VIDEO: 600 Lonceng Angin Jadi Pohon Natal Unik di Gereja Katolik Santa Maria Sidoarjo

Inilah pohon natal yang menghiasi Gereja Katolik Santa Maria Anuntiata, Sidoarjo. Pohon natal ini terbuat dari susunan aneka jenis lonceng angin. Pohon natal setinggi 3,5 meter ini dibuat selama sebulan.

OlehDidi N
Diterbitkan 28 Desember 2020, 05:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Untuk lebih memeriahkan perayaan Natal di masa pandemi COVID-19, para pemuda Gereja Katolik Santa Maria Anuntiata, Sidoarjo, Jawa Timur, membuat pohon natal unik dari lonceng angin.

Pohon natal yang terbuat dari lebih 600 lonceng angin, dengan diisi doa para umat itu, agar pandemi COVID-19 di Indonesia bisa segera berakhir. 

Ada yang berbeda di Gereja Katolik Santa Maria Anuntiata, Sidoarjo, Jawa Timur, menyambut Perayaan Natal tahun ini. Sebanyak empat pohon natal berukuran raksasa, menghiasi halaman gereja untuk menyemarakkan perayaan kelahiran tuhan Yesus Kristus.

Berbeda dengan pohon natal biasanya yang dibuat dari pohon cemara, pohon natal ini dibuat dari susunan aneka jenis lonceng angin. Pohon natal setinggi 5 meter ini, berdiameter 2 meter ini, dibuat para Pemuda Katolik Sidoarjo selama sebulan, menghabiskan dana sekitar Rp 3 juta, dan membutuhkan 600 lonceng angin.

Selain bisa mengeluarkan suara merdu, saat lonceng tertiup angin, di setiap lonceng angin juga disisipkan doa umat Katolik, dengan harapan pandemi Covid-19 di Indonesia dan di dunia bisa cepat berakhir.

“Untuk pembuatan sendiri itu, kita kurang lebih memakan waktu hampir sebulan, terdiri dari kerangka sama finishing dan pemasangan lonceng itu, terus untuk loncengnya sendiri, ya jelas loncengnya berisi doa dituliskan oleh umat yang ngumpulkan lonceng," ujar Devino Primanda, Pembuat Pohon Natal Lonceng, seperti dilansir dari Fokus, 25 Desember 2020.

Pastor Gereja Katolik Santa Maria Anuntiata Sidoarjo, mengajak umat Katolik untuk tetap waspada terhadap pandemi COVID-19, dan bersama-sama memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan mengikuti protokol kesehatan, seperti mencuci tangan, menjaga jarak, dan juga memakai masker.

"Yang pertama ini adalah bagian dari usaha untuk tetap memeriahkan natal, meskipun masa pandemi, jadi umat memang terbatas bisa datang ke gereja, tetapi kami menghimbau umat, ayo kita buat lonceng yang ada doanya, sebagai bentuk doa di masa natal ini dan juga harapan untuk tahun baru, jadi intinya di situ ada kemeriahan natal dan harapan,” kata Agustinus Ferdian, Pastor Gereja Katolik Santa Maria.

 

 

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.