10 Merek Sepatu yang Dulu Identik dengan Anak Sekolah Era 1990-an, Pernak Punya yang Mana?

Mengenang kembali masa sekolah lewat ulasan lengkap merek sepatu yang dulu identik dengan anak sekolah era 1990-an. Temukan daftarnya di sini!

Diterbitkan 09 Oktober 2026, 16:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Masa sekolah pada era 1990-an menyimpan sejuta memori manis yang tidak lekang oleh waktu, mulai dari keseruan upacara bendera hari Senin hingga tren mode alas kaki yang menghiasi koridor kelas. Di tengah kesederhanaan fasilitas pendidikan kala itu, pilihan alas kaki menjadi salah satu identitas status sosial sekaligus penunjang utama mobilitas pelajar sehari-hari. Berbeda dengan tren modern yang serba masif dan didominasi merek global berharga fantastis, masa lampau diwarnai oleh ketahanan produk lokal dan merek legendaris yang setia menemani langkah anak-anak Indonesia menuntut ilmu.

Berdasarkan arsip pemberitaan media nasional, industri alas kaki lokal pada dekade tersebut memiliki andil besar dalam mencetak sejarah fesyen sekolah di Tanah Air. Dari merek kanvas sederhana hingga sepatu olahraga yang multifungsi, setiap nama menyimpan cerita tersendiri mengenai keringat, kebanggaan, dan cerita persahabatan masa kecil. Kehadiran merek-merek ini membuktikan bahwa kualitas buatan dalam negeri mampu bersaing dan meninggalkan kesan mendalam bagi generasi milenial yang kini telah beranjak dewasa.

Simak deretan merek sepatu yang dulu identik dengan anak sekolah era 1990-an berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (9/10/2026).

1. Warrior

Sepatu Warrior merupakan salah satu ikon paling legendaris yang menghiasi hari-hari pelajar di berbagai penjuru nusantara selama dekade 1990-an. Dengan siluet kanvas hitam beraksen garis putih yang sekilas mirip dengan gaya Converse klasik, sepatu ini wajib dikenakan oleh para siswa tingkat lanjutan demi mematuhi aturan seragam sekolah. Berdasarkan wawancara pemilik Warrior, Anna Chandra, dalam arsip Liputan6.com, merek yang berdiri sejak 1972 ini sempat menjadi andalan mutlak anak sekolah sebelum mengalami masa suri pada awal tahun 2000-an.

Selain harganya yang ramah di kantong pelajar kala itu, daya tahan material kanvasnya membuat Warrior sanggup bertahan melintasi berbagai medan jalanan menuju sekolah. Kini, meskipun sempat vakum beberapa waktu, pesona klasiknya kembali bangkit dan dicari oleh generasi muda untuk kebutuhan gaya hidup kasual. Keberadaannya bukan sekadar alas kaki, melainkan simbol ketulusan era pendidikan masa lalu yang sarat nilai historis.

2. Bata (School / North Star)

Merek Bata telah lama mengakar kuat dalam sejarah ritel alas kaki Indonesia sejak pertama kali masuk melalui PT Sepatu Bata Tbk. Pada era 1990-an, lini produk sekolah dari Bata menjadi pilihan utama para orang tua untuk membekali anak-anak mereka dengan sepatu hitam standar yang rapi dan tahan lama. Kehadiran gerai-gerai Bata di berbagai pusat perbelanjaan menjadikan merek asal Ceko ini sangat mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat perkotaan maupun daerah.

Reputasi Bata dibangun atas dasar kualitas dan kenyamanan yang konsisten memenuhi standar ketat kedisiplinan institusi pendidikan di Indonesia. Meskipun lanskap industri alas kaki terus bergeser seiring berjalannya waktu dan penutupan fasilitas pabrik lokal di Purwakarta pada 2024, warisan merek ini tetap abadi di hati para alumni era 90-an. Sepatu Bata merepresentasikan bentuk kepatuhan dan kerapian pelajar yang dirindukan hingga hari ini.

3. Dragonfly (Sepatu Capung)

Bagi anak-anak sekolah yang aktif di lapangan olahraga atau gemar bermain bulu tangkis pada era 1990-an, sepatu Dragonfly atau yang lebih populer dengan sebutan sepatu capung merupakan sebuah keharusan. Ciri khas desainnya yang minimalis berupa bahan kanvas putih bersih dengan tiga garis melintang di sisi samping menjadikannya sangat mudah dikenali. Sepatu ini menawarkan fleksibilitas tinggi yang mendukung pergerakan cepat para siswa saat jam pelajaran olahraga berlangsung.

Sepatu capung kini bertransformasi menjadi barang vintage yang diburu para pencinta gaya retro. Harganya yang sangat terjangkau pada masa itu tidak mengurangi fungsi utamanya sebagai alas kaki yang handal dan nyaman dipakai seharian. Hingga kini, siluet tiga garis khas Dragonfly terus hidup dalam ingatan kolektif masyarakat Indonesia.

 

4. Kasogi

Kasogi merupakan salah satu merek lokal kebanggaan yang lahir dari Surabaya dan merajai pasar alas kaki anak sekolah pada era 1990-an hingga awal 2000-an. Dilansir dari situs resmi Kasogi Shoes dan arsip Liputan6.com, perusahaan ini telah berpengalaman lebih dari 50 tahun dalam industri footwear Indonesia. Model-model yang dihadirkan oleh Kasogi dikenal sangat trendi dan sukses memikat hati para remaja yang ingin tampil beda namun tetap mematuhi aturan berpakaian di sekolah.

Keberhasilan Kasogi dalam memadukan unsur gaya dan fungsionalitas membuat merek ini memiliki tempat tersendiri di kalangan pelajar menengah. Ragam pilihan produknya yang bervariasi, mulai dari sepatu jalan-jalan hingga sepatu khusus aktivitas fisik, membuktikan kapasitas industri lokal dalam membaca tren mode masa itu. Kasogi tetap dikenang sebagai salah satu pionir yang mendobrak monotonnya mode sepatu sekolah tradisional.

5. Eagle

Eagle telah lama dikenal sebagai pemimpin pasar untuk kategori sepatu olahraga di Indonesia sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 1986. Pada era 1990-an, sepatu Eagle menjadi pilihan favorit para siswa yang tidak hanya ingin menggunakannya saat upacara, tetapi juga diandalkan untuk kegiatan ekstrakurikuler seperti atletik dan sepak bola. Desainnya yang sporty dan aerodinamis memberikan rasa percaya diri tersendiri bagi siapa saja yang memakainya di lingkungan sekolah.

Konsistensi Eagle dalam menjaga kualitas bahan dan kenyamanan sol membuat merek ini mampu bertahan melewati berbagai guncangan krisis ekonomi di tanah air. Hingga saat ini, Eagle tetap eksis di pusat perbelanjaan modern maupun toko daring dengan terus memperbarui lini produknya agar relevan bagi generasi muda. Sepatu Eagle mencatat sejarah sebagai saksi bisu prestasi anak-anak sekolah di bidang olahraga pada masanya.

 

6. Pro ATT / ATT

Bagi pelajar tingkat dasar dan menengah di era 1990-an, merek Pro ATT menawarkan solusi praktis bagi kebutuhan sepatu sekolah yang ekonomis dan tahan banting. Dikenal dengan modelnya yang simpel, polos, serta dominasi warna hitam atau putih sesuai ketentuan sekolah, sepatu ini menjadi andalan para orang tua yang mencari keawetan produk dengan budget terbatas. Beberapa varian modelnya bahkan sempat menjadi tren unik di kalangan anak-anak karena dilengkapi fitur lampu sol yang menyala saat berjalan.

Aspek fungsionalitas dan ketahanan terhadap aktivitas harian anak sekolah yang aktif membuat Pro ATT sangat laris di pasaran tradisional maupun toko sepatu kota besar. Walaupun tampilannya sederhana tanpa banyak gimik desain, kekuatan jahitan dan material karetnya mampu bertahan hingga tahunan. Pro ATT merepresentasikan semangat kesederhanaan pendidikan era 90-an yang sarat fungsionalitas.

7. Loggo & Big Boss

Merek Loggo dengan slogan ikoniknya yang melekat di ingatan publik serta sepatu slip-on Big Boss menjadi pelengkap gaya kasual anak sekolah dasar dan menengah pada era tersebut. Sepatu Big Boss sering kali dijuluki sebagai sepatu gaya Bruce Life berkat model slip-on praktis dengan karet elastis di sisi kanan dan kirinya yang memudahkan anak-anak mengenakannya tanpa harus repot mengikat tali. Sementara itu, Loggo menawarkan kenyamanan harian yang pas untuk mobilitas tinggi di lingkungan sekolah.

Kehadiran kedua merek ini memberikan alternatif gaya yang lebih santai di luar jam pelajaran resmi maupun saat kegiatan pramuka dan kerja bakti. Nilai nostalgia dari penggunaan sepatu slip-on ini masih sering dibicarakan dalam berbagai forum komunitas pemerhati mode masa lalu. Loggo dan Big Boss membuktikan bahwa kepraktisan menjadi salah satu pertimbangan utama pelajar dalam memilih alas kaki di era 90-an.

 

8. Ardiles

Ardiles merupakan salah satu raksasa merek lokal yang sangat mendominasi pasar sepatu sekolah berkat gencar menghadirkan iklan televisi yang menghiasi layar kaca setiap hari. Seri legendaris seperti Ardiles Metro dikenal luas memiliki desain simpel, ringan, dan nyaman dipakai oleh para siswa dari berbagai kalangan. Popularitasnya semakin terdongkrak karena sering digunakan oleh para musisi dan artis era 90-an dalam berbagai kesempatan publik.

Sebagai merek yang terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, Ardiles berhasil memadukan gaya kasual dan sporty dalam balutan harga yang sangat terjangkau. Kontribusi merek ini dalam menyediakan alas kaki berkualitas bagi dunia pendidikan Indonesia memperkuat posisi produk lokal di kancah nasional. Hingga kini, nama Ardiles tetap membangkitkan memori indah masa kecil di bangku sekolah dasar hingga menengah.

9. New Era

New Era menjadi salah satu merek andalan keluarga Indonesia yang selalu dicari saat musim ajaran baru tiba di era 1990-an hingga 2000-an. Dikenal luas berkat logo huruf "N" yang khas pada bagian sampingnya, sepatu ini menawarkan ketahanan luar biasa untuk menemani aktivitas harian anak sekolah yang padat. Para orang tua mempercayakan merek ini karena harganya yang ekonomis namun memiliki standar kekuatan material yang sangat memadai.

Dalam perjalanannya, New Era terus melakukan pembaruan desain dan logo agar tetap tampil dinamis mengikuti perkembangan mode generasi penerus bangsa. Keberadaannya di berbagai pelosok daerah menunjukkan betapa dekatnya merek ini dengan denyut nadi kehidupan masyarakat Indonesia. New Era adalah simbol loyalitas produk lokal yang menemani jutaan anak meraih mimpi di ruang-ruang kelas.

10. Tomkins

Meskipun baru didirikan pada awal dekade 1990-an, Tomkins dengan cepat merebut hati para pelajar yang mulai memerhatikan unsur tren mode dalam penampilan harian mereka. Di bawah naungan produsen lokal, merek ini menawarkan lini sepatu kasual dan sekolah yang modis, dinamis, serta dirancang khusus untuk anak muda yang aktif berekspresi. Desainnya yang mengikuti perkembangan zaman menjadikan Tomkins sebagai salah satu pilihan favorit siswa SMP dan SMA kala itu.

Keunggulan Tomkins terletak pada kemampuan mereka menghadirkan siluet sepatu modern dengan harga yang kompetitif bagi kantong pelajar. Eksistensi merek ini di berbagai pusat perbelanjaan modern hingga hari ini membuktikan bahwa kualitas produk buatan Indonesia mampu memenuhi selera konsumen yang terus berubah. Tomkins melengkapi puzle nostalgia masa sekolah era 90-an yang penuh warna dan kreativitas.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Seputar Sepatu Sekolah

Q: Apa saja merek sepatu sekolah yang paling populer di era 1990-an di Indonesia?

A: Beberapa merek yang sangat populer dan mendominasi sekolah pada era tersebut antara lain Warrior, Bata, Dragonfly (sepatu capung), Kasogi, Eagle, Pro ATT, Ardiles, New Era, Loggo, dan Tomkins.

Q: Mengapa sepatu kanvas lokal seperti Warrior sangat identik dengan anak sekolah 90-an?

A: Sepatu kanvas seperti Warrior sangat diminati karena memiliki siluet klasik mirip merek global berharga mahal namun ditawarkan dengan harga yang sangat terjangkau, serta memenuhi aturan standar warna hitam sekolah kala itu.

Q: Apakah merek-merek sepatu legendaris era 90-an tersebut masih bisa ditemukan saat ini?

A: Ya, beberapa merek legendaris seperti Warrior, Eagle, Bata, Ardiles, dan New Era sebagian besar masih beroperasi, bahkan beberapa di antaranya melakukan transformasi desain untuk menyasar pasar gaya hidup modern.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6