Sukses

4 Solusi Teknologi Inovatif yang Dapat Membantu Sektor Keuangan

Liputan6.com, Jakarta - Kiprah industri perbankan dan financial technology (fintech), kini tak lepas dari campur tangan teknologi.

Melihat peluang tersebut, Datacomm, penyedia layanan teknologi berbasis network mengumumkan kehadiran solusi terbarunya dalam Core Digital Terpadu.

Bersama dengan divisi bisnisnya, Datacomm Cloud Business, Datacomm memperkenalkan solusi teknologi khusus untuk industri yang meliputi Lembaga Keuangan Mikro (LKM) seperti Bank Perkreditan Rakyat (BPR), Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS), Koperasi Simpan Pinjam (KSP), dan perusahaan fintech di Tanah Air.

Adapun alasan Datacomm memilih sektor tersebut karena merujuk pada data McKinsey, Indonesia memiliki lebih dari 59 juta pelaku UMKM dengan kontribusi 56 persen dari total perekonomian negara.

UMKM tersebut memerlukan dukungan layanan keuangan, misalkan permodalan, untuk berkembang.

Namun faktanya, masih ada kendala baik di industri perbankan dan kalangan UMKM itu sendiri sehingga dukungan layanan keuangan itu belum dapat sepenuhnya berjalan.

Solusi Core Digital Terpadu sendiri adalah kerja sama dalam bentuk aliansi partner yang melibatkan IKKAT, Turnkey Lender, InfoConnect, Invision dan Datacomm.

Dalam aliansi ini, Datacomm menyediakan Pusat Data yang telah memperoleh sertifikat Rated-3 dan DCOS-4 TIA-942. 

Solusi Core Digital Terpadu yang ditujukan untuk LKM dikemas dalam layanan mobile di atas cloud platform, sehingga kegiatan operational dan kolaborasi dapat di lakukan secara aman dan handal dengan dilengkapi sistem Disaster Recovery. 

Adapun solusi terdiri dari Solusi Core Digital Terpadu untuk Lembaga Keuangan Mikro, Solusi Otomatis Pemberian Kredit Pinjaman Berbasis Cloud untuk Lembaga Keuangan Mikro dengan Menggunakan Artificial Intelligence (AI) dan Kartu Skor Terpadu, serta Sistem Informasi Keuangan dan Pengelolaan Dokumen Secara Terpadu yaitu DOCUFLO.

Berikut untuk solusi terakhir adalah Contact Center Berbasis Internet bagi Lembaga Keuangan Mikro untuk Memenuhi Regulasi dengan Teknologi Mutakhir yang Ekonomis dan Anti Ribet.

Dengan memanfaatkan solusi ini, para LKM diharapkan bisa menjadi lebih maksimal dan fokus untuk melakukan otomatisasi,  memperluas, dan mengakselerasikan bisnis mereka tanpa harus dibebani oleh mahalnya belanja investasi atau Capital Expediture untuk membeli perangkat TI, kesulitan merektur SDM yang memiliki kemampuan TI yang terlatih, atau tingginya biaya untuk menambah jaringan kantor cabang.

 “Dengan menghadirkan solusi Core Digital Terpadu yang dikemas dalam layanan mobile dan berbasis cloud yang reliable, scalable, dan secure ini, kami ingin mendukung agar bisnis Lembaga Keuangan Mikro di Tanah Air dapat semakin berkembang dan maju," kata Tan Wie Tjin, President Director, Datacomm Diangraha.

 "Menggunakan solusi ini, LKM diharapkan dapat memberikan layanan keuangan kepada semakin banyak lapisan masyarakat dan pebisnis, yang pada gilirannya dapat membantu pemerintah Indonesia mencapai target inklusi keuangan nasional sebesar 75 persen di tahun 2019,” lanjutnya.

2 dari 3 halaman

Jantung Lembaga Keuangan

Agar bisa beroperasi dengan efisien dan efektif sehingga dapat berkembang dengan baik semua lembaga keuangan, termasuk LKM, memerlukan dukungan sistem TI yang reliable, scalable, dan secure. 

Namun, ada tantangan yang dihadapi oleh LKM dalam mengembangkan sistem TI untuk mendukung bisnis mereka, seperti bagaimana membangun infrastuktur TI tanpa harus mengeluarkan investasi yang besar.

Tantangan lain pun soal bagaimana memanfaatkan teknologi mobile phone dan internet untuk memperluas jangkauan service dan meningkatkan kualitas service yang diberikan kepada pelanggan.

Tak cuma itu, ada juga tantangan lain soal bagaimana bisa mempergunakan teknologi TI yang terdepan dan terbaik tanpa terhalang oleh tingkat kemampuan internal staff.  

Maka, disini peran solusi seperti Core Digital Terpadu dapat menjawab tantangan yang dihadapi oleh kalangan LKM tersebut.

 

3 dari 3 halaman

Datacomm Berkomitmen untuk LKM

Datacomm juga telah berinvestasi dalam sertifikasi Pusat Data dengan standar ANSI/TIA-942 sebagai komitmen dalam meningkatkan keunggulan kompetitif serta jaminan keamanan untuk memberikan layanan terbaik bagi para pelanggannya.

ANSI/TIA-942 adalah standarisasi Pusat Data dengan kualitas international. Adapun cakupan dari sertifikasi ini meliputi Architecture, Mechanical, Electrical dan Telecom.

Pusat Data Datacomm telah dinyatakan sudah memenuhi standard Rated 3 TIA-942 Constructed Facilities danDatacenter Operation Standard level 4 (DCOS-4 Maturity) untuk Service Level Management, Facilities Management, Datacenter Operations, Monitoring/Reporting/Control.

Selain itu, sertifikasi DCOS (Datacenter Operation Standard) Datacomm telah memasuki tahun kedua pada 2018 ini.

Bersama Enterprise Product Integration (EPI), Datacomm selalu melakukan  “Surveillance Audit” secara rutin untuk memastikan kinerja operasional Pusat Datanya, masih dan selalu memenuhi kriteria Maturity 4 dalam standard tersebut.

(Jek/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

 

PUBG Disebut Tingkatkan Produktivitas Kerja Tim

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Red Hat Partner Conference 2018 Unjuk Gigi Adopsi Teknologi OpenShift