Selain Najwa Shihab, Nama Khofifah Juga Dilirik untuk Memimpin Tim Pemenangan Anies-Muhaimin

Ketua Umum Perempuan Bangsa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Siti Mukaromah mengatakan, sosok Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, memiliki kapabilitas untuk memimpin tim pemenangan pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

Diterbitkan 19 September 2023, 22:14 WIB
Copy Link
Batalkan

 

Liputan6.com, Jakarta Ketua Umum Perempuan Bangsa Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Siti Mukaromah mengatakan, sosok Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, memiliki kapabilitas untuk memimpin tim pemenangan pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

"Iya tentunya. Kami berharap bukan hanya asal perempuan saja, perempuan yang punya kapasitas dan kapabilitas mumpuni," katanya, Selasa (19/9/2023), dikutip dari Antara.

Khofifah Indar Parawansa saat ini menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur, sekaligus Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU).

Mukaromah menegaskan perempuan bangsa sebagai badan otonom PKB, terus mendorong keterwakilan perempuan masuk dalam tim pemenangan Anies-Muhaimin.

"Harus ada perempuan. Ketika bicara tentang penguatan perempuan, maka harus mempunyai pemimpin perempuan yang ada di sekitar Anies-Muhaimin," katanya menegaskan.

Dia mengakui terkait usulan keterwakilan perempuan dalam tim pemenangan, harus melalui mekanisme yang ditetapkan dalam organisasi.

"Calon nama dan sosok sudah ada, tapi kami belum menyampaikan karena masih ada mekanisme yang harus dilakukan, salah satunya pleno," ungkapnya.

Perempuan Bangsa PKB menggelar fokus grup diskusi, untuk menggali berbagai masukan dari berbagai organisasi, tokoh, dan aktivis perempuan. FGD itu diharapkan agar isu-isu perempuan menjadi program dan isu strategis kepemimpinan nasional.

"FGD ini merupakan bagian dari dukungan kepada pasangan Anies-Muhaimin, untuk mendengarkan masukan dari para pakar terkait isu perempuan," kata Mukaromah.

Najwa Shihab Menolak

Sebelumnya, Najwa Shihab membantah menjadi salah satu kandidat tim pemenangan nasional pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Bantahan itu disampaikan Nana, sapaan akrab Najwa Shihab, usai Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB menyebut namanya masuk dalam tim pemenangan Anies-Cak Imin yang tengah digodok.

Dia menegaskan tidak akan terlibat dalam tim sukses kandidat manapun pada Pemilu 2024.

“Terkait disebutnya nama saya oleh pihak Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai salah satu kandidat Tim Pemenangan Nasional pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, saya klarifikasi bahwa saya tidak akan terlibat sebagai bagian tim sukses kandidat dan/atau partai mana pun dalam Pilpres/Pileg 2024,” kata Nana dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/9/2023).

Nana menjelaskan, belum pernah berkomunikasi mengenai hal ini dengan pihak mana pun, termasuk bersama PKB. Dia menegaskan, posisinya pada tahun politik ini masih akan berstatus sipil, tanpa berafiliasi dengan partai politik manapun.

“Pada Pilpers dan Pileg 2024 nanti saya masih akan berposisi seperti sebelumnya yaitu sebagai bagian dari masyarakat sipil yang independen,” jelas Nana. 

Nana berkomitmen, sebagai bagian dari insan pers, akan terus memperjuangkan dan mengawal demokrasi di Indonesia semakin lebih baik lagi.

“Khususnya komunitas pers, dalam mengawal proses transisi demokratik itu agar berlangsung tidak hanya sekadar baik tapi juga berkualitas,” Nana menandasi.