Dian Sastrowardoyo Bicara Woman Leadership: Lebih Kekeluargaan, Apresiasi Proses Bukan Hasil Semata

Belakangan Dian Sastrowardoyo lebih banyak di balik layar dengan mengembangkan lini bisnis bidang kuliner hingga film. Seperti apa gaya kepemimpinannya?

Diperbarui 26 Agustus 2025, 23:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Dian Sastro mengembangkan bisnis dengan fokus pada kepemimpinan perempuan.
  • Gaya kepemimpinan perempuan lebih kekeluargaan, menghargai proses, dan humanis.
  • Ia mendorong perempuan untuk terus belajar dan percaya pada kemampuan diri.

Liputan6.com, Jakarta Belakangan Dian Sastrowardoyo lebih banyak berada di balik layar dengan mengembangkan lini bisnis di bidang kuliner, fashion, fotografi, hingga film. Menariknya, sebagian besar karyawan bintang film Ada Apa Dengan Cinta? adalah perempuan.

Berkaca pada fakta dan data ini, Dian Sastrowardoyo lebih mendalami gaya kepemimpinan perempuan ketimbang laki-laki. Ia mendalami sejumlah buku biografi hingga kepemimpinan sebagai salah satu rujukan dalam memimpin banyak orang.

“Aku menemukan leadership style dari perempuan yang sangat beda. Woman leadership ini lebih kekeluargaan. Mereka jauh lebih mengapresiasi proses, bukan hasil semata,” kata Dian Sastrowardoyo dalam sesi live podcast Ngobrol Sore Semaunya.

Podcast ini bagian dari program Pesta Rakyat untuk Indonesia 2025 di Smesco Indonesia, Jakarta, Jumat (22/8/2025). Menurut Dian Sastrowardoyo, gaya kepemimpinan yang lebih menitikberatkan kepada proses daripada hasil lebih humanis.

 

Perempuan Punya Insting Jadi Ibu

Lewat pernyataan tertulis yang diterima Showbiz Liputan6.com, pada Senin (26/8/2025), Dian Sastrowardoyo menilai gaya kepemimpinan seperti ini membuat tim bergerak layaknya keluarga di mana tiap orang berperan penting bagi roda bisnis perusahaan.

“Karena perempuan punya insting jadi ibu, sehingga team member layaknya keluarga. Setiap anggota tim merasa didengar dan dihargai,” imbuhnya seraya meyakini dengan membangun hubungan yang kuat di dalam sebuah tim, produktivitas kinerja makin meningkat.

 

Tidur Jam 2 Atau 3

Dian Sastrowardoyo mengatakan, dari pengalamannya, anggota tim tak sekadar menjalankan tugas, bahkan rela melakukan lebih. Di sisi lain ia menyadari menjadi pemimpin butuh proses belajar tanpa henti. Salah satunya dengan membaca buku di sela kesibukan.

“Saya tiap hari tidur jam 2 atau 3, saat semua anggota keluarga itu pada tidur. Itu baru me time gue. Bahkan sering ke kamar mandi membaca buku atau pakai senter di dalam kamar supaya enggak ganggu yang lain,” Dian Sastrowardoyo menyambung.

 

Pesan Dian untuk Wanita Indonesia

Dian Sastrowardoyo berpesan agar tiap perempuan yang bekerja tidak mudah menyerah. “Buat seluruh perempuan Indonesia yang mencari dirinya dalam pekerjaan atau apapun, yes you can do itYou have it in you, you got this, you better than you think,” pungkasnya.

Seperti diketahui, program Pesta Rakyat untuk Indonesia 2025 yang digelar HM Sampoerna Tbk. pada 22 dan 23 Agustus 2025 di Jakarta dalam rangka merayakan HUT RI ke-80 dan memperingati 112 tahun kiprah Sampoerna di Indonesia.

Dalam podcast ini, tergambar jelas bahwa peran perempuan dalam perusahaan sangat krusial. Namun, itu harus disertai kerja keras dan komitmen mengembangkan diri seperti yang diulas Dian Sastrowardoyo bersama Putri Tanjung.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

9 Rekomendasi Film Thailand Tema Persahabatan yang Hangat, Lucu, hingga Penuh Makna

Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan