Sukses

Kerangka Wanita `Alien` Ditemukan di Bumi

Liputan6.com, Arkaim - Sebuah penemuan kerangka yang mirip dengan makhluk ekstra terestrial alien ditemukan di wilayah bebatuan yang mirip dengan Stonehenge di Rusia baru-baru ini. Penemuan kerangka berbentuk kepala tersebut sempat menghebohkan publik karena mirip dengan tekstur kepala alien.

Para ilmuwan yang tengah menyelidiki penemuan kerangka tersebut membuat spekulasi bahwa kerangka tersebut merupakan bukti bahwa alien pernah mengunjungi Bumi di masa lalu.

Mengutip informasi laman Daily Mail, Kamis (30/7/2015), meskipun teori para ilmuwan tersebut diyakini kebenarannya, para arkeolog justru berpendapat sebaliknya.

Berdasarkan dari penelusuran dan penelitian yang telah dilakukan, mereka malah mengungkap bahwa tulang tersebut merupakan tulang kepala wanita yang hidup pada 2000 tahun lalu.

Kerangka tersebut diduga memiliki bentuk kepala yang tidak normal, yakni dengan bentuk memanjang. Selain kerangka kepala, juga ditemukan sisa tulang belulang lainnya yang ditemukan di wilayah Arkaim, Rusia Tengah.

Di tengah perdebatan antara ilmuwan dan arkeolog yang mempertanyakan apakah kerangka tersebut merupakan makhluk purba atau alien, Maria Makurova, seorang arkeolog yang ikut dalam misi penelitian tersebut menjelaskan bahwa kerangka tersebut memang milik seorang wanita dari suku yang dulunya tinggal di wilayah Ukraina.

"Bisa terjadi kemungkinan bahwa kerangka tersebut milik seorang wanita dari suku Sarmati yang dulunya hidup di wilayah Ukraina," katanya. 

Makurova merupakan satu-satunya arkeolog yang rupanya berani berpendapat bahwa kerangka tersebut bisa jadi juga merupakan kerangka alien yang pernah mengunjungi Bumi pada masa lalu. Namun, ia enggan berspekulasi terkait kebenaran apakah kerangka tersebut merupakan kerangka alien.

"Saat ini kami tengah menyelidiki apakah kerangka tersebut merupakan kerangka makhluk purba atau alien, namun saya belum bisa mengambil kesimpulan yang mana yang benar soal kerangka tersebut. Kami akan melakukan penelitian lebih lanjut dari tekstur kepala memanjang yang telah ditemukan ini," tambahnya.

(jek/dew)