4 Band Ini Jadi Legenda Hanya dengan Sedikit Album

Siapa sajakah band-band luar biasa yang bisa jadi legenda hanya dengan sedikit album?

Diterbitkan 22 Oktober 2013, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
al kei.

Bahkan, saat band yang dipelopori oleh Yoshiki ini menyatakan bubar setelah wafatnya sang gitaris Hide pada 1997, nama X Japan langsung melambung tinggi. Mereka juga sempat menjadi salah satu acuan musik rock Jepang bagi para penggemar musik di luar negara asalnya itu.

Meskipun Hide sudah wafat, namun Yoshiki bersama Toshi, Pata, dan Heath membentuk kembali X Japan pada 2007 dengan tambahan gitaris band Luna Sea bernama Sugizo. Akan tetapi, masih belum ada album yang dihasilkan setelah pembentukan ulang X Japan.

Judul-judul album yang sukses membius para penggemar musik rock dan metal di negaranya kala itu antara lain Vanishing Vision (1988), Blue Blood (1989), Jealousy (1991), Art of Life (1993), dan Dahlia (1996).


Nirvana

Meski hanya memiliki 3 buah album, namun nama Nirvana masih sangat harum di kalangan pecinta musik Amerika Serikat. Trio asal Washington ini baru merilis album Bleach (1989), Nevermind (1991), dan In Utero (1993) sebelum dibubarkan tak lama setelah wafatnya sang vokalis Kurt Cobain pada 1994.

Nirvana sukses mengusung musik rock bercampur metal yang diberi nama grunge. Bersama band-band lain seperti Pearl Jam dan Soundgarden, Nirvana menjadi ikon paling penting sepanjang sejarah musik grunge.

Meskipun Kurt Cobain sudah wafat, namun Krist Novoselic dan Dave Grohl masih eksis di dunia musik. Mereka juga sesekali tampil bersama di beberapa acara televisi. Dave sendiri kini meneruskan roh Nirvana dengan membentuk band bernama Foo Fighters.


Sex Pistols

Meskipun hanya memiliki satu buah album, yaitu Never Mind the Bollocks, Here's the Sex Pistols (1977), namun Sex Pistols menjadi salah satu band punk panutan di hampir seluruh dataran Eropa, bahkan hingga Amerika dan Asia.

Mereka menjadi satu-satunya band yang bertanggung jawab atas gerakan punk di dataran Inggris, sehingga mampu menginspirasi beberapa musisi lainnya untuk turut serta mengikuti gaya mereka.

Ikon Sex Pistols adalah Sid Vicious, sang bassis sekaligus vokalis yang diisukan tidak bisa bermain musik. Setelah Sex Pistols bubar pada 1978, Sid wafat setahun kemudian (1979).

Kini, personel yang tersisa seperti Steve Jones, Paul Cook, Glen Matlock, dan Johnny Rotten sering mengadakan reuni sejak 1996 dan terakhir pada 2008. Sehingga, bisa dipastikan legenda punk ini masih bisa terus disaksikan sesekali oleh para penikmat musik hingga akhir hayat para personel.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Rully Riantrisnanto, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan