Sinopsis Film Cocote Tonggo, Ayushita - Dennis Adhiswara Hadapi Pedasnya Gunjingan Tetangga

Cocote Tonggo mengangkat kisah Luki (Dennis Adhiswara) dan Murni (Ayushita), pasangan penjual jamu kesuburan yang belum dikaruniai anak.

Diterbitkan 17 Mei 2025, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Film komedi terbaru Cocote Tonggo meramaikan layar bioskop Indonesia sejak 15 Mei 2025. Seperti terlihat dari judulnya, film garapan sutradara Bayu Skak ini mengangkat soal kehidupan keluarga di tengah gunjingan tetangga. 

Seperti apa sinopsis film ini?

Cocote Tonggo mengangkat kisah Luki (Dennis Adhiswara) dan Murni (Ayushita), pasangan penjual jamu kesuburan yang belum dikaruniai anak.

Kehidupan mereka diwarnai oleh gunjingan tak berujung dari tetangga, terutama Bu Pur (Asri Welas), yang menambah tekanan pada pasangan tersebut. Demi menjaga nama baik toko jamu warisan keluarga, mereka nekat berpura-pura hamil dan mengakui seorang bayi yang mereka temukan sebagai anak kandung mereka.

Selain nama yang telah disebut, Cocote Tonggo juga dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris ternama Indonesia. Antara lain Bayu Skak, Sundari Soekotjo, Brilliana Arfira, Ika Diharjo, dan para pemain lainnya.

Dialog Bahasa Jawa

Seperti diberitakan sebelumnya, pengambilan gambar Cocote Tonggo dilakukan di sejumlah kawasan bersejarah seperti Laweyan dan Lokananta, Solo.

Keunikan film ini juga terletak pada penggunaan Bahasa Jawa Mataraman khas Solo dalam dialognya.

"Kami berharap Cocote Tonggo bisa menjadi tontonan yang segar dan memberikan sudut pandang baru tentang kebiasaan masyarakat yang suka membicarakan orang lain tanpa introspeksi diri," ujar Bayu Skak dalam acara syukuran film ini di Solo, Jawa Tengah, pada September 2024 lalu. 

Kolaborasi Pertama

Cocote Tonggo sendiri menjadi kolaborasi pertama antara SKAK Studios, yang didirikan oleh Bayu Skak bersama Ricky Ramadhan Setiyawan dan Henny Myranda Nusaputri, dengan Tobali Film.

Tobali Film, yang merupakan generasi kedua dari Tobali Indah Film yang berdiri sejak 1968, kembali fokus pada produksi film layar lebar melalui proyek ini.

Sahli Himawan, pemilik Tobali Film, melihat potensi besar dalam Cocote Tonggo.

"Kami ingin menciptakan film komedi yang lucu dengan bahasa Jawa yang mudah dimengerti. Mas Bayu Skak telah membuktikan bahwa film dengan bahasa daerah bisa sukses besar," ungkap Sahli Himawan.

Filomografi Bayu Skak

Sebelumnya, Bayu Skak telah mengarahkan beberapa film sukses, termasuk Yowis Ben yang berhasil menarik lebih dari 1 juta penonton. Pada 2024, Bayu kembali mencuri perhatian lewat film Sekawan Limo yang mencatatkan lebih dari 2,5 juta penonton.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Sinopsis Film A Score to Settle: Aksi Balas Dendam Penuh Emosi Nicolas Cage di Vidio

Ratnaning Asih, Zulfa Ayu SundariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan