Sukses

Informasi Umum

  • PengertianBRILink merupakan perluasan layanan BRI. Pada layanan ini, BRI menjalin kerjasama dengan nasabah BRI sebagai Agen yang dapat melayani transaksi perbankan bagi masyarakat secara real time online menggunakan fitur EDC miniATM BRI dengan konsep sharing fee.

Berita Terkini

Lihat Semua
Topik Terkait

    Produk dan Layanan

    1. Lakupandai
    Kegiatan menyediakan layanan perbankan dan/atau layanan keuangan lainnya yang dilakukan tidak melalui jaringan kantor. Fsilitasnya:

    • Cash In & Out
    • Report
    • Setoran Uang
    • Tarik Tunai
    • Isi Ulang Pulsa
    • Belanja Merchant

     

    2. T-Bank
    Layanan Keuangan Digital, produk uang elektronik berbasis server milik BRI yang menggunakan nomor handphone yang didaftarkan sebagai nomor rekening. Fasilitasnya:

    • Setoran Pinjaman
    • Setoran Simpanan
    • Tarik Tunai

     

    3. Mini ATM BRI
    Electronic Data Capture (EDC) yang digunakan untuk melakukan transaksi keuangan non tunai sebagaimana halnya transaksi keuangan non tunai yang disediakan ATM. Fasilitasnya:

    • Registrasi Mobile Banking
    • Registrasi Internet Banking
    • Informasi Rekening
    • Transfer
    • Pembayaran
    • Isi Ulang Pulsa
    • Setor-Pasti

     

    3 Keuntungan Jadi Nasabah Laku Pandai BRILink

    Masyarakat di wilayah pelosok dan perbatasan yang memiliki akses cukup jauh dari kantor cabang bank, kini tak perlu khawatir jika ingin melakukan transaksi keuangan di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

    Sebagai pelopor layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif Laku Pandai yang dicanangkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BRI berusaha menjangkau nasabah di berbagai wilayah di Indonesia melalui program BRILink.

    Program tersebut memungkinkan masyarakat melakukan transaksi keuangan dengan agen BRILink di masing-masing daerah tanpa harus pergi ke kantor cabang bank terdekat. Agen BRILink juga merupakan bagian masyarakat dari daerah tertentu dan merupakan orang yang dapat dipercaya warga.

    “Tren pertumbuhan transaksi melalui agen BRILink terus meningkat di berbagai daerah di Tanah Air. Kami akan terus fokus menggarap pangsa pasar mikro, khususnya masyarakat yang belum melek akses perbankan,” ungkap  Direktur PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, Zulhelfi Abidin, saat kick-off Laku Pandai-BRILink di Padang Panjang, Sumatra Barat, Selasa (9/6/2015).

    Dia juga menjelaskan beberapa keuntungan yang dapat diperoleh masyarakat jika memanfaatkan layanan keuangan Laku Pandai melalui BRILink.

    "Pertama, dari segi keamanan, ebih aman ya. Karena masyarakat tak perlu membawa uang dalam jumlah besar ke bank jika ingin menabung, tapi memanfaatkan agen BRILink yang ada," tutur Zulhelfi.

    Selain itu, masyarakat di pedesaan seperti di wilayah Padang Panjang yang sebagian besar bekerja sebagai petani dan pedagang dapat melakukan transaksi keuangan tanpa menganggu aktivitas sehari-hari. Pasalnya, untuk pergi ke bank, sebagian masyarakat harus menempuh jarak yang jauh dan butuh waktu lama.

    "Belum lagi, masyarakat harus mengantre setibanya di bank. Jadi lebih hemat waktu," katanya.

    Yang terakhir, masyarakat di daerah yang jauh dari pusat kota dapat menghemat uang yang digunakan untuk ongkos pergi ke bank. Dikatakan Zulhelfi, BRI secara konsisten akan terus memperkuat pangsa pasar mikro khususnya, UMKM dan komersial pada umumnya, untuk melayani seluruh nasabah dan masyarakat di Tanah Air.

     

    Jadi Perpanjangan Tangan BRI, AgenBRILink Bertumbuh Pesat Sepanjang 2020

    BRI selalu berupaya mendorong inklusi dan literasi keuangan. Salah satu upaya yang dilakukan BRI, dengan menghadirkan AgenBRILink. 

    BRILink melakukan layanan branchless banking​ BRI untuk mendukung penuh Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dan Keuangan Inklusif) dan LKD (Layanan Keuangan Digital), untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan layanan keuangan seperti melakukan transaksi perbankan. 

    AgenBRILink memberikan layanan transaksi perbankan seperti transfer, setor dan tarik tunai, pembayaran tagihan listrik, air, iuran BPJS, telepon, pembelian pulsa, pembayaran cicilan, top-up BRIZZI, setoran pinjaman, memberikan layanan ​referral pembukaan rekening tabungan BSA dan pinjaman, dan transaksi lainnya. Layanan transaksi tersebut dilakukan secara online, menggunakan berbagai ​device​ seperti ​Electronic Data Capture (EDC) maupun ponsel pintar.

    Dalam pengembangan sosial yang berkelanjutan (sustainable social development), AgenBRILink berkontribusi terhadap perputaran uang (sales volume) senilai Rp843,2 triliun sepanjang periode Januari-Desember 2020. Angka tersebut tumbuh 25 persen apabila dibandingkan dengan sales volume Agen BRILink pada periode Januari-Desember 2019 yang tercatat sebesar Rp672,6 triliun.

    Peningkatan transaksi AgenBRILink karena bertumbuh pesatnya jumlah agen. Tercatat, hingga akhir Desember 2020 sebanyak 504.233 orang di seluruh pelosok Indonesia telah menjadi AgenBRILink. 

    Jika ditotal, jumlah Agen BRILink sepanjang tahun 2020 meningkat sebanyak 82.073 orang. Apabila di rata rata per jam terdapat 9 orang menjadi agen yang kemudian memiliki peran terhadap meningkatnya inklusi dan literasi keuangan di lingkungan sekitarnya.

    Keberadaan Agen BRILink dalam meningkatkan inklusi dan literasi keuangan tercermin dari data referral simpanan dan referral pinjaman hingga akhir 2020. Referral simpanan tumbuh 72 persen year on year dan referral pinjaman tumbuh 112 persen yoy. 

    Hal ini mengindikasikan bahwa masyarakat semakin terbiasa bertransaksi perbankan melalui agen bank.

    “Untuk mengungkit ekonomi, (BRI) tidak hanya memberikan pekerjaan dan menyalurkan kredit semata, namun BRI terus mendorong peningkatan velocity of money melalui transaksi digital yang mudah dan cepat sehingga akan meng-create pertumbuhan,” ujar Direktur Utama BRI Sunarso.

     

    Bantu Pulihkan Ekonomi Nasional dengan Gencarkan Transaksi Keuangan Digital

    Pemulihan ekonomi nasional menunjukkan perbaikan yang cukup berarti. Hal ini tampak dari sejumlah indikator. Salah satunya terlihat dari meningkatnya jumlah transaksi perbankan secara digital yang dilakukan masyarakat melalui layanan branchless banking milik BRI, yakni AgenBRILink.

    "Kami melihat kondisi ekonomi nasional kian membaik, terbukti dengan total transaksi keuangan mencapai lebih dari 512 juta transaksi hingga 30 September 2020. Tingginya transaksi tersebut tidak lepas dari peran AgenBRILink yang hingga kini mencapai lebih dari 466 ribu Agen diseluruh Indonesia. Selain itu, capaian ini juga berkat langkah-langkah perbaikan manajemen agen yang Kami lakukan serta struktur insentif yang tepat," ujar Direktur Jaringan dan Layanan Bank BRI Ahmad Solichin Lutfiyanto.

    Solichin menambahkan, peran AgenBRILink begitu penting terutama di tengah pandemi dan kenormalan baru saat ini. Melalui kemudahan akses layanan perbankan, BRILink dapat menjangkau masyarakat lebih dekat dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.

    BRILink merupakan layanan perbankan tanpa kantor yang dimiliki BRI. AgenBRILink bisa melayani berbagai transaksi yang dibutuhkan masyarakat seperti transfer, tarik tunai, setoran pembayaran tagihan listrik PLN, air, iuran BPJS, telepon, pembelian pulsa, pembayaran cicilan, top-up BRIZZI, dan berbagai transaksi lainnya. Selain itu, AgenBRILink juga memberikan layanan referral pembukaan rekening tabungan dan pinjaman.

    Saat ini, AgenBRILink telah melayani masyarakat di 53.413 desa, atau lebih dari 70 persen jumlah desa di Indonesia. Dengan banyaknya wilayah yang telah dijangkau, BRI dapat memberikan inklusi layanan keuangan yang makin luas kepada masyarakat.

    BRI terus melakukan beberapa inisiatif strategis termasuk pengembangan ekosistem digital demi meningkatkan pelayanan yang efektif dan efisien terhadap nasabah. "Beberapa tahapan pembentukan ekosistem digital menjadi fokus kami ke depan untuk menjawab kebutuhan beragam masyarakat di era saat ini," tutup Solichin.

     

    Kisah Salah Satu AgenBRILink

    Lili Setiawan (45 tahun) memutuskan berhenti kerja sebagai teler di bank demi mengurus anak. Namun tekad ingin tetap mendapatkan penghasilan mendorongnya membuka usaha konter pulsa sekaligus menjadi agen BRILInk.

    “Sebelum lahir anak kedua, saya sebelumnya bekerja di perbankan bagian teller, terus karena saya harus menjaga anak saya terpaksa keluar. Terus saya berpikir usaha apa yang bisa dijalankan di rumah sambil jaga anak," kata Lili kepada Liputan6.com, Jumat (21/5/2021).

    Awalnya, Lili sering ikut forum pertemuan pemilik konter pulsa. Disitulah ia bertemu dengan teman sesama penjual pulsa yang juga sukses menjadi agen BRILink.

    Lili penasaran dan akhirnya tertarik menjadi agen BRILink. Tepatnya, kurang lebih 4 tahun suda dia menjadi agen BRILink. "Saya menyontek teman, karena teman saya di Bandung ada yang buka BRILink dan kebetulan dia maju usahanya. Kemudian teman saya nyuruh agar saya buka juga, ya sudah saya coba-coba saja di bank. Setelah dijalani ternyata memang beneran enak,” ujar Lili.

    Dalam sehari, Perempuan berusia 45 tahun ini mampu melayani 100-150 transaksi. Berbeda ketika hari libur Sabtu dan Minggu, justru ia mampu mencatat hingga 500 transaksi per harinya. Lili hanya bisa melayani transaksi hingga Rp 10-20 juta saja, lantaran modalnya terbatas.

    “‘Saya bisa melayani transaksi yang kecil misalnya Rp 5.000 hingga minimal Rp 10 juta-Rp 20 juta, karena modal saya juga tidak besar-besar amat dan lebih dari itu saya tidak terima transaksi,” ungkapnya.

    Selama menjadi agen BRILInk Lili tidak mengalami kesulitan. Hanya saja terbatas pada jaringan yang sering terganggu sehingga sulit melakukan transaksi baik untuk setor/tarik tunai.

    “Pengelolaannya sekeluarga antara saya, suami dan dibantu sama anak-anak. Paling kendalanya jaringan jelek sehingga tidak bisa melakukan transaksi, sejauh ini tidak ada kendala lain, santai aja,” ujarnya.

    Pengalaman lain, ketika ada nasabah yang tidak sabaran ketika akan bertransaksi atau ada nasabah yang membawa uang recehan sehingga Lili yang harus merapikan uang tersebut. Itu semua dijalani Lili dengan kesabaran demi melayani nasabah.

    Lili bercerita, selain meningkatkan perekonomian keluarga, ternyata ia juga membantu nasabahnya agar terhindar dari penipuan ketika bertransaksi di agennya.
     

    Dengan modal Rp 10 juta, Lili bisa meraup untung hingga Rp 15 juta perbulan. Bahkan berkat menjadi agen BRILInk, dia bisa menyekolahkan anaknya sampai ke China dan pernah menjadi pembicara bagi mahasiswa S2 UI, tentunya itu merupakan hal yang sangat luar biasa bagi Lili.

    Reward lain yang Lili bisa dapatkan bisa jalan-jalan ke luar negeri sekeluarga. Saat itu, dia mendapatkan bonus ke Hong Kong.

    Hal lain yang Lili rasakan, adalah banyak dikenal orang. Misalnya, ketika sedang beraktivitas di luar rumah selalu ada yang menyapanya. Padahal dia mengaku tidak ingat dengan orang tersebut.

    "Wah kok orang itu care ke saya, senang dimana ketemu orang selalu disapa,” imbuhnya.

    Demikian Lili mengaku bangga bisa menjadi bagian dari BRI sebagai agen BRILink. Selain bisa mengurus keluarga di rumah, ia juga bisa membantu perekonomian keluarga. 

    Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI Erick Thohir didampingi oleh Regional CEO BRI Bandar Lampung Hari Purnomo dan BRILink Network Division Head Kicky Andrie Davetra pun datang langsung bertemu salah satu Agen BRILink Suratno di Lampung Timur.