10 Rekomendasi Film Keluarga yang Bisa Ditonton di Netflix Saat Long Weekend

Jelajahi beragam rekomendasi film keluarga terbaik dari Indonesia dan mancanegara, mulai dari animasi hingga drama, untuk mengisi waktu long weekend bersama keluarga tercinta!

Diterbitkan 05 Mei 2025, 14:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Libur panjang kembali menyapa! Berdasarkan SKB 3 Menteri, Hari Raya Waisak 2569 BE yang jatuh pada Senin, 12 Mei 2025, telah ditetapkan sebagai hari libur nasional. Libur ini pun dilanjutkan dengan cuti bersama pada Selasa, 13 Mei 2025. Karena berdekatan dengan akhir pekan, masyarakat Indonesia berkesempatan menikmati long weekend selama empat hari berturut-turut, mulai dari Sabtu, 10 Mei hingga Selasa, 13 Mei 2025.

Momen libur panjang seperti ini tentu menjadi waktu yang tepat untuk berkumpul dan bersantai bersama keluarga. Salah satu cara terbaik mengisi waktu kebersamaan adalah dengan menonton film keluarga yang menghibur sekaligus penuh makna. Platform streaming seperti Netflix menawarkan beragam film keluarga yang bisa dinikmati oleh semua usia, mulai dari animasi lucu hingga drama menyentuh yang sarat nilai moral.

Untuk membantu Anda memilih tontonan terbaik, berikut Liputan6.com sajikan sejumlah rekomendasi film keluarga di Netflix. Film-film ini tak hanya menyuguhkan hiburan berkualitas, tetapi juga kisah yang menggambarkan kebersamaan, perjuangan, dan cinta dalam keluarga. Siapkan cemilan favorit dan selimut hangat, dan nikmati akhir pekan panjang yang penuh cerita bersama orang tercinta, Senin (5/5/2025).

1. Bolehkah Sekali Saja Ku Menangis (2024)

Film ini adalah sebuah eksplorasi emosional yang dalam tentang luka batin, kekuatan perempuan, dan proses penyembuhan. Diceritakan melalui sudut pandang Tari, seorang perempuan muda yang tumbuh dalam keluarga penuh konflik, film ini menyentuh sisi terdalam dari relasi antara trauma masa kecil dan keinginan untuk memulai hidup baru. Prilly Latuconsina tampil memukau dalam membawakan karakter Tari yang kompleks dan rentan.

Dengan pendekatan sinematik yang intim dan puitis, penonton diajak masuk ke ruang batin seseorang yang tampak kuat di luar, namun sebenarnya rapuh di dalam. Ketika Tari menemukan komunitas support group, babak baru dalam hidupnya dimulai.perjumpaan dengan Baskara yang juga terluka membuka jalan menuju pemahaman dan keberanian. Film ini bukan hanya tentang menangis, tapi tentang izin untuk menjadi manusia yang utuh, yang boleh merasa lemah. Cocok ditonton bersama keluarga remaja untuk membuka diskusi tentang kesehatan mental.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

2. My Annoying Brother (2024) Kisah ini membawa penonton pada dinamika hubungan kakak-adik yang rumit namun realistis. Kemal, seorang atlet yang hidupnya berubah drastis akibat cedera, terpaksa tinggal bersama kakaknya, Jaya, yang baru bebas dari penjara. Hubungan mereka penuh gesekan, Jaya menyebalkan, egois, dan keras kepala, sementara Kemal terjebak dalam keputusasaan karena kariernya tamat. Namun, di balik candaan dan konflik kecil, tumbuh ikatan emosional yang kuat. Film adaptasi Korea ini menunjukkan bahwa meskipun kita sering bertengkar dengan saudara, pada akhirnya mereka adalah orang yang paling mengenal dan mendukung kita. Cerita ini ringan, menyentuh, dan penuh momen lucu yang membuatnya cocok ditonton bersama keluarga untuk memahami pentingnya kehadiran satu sama lain.

Halaman
Show All
Fitriyani Puspa Samodra, Fadila AdelinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan