3 Alasan Hijack Season 2 Tampilkan Pembajakan Berlatar Kereta Api Bawah Tanah di Berlin

Hijack musim pertama mengangkat plot pembajakan di atas pesawat yang tengah mengudara. Mengapa kini berpindah ke kereta bawah tanah?

Diterbitkan 22 Januari 2026, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Idris Elba kembali di Hijack Season 2, kali ini menghadapi pembajakan di kereta Berlin.
  • Kreator Jim Field Smith mengubah latar ke kereta untuk tantangan baru dan berbeda.
  • Berlin dipilih karena sejarah pribadi kreator, respons pemerintah, dan misteri kereta bawah tanahnya.

Liputan6.com, Jakarta - Idris Elba kembali dalam drama pembajakan dalam serial Apple TV Plus, Hijack Season 2. Kali ini karakter Sam Nelson yang ia perankan tak berkutat dalam peristiwa menegangkan ini di pesawat, melainkan di kereta Berlin. 

Dalam dalam wawancara daring yang digelar Apple TV akhir tahun lalu, Jim Field Smith selaku kreator tayangan ini mengungkap alasannya mengubah latar cerita Hijack.

"Sebagai seorang sineas, aku ingin melakukan sesuatu yang benar-benar berbeda, sekaligus juga memberi tantangan kepada diriku di luar dari zona nyamanku," kata dia. Karenanya, ia mencari moda transportasi yang kontras dengan pesawat yang mengudara. Jawabannya, adalah kereta api bawah tanah. 

Lantas, mengapa pilihan jatuh ke kereta api bawah tanah di Berlin, Jerman?

Jim Field Smith mengungkap ada sejumlah alasan soal ini, termasuk yang bersifat personal. 

"Salah satu alasan kami memilih (Berlin) adalah karena, saya sebenarnya pernah tinggal di Berlin saat masih kecil dari tahun 1989 hingga 1991, dan masa itu ternyata merupakan periode yang sangat berpengaruh bagi kota itu,' kata dia menambahkan.

Dalam kenangan Jim Field Smith, Jerman adalah negara yang telah melalui banyak hal, dan membentuk orang-orangnya sebagai sosok yang tangguh. 

 

Alasan Kedua, Tentang Pemerintah Jerman

Selain itu, kata Jim, pemerintah setiap negara memiliki cara khasnya masing-masing dalam menangani suatu hal. "Misalnya setting acara ini di Jepang, maka akan ada reaksi yang berbeda dalam menghadapi pembajakan. Setiap negara punya caranya sendiri dalam menangani aksi terorisme," kata dia. 

"Dan kami mengeksplorasi tentang bagaimana pemerintah Jerman menghadapi situasi seperti ini. Kami melakukan riset mendalam mengenainya, dan menurutku, hal inilah yang membuat tayangan ini hebat," kata dia. 

Alasan Ketiga, Sistem Kereta Bawah Tanah Berlin

Hal lain yang membuat Berlin dinilai sebagai lokasi yang pas, adalah kota ini menyimpan banyak misteri. Termasuk mengenai jaringan kereta bawah tanahnya. Hal ini berkaitan dengan Jerman yang dulu dipisah menjadi sisi Barat dan Timur, denga Tembok Berlin. 

"Ketika kota itu terbagi, sistem kereta bawah tanah membentang di kedua sisi wilayahnya. Dan itu berarti, ada stasiunyang terbengkalai, atau ada stasiun-stasiun hantu di jaringan tersebut," kata dia. 

Hal ini, bisa dimanfaatkan dalam plot cerita. "Ini membuka kemungkinan bahwa Sam bisa tersesat di dalamnya, secara fisik maupun emosional. Kurasa tak ada terlalu banyak tempat yang bisa seperti ini," ujarnya.

Sinopsis Hijack Season 2

Ber-setting dua tahun setelah kejadian pembajakan penerbangan KA29, Sam Nelson kini berada di Berlin, Jerman. Satu hari, saat menumpangi sebuah kereta publik, dalam sebuah hari yang sibuk. Namun mendadak ruang kondektur didobrak, dan pernyataan pembajakan disampaikan.  

Apakah Sam Nelson kembali menjadi pahlawan, seperti dalam musim pertama? Atau justru sebaliknya?

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Lesti dan Afgan Nostalgia Perjalanan Karier, Kenang Jasa SCTV Sejak Awal Debut

Ratnaning Asih, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan