Sukses

Mata uang kripto dari Telegram akan menjadi blockchain baru 'generasi ketiga' dengan kemampuan superior, setelah Bitcoin dan Ethereum.

Bos Telegram, Pavel Durov menyambangi kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Selasa (1/8/2017). (Foto: Liputan6.com/Angga Yuniar)