Salon RnB Anniversary ke-3, Rilis Lagu Do What We Do yang Dirancang untuk Menginspirasi Perempuan

Proyek ini sepenuhnya digarap oleh para anggota Salon RnB.

Diterbitkan 24 Mei 2025, 18:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Kolektif R&B asal Jakarta yang seluruh anggotanya perempuan, Salon RnB, merayakan ulang tahun ketiga mereka dengan merilis single debut bertajuk “Do What We Do.”

Lagu ini bukan sekadar karya musik, melainkan deklarasi tentang kebebasan, solidaritas, dan kekuatan kolektif yang telah mereka bangun selama tiga tahun terakhir.

“Do What We Do” menggabungkan nuansa R&B awal 2000-an dengan sentuhan modern. Liriknya menonjolkan semangat percaya diri dan solidaritas perempuan, seperti pada penggalan “Me and my girls, we’re about to step out / You don’t even know what’s about to go down...”

“Do What We Do” menjadi simbol semangat mereka dalam mengekspresikan kejujuran emosional dan keberanian artistik di tengah industri musik yang terus berkembang.

Menurut keterangan tertulis yang diterima awak media, lagu ini dirancang untuk menginspirasi perempuan agar tampil penuh keyakinan, baik secara harfiah maupun kiasan. Setiap anggota Salon RnB menyumbangkan karakter vokal yang berbeda, menciptakan harmoni yang kuat dan berlapis.

Penggarapan Lagu

Setiap musisi membawa karakter vokal, warna suara, dan emosi yang unik, menjadikan lagu ini pengalaman mendengarkan yang kaya dan berlapis. Produksi oleh KLAV (Keshia Aita) menyatukan groove yang halus, harmoni yang menggoda, dan beat yang kuat—menjaga akar R&B sambil mendorongnya ke arah inovasi modern.

Lagu ini adalah hasil kolaborasi sejati—ditulis, diproduksi, dan dibawakan sepenuhnya oleh para perempuan dari Salon RnB. Lagu ini mewakili nilai-nilai inti kolektif ini: kemandirian artistik, kejujuran emosional, dan ekspresi diri yang berani.

Merayakan 3 Tahun Salon Rnb

Didirikan pada Juli 2022 oleh Moneva, RL Klav, dan Almira, Salon RnB berawal dari kolaborasi santai yang lahir dari kecintaan yang sama terhadap musik R&B dan keinginan untuk menciptakan ruang bagi suara perempuan di lanskap musik Indonesia.

Dalam tiga tahun terakhir, kolektif ini telah berkembang menjadi sisterhood yang mendorong batas genre, memperluas formasi mereka dengan kehadiran Karina Christy, Madukina, Noni, dan Sade Susanto.

Bersama-sama, ketujuh perempuan ini telah menciptakan jalur unik mereka sendiri di skena musik Indonesia—tampil di berbagai festival besar seperti The Sounds Project, Synchronize Festival, Joyland Festival, Java Jazz Festival, Flavs Festival, dan Pesta Pora—dan kini memfokuskan diri pada karya orisinal yang diproduksi sendiri, mencerminkan pengalaman dan visi mereka.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Blue Dragon Series Awards 2026 Digelar 31 Juli, Ini Nominasinya

Zulfa Ayu Sundari, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan