- Khansa diselamatkan Fathan dari kebakaran rumah yang direncanakan Emran.
- Monika mengaku istri Fathan, menuntut tinggal serumah; Fathan menyangkal.
- Khansa menghadapi tekanan Emran dan Yuda di rumah Yuda setelah kebakaran.
Liputan6.com, Jakarta - Sinetron Istiqomah Cinta Episode Kamis 19 Februari menceritakan, Khansa ditemukan dalam keadaan tak sadarkan diri di tengah kobaran api yang melahap rumahnya. Asap tebal dan puing-puing bangunan mengelilinginya, membuat situasi semakin mencekam.
Sementara itu, di tempat lain yang jauh lebih nyaman, Emran justru duduk santai di ruang kerjanya. Ia menikmati hidangan steak dengan tenang sambil menonton siaran langsung kebakaran rumahnya sendiri di televisi. Bagi Emran, peristiwa itu bukanlah tragedi, melainkan tontonan yang sengaja ia ciptakan untuk menguji nasib Khansa—apakah perempuan itu akan bertahan hidup atau justru tewas dalam api.
Di tengah situasi genting tersebut, Fathan mengambil keputusan berani. Tanpa memedulikan bahaya yang mengancam keselamatannya, ia menerobos masuk ke dalam bangunan yang hampir runtuh. Kobaran api dan asap pekat tak menyurutkan langkahnya.
Dengan tekad kuat, Fathan akhirnya menemukan Khansa dan segera membawanya keluar sebelum semuanya terlambat. Aksi penyelamatan itu menjadi sorotan media dan dipuji sebagai tindakan kepahlawanan. Emran yang menyaksikannya melalui layar televisi merasa tersaingi. Ia mengakui bahwa kali ini Fathan unggul, namun dalam hatinya ia bertekad akan menjadi penghalang terbesar bagi hubungan mereka.
Ketegangan berlanjut di rumah sakit. Monika membuat keributan besar saat melihat kedekatan Fathan dengan Khansa. Dalam emosi yang meluap, ia mengaku sebagai istri Fathan di depan banyak orang. Fathan dengan tegas menyangkal klaim tersebut dan meminta Monika pergi karena mengganggu ketenangan pasien.
Namun, di sisi lain, Linda justru mendukung ambisi Monika untuk merebut hati Fathan. Monika pun mengajukan kesepakatan: ia ingin tinggal di rumah Fathan selama sebulan untuk membuktikan bahwa dirinya pantas menjadi istri. Jika setelah itu Fathan tetap tak memiliki perasaan, ia berjanji akan pergi untuk selamanya.
Saat Khansa akhirnya sadar, Emran datang dengan niat tersembunyi. Ia memutarbalikkan kenyataan di hadapan Fathan dan memaksa Khansa meninggalkan rumah sakit meski kondisinya belum sepenuhnya pulih. Karena rumah mereka telah hangus terbakar, Khansa dibawa tinggal di rumah Yuda dan Hutami.
Namun alih-alih mendapat ketenangan, ia justru menghadapi tekanan baru. Yuda menyambutnya dengan sikap dingin dan penuh kebencian. Khansa dipaksa menempati kamar Ariyani, seolah menjadi bagian dari rencana untuk menghancurkan mentalnya. Emran dan Yuda berharap tekanan psikologis itu akan membuat Khansa runtuh perlahan.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5507312/original/034667100_1771489654-IMG-20260219-WA0031.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1430252/original/006685500_1481193171-sctv-awards.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8896227/original/086707700_1782942096-Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782402/original/009814100_1782885154-belanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8901298/original/009057900_1782944367-Belgium_s_Youri_Tielemans__left__celebrates_with_Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263356/original/061813100_1781903816-AP26170714954300-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5543439/original/026014300_1775025746-IMG-20260401-WA0005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8269553/original/058526300_1782119715-SCTV_-_Sebening_Cinta_-_KV_Master_-_Landsscape.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6386371/original/058045600_1779261679-IMG-20260520-WA0034.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4829165/original/007723300_1715494441-Screenshot_2024-05-12_131307.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8272137/original/067672100_1782123830-nantikan-kisah-terbaru-sinetron-sctv-lautan-cinta-segera-di-sctv-a8a11f.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8407458/original/098080200_1782290614-IMG-20260624-WA0130.jpg)