Vidio Pertahankan Tahta Sebagai OTT Nomor Satu di Indonesia pada Q2 2025

Vidio kembali mempertahankan posisinya sebagai OTT nomor satu di Indonesia pada Q2 2025. Konten orisinal, tayangan bola, dan kolaborasi adalah faktor penentunya.

Diperbarui 25 Agustus 2025, 18:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Vidio pimpin OTT Indonesia dengan 22% pangsa pasar dan 5 juta pelanggan.
  • Pertumbuhan didorong konten orisinal lokal kuat dan tayangan olahraga unggulan.
  • CEO Vidio bangga atas kepemimpinan berkat investasi konten lokal otentik.

Liputan6.com, Jakarta Vidio kembali menegaskan posisinya sebagai platform OTT terdepan di Indonesia, berdasarkan laporan terbaru Southeast Asia VOD Analytics yang dirilis Media Partners Asia (MPA). Laporan tersebut mencatat Vidio menguasai pangsa pelanggan terbesar di Indonesia, yakni 22%, dengan total 5 juta pelanggan berbayar per Q2 2025.

Pada Q2, menurut MPA, Vidio mencatatkan tambahan 190 ribu pelanggan baru, didorong oleh tayangan orisinal lokal yang kuat serta program olahraga unggulan. Pendorong utama tontonan pengguna adalah konten lokal. Judul-judul yang teratas adalah series original Vidio seperti Theo & Ruza, Bad Guys, Santri Pilihan Bunda, Malam Pertama, Zona Merah hingga Scandal. 

Sementara itu, untuk menyambut musim baru Premier League di bulan Agustus, Vidio juga menghadirkan penawaran paket dan harga yang lebih kompetitif.

Pimpin Industri OTT di Indonesia

Sutanto Hartono, CEO Vidio, menyampaikan bahwa ia bangga jika Vidio terus memimpin industri OTT di Indonesia. Hal itu dilandasi atas konten lokal yang otentik. Selain itu, ia juga berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman menonton yang relevan dan menarik.

“Kami bangga Vidio terus memimpin industri OTT Indonesia. Keberhasilan ini lahir dari investasi pada konten lokal yang otentik, pemahaman mendalam terhadap audiens, serta tayangan olahraga kelas dunia. Kami berkomitmen menghadirkan pengalaman menonton yang relevan dan menarik, sekaligus mendukung ekosistem kreatif serta ekonomi digital Indonesia,” kata Sutanto.

Vivek Couto, Executive Director Media Partners Asia, menambahkan jika Vidio mampu bertahan di posisi ini melalui kombinasi antara konten orisinal lokal, tayangan olahraga, dan kemitraan yang solid.

“Indonesia terus menjadi salah satu pasar streaming paling dinamis dan kompetitif di Asia Tenggara. Vidio mampu mempertahankan posisi kepemimpinannya yang kuat melalui kombinasi strategis antara konten orisinal lokal, tayangan olahraga, dan kemitraan yang solid. Konsistensinya dalam menumbuhkan basis pelanggan sekaligus memperkuat engagement menjadi bukti nyata dari eksekusi strategi yang tepat dan berkesinambungan,” jelas Vivek.

Vidio yang merupakan bagian dari ekosistem Emtek Media dan memiliki lebih dari 45 juta pengguna aktif bulanan, semakin mengukuhkan diri sebagai platform streaming karya anak bangsa yang paling populer di Indonesia, menghadirkan hiburan premium, olahraga, dan budaya lokal bagi masyarakat luas.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Fildan dan Melly Lee Jadi Coach di D'Academy 8, Siap Begadang Demi Lahirkan Bintang Baru

Muhammad Farih Fanani, Septika ShidqiyyahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan