Rayen Pono Minta Ahmad Dhani Hadapi Proses Hukum dengan Jantan

Rayen Pono bulat dengan keputusannya melanjutkan kasus ini ke jalur hukum.

Diterbitkan 16 Mei 2025, 12:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Rayen Pono membantah komunikasi Dhani setelah permintaan maaf dugaan penghinaan.
  • Dhani hanya WA Rayen soal kesalahan nama di TV, bukan permintaan maaf serius.
  • Rayen Pono akan melanjutkan kasus ke jalur hukum dan berharap Dhani kooperatif.

Liputan6.com, Jakarta Rayen Pono menyebut tak adanya komunikasi dari musisi Ahmad Dhanish, setelah sang musisi menyampaikan permintaan maaf atas dugaan penghinaan. Dhani yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI, diketahui sempat disidang oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dan dinyatakan terbukti melanggar kode etik, salah satunya dugaan penghinaan yang dipersoalkan Rayen.

Rayen Pono mengungkapkan bahwa Ahmad Dhani memang sempat menghubunginya lewat pesan WhatsApp. Alih-alih meminta maaf, pentolan Band Dewa 19 itu menginformasikan tentang stasiun televisi yang salah menuliskan nama Rayen, yang sebenarnya sudah selesai.

"Nggak ada (menghubungi). Ahmad Dhani itu terakhir WA saya itu, saya ulang ya biar semua clear ya, terakhir WA saya itu terkait ada kesalahan Kompas TV menulis nama saya di running text berita. Dari Ryan Pono menjadi Ryan Pohon, dan itu sudah diklarifikasi sama pihak Kompas TV, dan meminta maaf secara langsung by chat WA dan saya sudah nganggap clear," ujar Rayen Pono di Polda Metro Jaya, Kamis (15/4/2025).

"Dhani dengan capture-an itu Rayen Pohon ini dia WA saya, dia bilang, 'Bro ini TV kurang ajar ini harus dituntut juga'. Secara nggak langsung itu bentuk dari ngenye juga ya, dan dia tidak pernah menganggap semua ini serius dan saya nggak bales," sambung Rayen Pono.

Tempuh Jalur Hukum

Rayen bulat dengan keputusannya melanjutkan kasus ini ke jalur hukum. Apapun hasilnya nanti, menurutnya itu sudah menjadi kewenangan yang berwajib.

"Proses hukum aja, proses hukum. Apapun menjadi output hukum, itu kan kewenangan dari penegak hukum. tapi yang pasti gini, kami mau ini semua bisa berjalan sesuai mekanisme," ungkapnya.

Berharap Kooperatif

Rayen pun berharap Dhani kooperatif jika dipanggil oleh pihak penyidik, terkait laporannya. Ia meminta Dhani hadir menghadapinya, tanpa dalih apapun untuk mangkir. 

"Saya tagih gentleman-nya itu, kejantanannya itu. Termasuk nanti kalau dipanggil pihak penyidik harus hadir, jangan nggak hadir. Jangan dengan narasi apapun tidak hadir. Semua harus dihadapi dengan jantan," katanya.

Permintaan Maaf

Lebih lanjut Rayen menyoroti permintaan maaf Dhani usai menjalankan sidang di MKD. Ia mengaku punya pandangan tersendiri atas sikap Dhani yang dinilai sudah menghina keluarganya.

"Sebenernya sanksi yang kita mau juga subjektif juga, tapi bukan permintaan maaf karena terlalu receh kan. Jadi jangan lagi ada kita diframe permintaan maaf, nggak, sudah lewat fase itu. Kalau merasa tidak bersalah, buktikan," ucap Rayen Pono.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Kenangan Terakhir Temon Bersama Anak, Sempat Dampingi Wisuda Sebelum Meninggal

M Altaf Jauhar, Zulfa Ayu SundariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan