:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4038521/original/052833700_1653980220-Daging-Sapi-Pasar-Senen-Virus-PMK-Iqbal-3.jpg)
- HOME
- News
- Bisnis
- Enam Plus
- Bola
- TV
- ShowBiz
- Otomotif
- Foto
- Hot
- Cek Fakta
- LAINNYA
-
IslamiBerita & Kajian Islami: Hukum, Amalan, dan Hikmah - Liputan6
-
SahamBerita Saham, Investasi, Pasar Modal Dunia Dan Indonesia
-
CryptoBerita Crypto Hari Ini
-
Citizen6Berita Citizen6 - Media Jurnalisme Warga Khas Liputan6.com
-
RegionalBerita Daerah dan Peristiwa Regional Indonesia Terbaru
-
TeknoBerita Teknologi Gadget, Games Keren, Aplikasi Terbaru Dunia
-
OpiniOpini Liputan6: Analisis Mendalam, Sudut Pandang dan Perspektif Baru
-
DisabilitasDisabilitas Berita Terkini, Berita Hari Ini, Berita Harian, Berita Terbaru, Kumpulan Artikel
-
GlobalBerita Internasional, Sains, Feature, Kisah Inspiratif, Unik, dan Menarik Liputan6
-
On OffOn Off Liputan6: Sinopsis Film, Jadwal Olahraga & Berita Bisnis Digital
-
SurabayaBerita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini di Surabaya dan Sekitarnya
-
LifestyleBerita Gaya Hidup Terkini - Tren Fashion, Info Shopping, Menu Kuliner
-
HealthKabar Berita Terbaru Dunia Kesehatan, Seks, Diet, Herbal Terbaik
-
EnglishExploring Knowledge, Taste, and Innovation - en.Liputan6.com
-
FeedsFeeds Liputan6: Kumpulan Tips Praktis & Berita Terbaru Harian
-
OtosiaOtosia
- SpotlightBerita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com
- BeritaBerita hari ini Politik, Hukum, Dunia International
- KesehatanKabar Berita Terbaru Dunia Kesehatan, Relationship, Diet, Herbal Terbaik
- SportBerita Bola Terkini, Jadwal Pertandingan, Klasemen, Hasil Liga
Cek Fakta -
Informasi Umum
- PengertianVarian Omicron juga dikenal dengan varian B.1.1.529 adalah sebuah varian SARS-CoV-2, sebuah koronavirus yang menyebabkan COVID-19. telah menetapkan varian ini dalam perhatian atau variant of concern (VOC) pada 26 November.
Topik Terkait
WHO: Penyebaran Varian Omicron Lebih Cepat dari Delta
Virus Corona yang tengah jadi perhatian dunia saat ini yakni Varian Omicron menyebar lebih cepat daripada varian Delta, dan menyebabkan infeksi pada orang yang sudah divaksinasi atau yang telah pulih dari penyakit COVID-19, kata kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin 20 Desember 2021.
Kepala ilmuwan WHO Soumya Swaminathan menambahkan bahwa "tidak bijaksana" untuk menyimpulkan dari bukti awal bahwa Omicron adalah varian yang lebih ringan dari yang sebelumnya. Demikian seperti dilansir dari laman Channel News Asia, Selasa (21/12/2021).
Varian baru COVID-19 ini berhasil menghindari beberapa respons imun, katanya, yang berarti bahwa program booster yang diluncurkan di banyak negara harus ditargetkan pada orang dengan sistem kekebalan yang lebih lemah.
"Sekarang ada bukti yang konsisten bahwa Omicron menyebar secara signifikan lebih cepat daripada varian Delta," kata direktur jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam pengarahan tersebut.
"Dan kemungkinan besar orang yang divaksinasi atau pulih dari COVID-19 dapat terinfeksi atau terinfeksi ulang," kata Tedros.
Antibodi Ini Disebut Ampuh Lawan Omicron?
AstraZeneca baru saja mengumumkan antibodi yang dikembangkannya, yakni AZD7442 mampu mempertahankan aktivitas terhadap varian Omicron SARS-CoV-2 B.1.1.529. Hal itu didasarkan pada data penelitian praklinis terbaru.
Untuk diketahui, AZD7442 merupakan kombinasi long-acting antibody tixagevimab dikemas bersama cilgavimab. Adapun penelitian dilakukan ini secara independen oleh peneliti di Pusat Evaluasi dan Penelitian Biologi Amerika Serikat, FDA (Food and Drug Administration).
Sementara IC50 AZD7442 untuk galur asli SARS-CoV-2, yang sebelumnya disebut galur Wuhan, masing-masing sekitar 1,3 ng/ml dan 1,5 ng/ml.
Selain itu, data awal yang dihasilkan dari pengujian pseudovirus pada protein spike varian Omicron penuh terhadap tixagevimab dan cilgavimab. Data itu menambah bukti praklinis AZD7442 mempertahankan aktivitas terahdap varian of concern yang diuji saat ini.
"Studi ini menunjukkan AZD7442 mempertahankan aktivitas netralisasi terhadap varian Omicron. Dengan menggabungkan dua antibodi kuat dari aktivitas berbeda dan saling melengkapi untuk melawan virus SARS-CoV-2, AZD7442 dirancang untuk menghindari potensi resistensi dengan munculnya varian baru," tutur Executive Vice President BioPharmaceuticals R&D AstraZeneca, Mene Pangalos dalam keterangan resminya, Rabu (22/12/2021).
Untuk saat ini, AstraZeneca pun terus mengumpulkan data lebih lanjut untuk memahami implikasinya dalam praktik klinis. Analisis tambahan untuk mengevaluasi AZD7442 terhadap varian Omicron sedang dilakukan AstraZeneca bersama laboratorium pihak ketiga.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481724/original/069742900_1769143528-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-23T110013.385.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7503211/original/044195200_1780275516-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-01T075745.914.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3577139/original/007043400_1632117249-AP21262316324420.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4278044/original/002239000_1672463953-China_Menghadapi_Jalan_Terjal_Menuju_Normal_di_Tengah_Lonjakan_Infeksi_Baru_Covid-19-AP__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4260831/original/050534500_1671004334-20221214-COVID-19-China-AP-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3101897/original/060268200_1586861282-063_1218646346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2806439/original/081962900_1557919346-20190515-Cacar-Monyet-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2806441/original/051369500_1557919348-20190515-Cacar-Monyet-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3457025/original/085044300_1621150599-20210516-COVID-19-Taiwan-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4006368/original/006380200_1650923405-AP22115207843761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3995312/original/055066100_1649918822-20220414-Lockdown-Shanghai-China-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3620363/original/066546200_1635837042-photo-1531295915662-53be797fbad5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3983338/original/012103200_1648968161-AP22093161457047.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3963539/original/019427200_1647343340-20220315-COVID-19-China-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3958525/original/068320700_1646900604-20220310-Vaksin-Booster-Jakarta-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3639319/original/083093300_1637495584-20211121-Gelombang-Ketiga-COVID-19-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3503205/original/001887300_1625630127-20210707-solidaritas-warga-rumah-mewah-dijadikan-tempat-isolasi-mandiri-ARBAS-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3236872/original/016696400_1600050277-000_1ON993.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3322606/original/057713100_1607842688-CjkinzN007035_20201213_CBPFN0A001.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3216321/original/039872800_1598162944-20200822-Sekolah-di-Uganda-Tawarkan-Kelas-Daring-XINHUA-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1048669/original/043821700_1447057584-20151109-Ilustrasi-Logam-Muli-iStockphoto5.jpg)