Mimpi Pertama Haidar Rasyad Bersama Ayahnya Mat Solar di Malam Takbiran

Haidar Rasyad, putra almarhum Mat Solar, menceritakan pengalaman emosional saat didatangi ayahnya dalam mimpi sebelum Lebaran.

Diterbitkan 03 April 2025, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ketupat sayur dan rendang menjadi hidangan yang selalu dinantikan oleh Mat Solar setiap Lebaran. Meskipun tahun ini hidangan tersebut tetap disajikan, rasa kangen akan kehadiran ayahnya sangat terasa. 'Ya pasti buat anak-anaknya, tapi ya itu, kangen,' ungkap Haidar dengan penuh emosi.

Rasa kehilangan semakin mendalam ketika Haidar menyadari bahwa ini adalah Lebaran pertama tanpa sang ayah. 'Menurutku ya, paling deket (ayah) sama aku, karena kakakku juga udah enggak di rumah. Sisa aku doang sama mama, jadi aku pasti aku kangen banget sama ayah,' tuturnya.

Kenangan Terindah Bersama Sang Ayah

Haidar menceritakan betapa dekatnya ia dengan Mat Solar. Setiap hari, ia selalu menjaga dan menemani ayahnya, baik saat membaca maupun saat melakukan aktivitas lainnya. 'Setiap hari aku jaga ayah, selalu lihatin ayah, kalau lagi baca atau apa. Aku juga selalu bantu ayah untuk berdiri dan lain-lain,' jelasnya.

Hubungan mereka yang erat membuat momen Lebaran kali ini terasa sangat berbeda. Haidar merasakan kekosongan yang mendalam tanpa kehadiran Mat Solar. 'Aku pasti kangen banget sama ayah,' ujar Haidar dengan mata yang berkaca-kaca, menandakan betapa besar cintanya kepada sang ayah.

Mat Solar, yang bernama asli Nasrullah, meninggal dunia pada usia 62 tahun setelah berjuang melawan infeksi paru-paru dan stroke selama dua tahun terakhir. Kehilangan ini tidak hanya dirasakan oleh Haidar, tetapi juga oleh seluruh keluarga dan penggemar Mat Solar yang mengenang kehangatan dan kebaikan hatinya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Aditia Saputra, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan