandang tim PUBG terbaik di dunia.

(Ysl/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Tantangan Tim JD.ID HSL untuk Masukkan Esports ke Kurikulum Sekolah
Artikel Selanjutnya
League of Legends Akan Sambangi Nintendo Switch?