Lady Rara Temukan Talenta Dangdut di Audisi D'Academy 7 Prabumulih

Lady Rara, juri D'Academy 7 di Prabumulih, temukan talenta dangdut berkarakter di audisi offline yang digelar Minggu, 27 April 2025.

Diterbitkan 28 April 2025, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Audisi terbuka D'Academy 7 di Prabumulih, Sumatera Selatan, sukses digelar Minggu, 27 April 2025. Acara yang berlangsung di Gedung Kesenian Rumah Dinas Walikota Prabumulih ini menyedot perhatian 321 peserta dari berbagai wilayah. Kehadiran Lady Rara, jebolan LIDA 2018 asal Prabumulih, sebagai juri utama menambah semarak acara dan memberikan inspirasi bagi para peserta muda berbakat ini.

D'Academy 7, ajang pencarian bakat menyanyi dangdut yang telah melahirkan banyak bintang besar seperti Lesti Kejora, kembali hadir dengan audisi offline di lima kota besar. Setelah sukses menggelar audisi online, Indosiar memberikan kesempatan bagi calon bintang dangdut untuk menunjukkan bakatnya secara langsung. Audisi ini menjadi kesempatan emas bagi siapa pun yang memiliki bakat menyanyi dangdut dan bermimpi mengikuti jejak para pendahulunya.

Proses audisi yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB ini berjalan lancar dan meriah. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya di depan juri yang berpengalaman. "Aku sangat bangga melihat semangat mereka. Banyak peserta yang tampil dengan percaya diri dan punya karakter vokal yang kuat. Ini jadi modal penting untuk bisa melangkah ke panggung besar D'Academy," ujar Lady Rara, juri D'Academy 7 di Prabumulih.

D'Academy 7: Jejak Bintang Dangdut dari Prabumulih

Lady Rara, penyanyi dangdut kenamaan asal Prabumulih, turut berperan penting dalam audisi D'Academy 7 di kota kelahirannya. Kehadirannya diharapkan dapat menginspirasi peserta dan meningkatkan kualitas penilaian audisi. Lady Rara sendiri merupakan bukti nyata kesuksesan ajang pencarian bakat ini, sehingga kehadirannya menjadi motivasi tersendiri bagi para peserta.

Audisi di Prabumulih merupakan bagian dari rangkaian audisi offline D'Academy 7 yang diadakan di lima kota besar di Indonesia. Selain Prabumulih, audisi offline juga diadakan di Makassar, Sidoarjo, Samarinda, dan Jakarta. Masing-masing kota menghadirkan juri yang berbeda, menambah daya tarik dan persaingan yang ketat di antara para peserta.

Indosiar, sebagai penyelenggara, berharap audisi offline ini dapat menjangkau lebih banyak talenta dangdut di seluruh Indonesia. Dengan adanya audisi offline, masyarakat yang memiliki keterbatasan akses internet dapat berpartisipasi secara langsung dan menunjukkan bakatnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Setelah sukses menggelar audisi online sejak 5 Februari hingga 4 Mei 2025, Indosiar melanjutkan pencarian bakat dengan audisi offline di lima kota besar. Audisi offline ini memberikan kesempatan bagi peserta yang mungkin kesulitan mengikuti audisi online untuk menunjukkan kemampuannya secara langsung. Makassar menjadi kota pertama yang menyelenggarakan audisi offline pada 20 April 2025, disusul oleh Prabumulih pada 27 April 2025. Selanjutnya, audisi akan berlanjut ke Samarinda pada 4 Mei 2025, dan diakhiri di Jakarta pada tanggal yang sama. Setiap kota menghadirkan juri yang berbeda, yang semuanya merupakan jebolan D'Academy. Para juri yang bertugas di lima kota tersebut adalah nama-nama besar di industri musik dangdut Indonesia. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan penilaian yang objektif dan memotivasi para peserta untuk memberikan penampilan terbaiknya. Hal ini juga selaras dengan pernyataan Harsiwi Achmad, Direktur SCM, yang berharap kehadiran para juri dapat memotivasi peserta untuk memberikan kemampuan terbaik merebut tiket untuk tampil di panggung megah D'Academy 7 di Jakarta.

Halaman
Show All
Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan