Sukses

Ikuti Tren, Huawei Mate 20 Pro Juga Bakal Hadir dengan Notch?

Liputan6.com, Jakarta - Huawei tengah bersiap mengumumkan flagship smartphone, Mate 20, pada Oktober 2018.

Bocoran informasi tentang perangkat itu semakin sering bermunculan menjelang pengumumannya, termasuk salah satu varian yakni Mate 20 Pro.

Dilansir GSM Arena, Senin (20/8/2018), Steve H dengan akun @OnLeaks membeberkan informasi baru tentang seri Mate 20.

Menurut informasi yang ia dapat, Huawei Mate 20 Pro akan hadir dengan layar berukuran 6,25 inci dengan notch 6,8mm.

@OnLeaks sendiri merupakan salah satu akun yang kerap memberikan bocoran tentang berbagai smartphone terbaru.

Ini bukan kali pertama informasi tentang seri Mate 20 beredar di internet. Tidak hanya berasal dari sumber-sumber tanpa nama, pihak Huawei sendiri beberapa kali menyinggung soal kahadiran Mate 20.

Namun, perusahaan asal Tiongkok itu enggan memberikan bocoran spesifikasiya.

Terlepas dari berbagai laporan, seri Huawei Mate 20 diperkirakan akan memiliki layar berukuran besar dengan desain kamera utama yang "mewah".

Sama seperti sejumlah smartphone lain, produk ini akan hadir dengan fitur pemindai sidik jari.

* Update Terkini Asian Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di Sini.

 

2 dari 3 halaman

Huawei Mate 20 Dipastikan Bakal Hadir di Indonesia

Setelah sempat absen merilis flagship secara resmi di Indonesia pada tahun lalu, Huawei membuktikan komitmennya dengan berencana menghadirkan produk baru, termasuk Mate 20, setelah sebelumnya merilis P20 Pro.

Deputy Country Director Huawei Device Indonesia, Lo Khing Seng, mengungkapkan Huawei akan memboyong Mate 20 ke Indonesia. Namun, ia tidak memberikan rincian waktu peluncurannya.

Kehadiran Mate 20, kata Khing Sheng, merupakan bentuk komitmen Huawei untuk menghadirkan smartphone yang dirilis secara global di Indonesia.

Menurutnya, strategi Huawei adalah berusaha agar smartphone baru yang diumumkan dapat dirilis dengan cepat di Indonesia, termasuk soal kehadiran Mate 20.

"Kalau dari strategi tadi, seharusnya iya (Mate 20 hadir di Indonesia), saya juga memang ingin merilisnya di Indonesia," ungkap Khing Sheng dalam sesi wawancara dengan sejumlah media di kantor Huawei di Jakarta, Jumat (3/8/2018).

Keinginan Huawei menghadirkan Mate 20 bukan hanya karena produk baru, tapi segala inovasi yang ada di dalamnya. Khing Seng memberikan bocoran bahwa ada inovasi besar terkait Artificial Intelligence (AI) di dalam Mate 20.

"Ada sesuatu yang besar soal AI di dalam Mate 20, sebuah terobosan," tuturnya. Sayang, Khing Sheng, enggan merinci terbosan AI yang diungkapkannya.

3 dari 3 halaman

Huawei Kejar Posisi 3 Besar di Pasar Smartphone Indonesia

Huawei membidik posisi tiga besar di pasar smartphone Indonesia dalam waktu maksimal dua tahun lagi. Perusahaan meyakini bisa mencapai target tersebut dengan didukung jajaran produk terbaik dan strategi jitu.

Target ini diungkapkan oleh Deputy Country Director Huawei Device Indonesia, Lo Khing Seng.

"Ambisi kami dalam jangka waktu menengah ini adalah bisa mengejar posisi nomor tiga di Indonesia, tapi untuk target tahun ini saya belum bisa sebut angkanya," tutur Lo Khing Seng, dalam sesi wawancara dengan sejumlah media di kantor Huawei di Jakarta, Jumat (3/8/2018).

Untuk mencapai target tersebut bukan perkara mudah bagi Huawei, mengingat perusahaan masih memiliki pangsa pasar yang kecil di Indonesia. Namun, King Sheng mengklaim Huawei terus menunjukkan pertumbuhan.

Berdasarkan data perusahaan riset International Data Corporation (IDC) dan Canalys, per kuartal IV 2017 dan I 2018, Huawei belum berada dalam posisi lima besar di pasar smartphone Indonesia.

Kendati demikian, King Sheng optimistis Huawei dapat merealisasikan ambisinya di Indonesia dengan adanya pertumbuhan pada tahun ini.

Menurutnya, pasar Huawei di Indonesia pada semester I 2018 mengalami pertumbuhan single digit dibandingkan semester II 2017. Selain itu, secara global per kuartal II 2018, perusahaan merupakan vendor smartphone nomor dua di dunia.

(Din/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Donald Trump Bahas Keamanan Jaringan Telekomunikasi dengan PM Inggris
Artikel Selanjutnya
5 Fakta di Balik Kejadian Karyawan Huawei Diduga Terdeteksi Virus Corona