Sukses

iPhone Juga Terancam Celah Keamanan di CPU

Liputan6.com, Jakarta - Apple akhirnya mengakui perangkat besutannya terdampak celah keamanan yang ada di sejumlah chip modern. Menurut perusahaan yang berbasis di Cupertino tersebut, celah keamanan ini diakui dapat terjadi di Mac, iPhone, dan iPad.

Untuk itu, seperti dikutip dari Axios, Senin (8/1/2018), perusahaan telah menambahkan perlindungan keamanan untuk MacOS dan iOS. Langkah itu dilakukan untuk mencegah serangan yang mungkin saja terjadi akibat celah keamanan ini.

Apple disebut juga tengah mengerjakan pembaruan di peramban Safari untuk mencegah serangan. Beruntung, perusahaan itu memastikan Apple Watch tak terdampak celah keamanan ini.

Sekadar informasi, baru-baru ini sejumlah perusahaan teknologi tengah dihebohkan dengan ditemukannya celah keamanan di CPU. Dua exploit bernama Meltdown dan Spectre ini ternyata telah memengaruhi hampir semua perangkat yang dibuat dalam 20 tahun terakhir.

Salah satu yang disebut-sebut memiliki potensi terkena serangan adalah CPU buatan Intel. Celah keamanan pada prosesor Intel mampu menyerang sistem kernel Windows dan Linux, sehingga hacker dapat mengakses dan mencuri informasi penting dari PC korban.

Lebih lanjut Apple memastikan tak ada celah keamanan lain yang mengancam iOS dan MacOS. Pembaruan yang rilis ini juga disebut tak akan memengaruhi kinerja dari perangkat karena sudah diukur dengan berbagai uji coba benchmark.

Untuk saat ini, pembaruan yang dirilis untuk MacOS dan iOS baru melindungi dari kerentanan yang berasal dari Meltdown. Akan tetapi, Apple menuturkan pihaknya juga berupaya menangkal ancaman seperti Spectre di sistem operasinya.

Menurut Apple, ancaman terbesar dari Spectre sebenarnya mengincar peramban Safari. Untuk itu, perusahaan akan merilis pembaruan Safari versi macOS dan iOS dalam beberapa hari mendatang untuk mencegah celah keamanan.

1 dari 3 halaman

Google Ikut Rilis Pembaruan untuk Amankan Pengguna

Selain Apple, Google juga mengumumkan telah menggulirkan pembaruan untuk pengguna Android. Perusahaan ini menyertakan proteksi itu dalam pembaruan sistem keamanan yang rilis pada Januari 2018.

Pembaruan ini akan hadir pada Nexus 5X, Nexus 6P, Pixel C, Pixel, dan Pixel XL, termasuk Pixel 2 dan Pixel 2 XL. Karena itu, pembaruan keamanan ini juga melindungi perangkat yang menjalankan sistem operasi open source.

Tak hanya Android, Google juga memastikan layanan lain, seperti Google Search, YouTube, Google Ads, Maps, Blogger, termasuk data konsumen tersimpan aman.

Perusahaan juga menjamin hal itu berlaku di Gmail, Calendar, Drive, Docs, termasuk layanan Google lain. Raksasa internet itu juga menghadirkan pembaruan untuk Google Chrome OS yang dipasang di Chromebook atau perangkat lain.

2 dari 3 halaman

Meltdown dan Spectre

Celah keamanan yang diberi nama Meltdown dan Spectre ini sebenarnya memiliki metode serupa. Akan tetapi, keduanya menyasar tipe prosesor yang berbeda.

Meltdown, menurut peneliti, hanya menyerang prosesor Intel saja, sedangkan Spectre memiliki jangkauan yang lebih luas. Selain Intel, celah keamanan ini juga ditemukan di AMD dan ARM.

"Meltdown dan Spectre memanfaatkan kerentanan pada prosesor modern. Bug ini memungkinkan program mencuri data yang sedang diproses di komputer," tutur peneliti keamanan yang mengetahui celah keamanan ini seperti dikutip dari Android Central.

Pada keadaan itu, biasanya sebuah program sebenarnya tak memiliki izin untuk membaca program lain. Namun dengan program berbahaya, celah keamanan Meltdown dan Spectre dapat menyimpan informasi rahasia yang disimpan program berjalan di dalam memori.

(Dam/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

 

Artikel Selanjutnya
Tukang Reparasi iPhone Tak Resmi Kalahkan Apple di Pengadilan
Artikel Selanjutnya
Duh, Ganti Layar Sembarangan Bisa Bikin iPhone Rusak