Ulasan Konser Isyana Sarasvati Lost in Harmony: Digelar Spektakuler dan Banyak Kejutan Kolaborasi di Atas Panggung Megah

Bertajuk Lost In Harmony: A Decade Live Concert, konser perayaan 10 tahun perjalanan bermusik Isyana Sarasvati telah digelar megah dan spektakuler di Istora Senayan, Jakarta, pada Sabtu (16/11/2024).

Diterbitkan 17 November 2024, 20:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Kalian pasti enggak biasa ya lihat aku tampil dengan kostum kayak begini? Ya enggak apa-apalah sesekali terbuka. Ini kupakai spesial untuk kalian yang ikut merayakan 10 tahun perjalanan Isyana Sarasvati!" ucapnya semangat dilanjut tengan tembang "Biarkan Aku Tertidur dan "Lagu Mimpi".

Setelah itu, Isyana berganti kostum lagi dengan gaun merahnya. Ia kembali membawakan tembang-tembang selanjutnya sambil ikut menari bersama backup dancer. Setelahnya, Isyana memasuki sesi kolaborasi mengejutkan bersama sejumlah artis hingga keluarganya.

 

Kolaborasi Bersama Sejumlah Penyanyi dan Suami

Memasuki sesi kolaborasi, Isyana Sarasvati mengawalinya dengan penampilan bersama Afgan dalam lagu "All or Nothing". Setelahnya, Mahalini tampil menyanyikan "Sekali Lagi" dengan apik. Setelah berganti kostum, Isyana muncul lagi membawakan "Aku Rindu", "Ragu Semesta" dengan tirai orkestra yang dibuka, disusul dengan "Di Batas Waktu".

Penampilan kolaborasi Isyana berlanjut dengan Rendy Pandugo yang membawa gitarnya membawakan "Mad". Vidi Aldiano juga ikut tampil membawakan "Pesta" bersama iringan koor yang kompak. Setelah itu, GAC tampil membawakan "Heaven" dilanjut kolaborasi dengan Isyana dalam lagu "Terpesona".

Kejutan masih berlanjut dengan penampilan Isyana Sarasvati membawakan lagu "Home" bersama suaminya, Rayhan Maditra Indrayanto. Setelah itu, pasangan ini makin romantis dengan mengenang masa-masa perkenalan mereka yang sudah 17 tahun. Kemesraan berlanjut dengan lagu "1+1" yang diciptakan secara spontan saat hari pernikahan mereka pada 2 Februari 2020 lalu.

 

Momen Bareng Keluarga dan Kolaborasi Mengejutkan

Penampilan berikutnya, Isyana bernyanyi dengan kakaknya, Rara Sekar, membawakan lagu "Luruh" dengan penuh penghayatan. Setelahnya, keduanya langsung menyusul orang tua mereka untuk bernyanyi bersama. Momen ini diakui Isyana dan Rara merupakan pertama kalinya mereka bernyanyi sebagai keluarga di atas panggung.

Rayhan juga ikut dalam momen bersama keluarga istrinya ini dengan menyanyikan lagu "Java Jive" dari The Manhattan Transfer yang diakui oleh ayah Isyana merupakan lagu favorit mereka tiap kali berada di dalam mobil. Setelah itu, Isyana melanjutkan performa dengan "Kau Adalah" dan "Anganku Anganmu".

Setelah itu, sesi dilanjut lagi dengan penampilan lagu-lagu kencang. Setelah "Ada-Ada Aja", Isyana langsung menggebernya dengan "Il Signo". Satu hal yang mengejutkan, dalam lagu ini Isyana diiringi oleh Deadsquad dan berduet dengan Anggun C. Sasmi. Kolaborasi pun ditutup dengan munculnya gitaris legendaris Marty Friedman mengiringi gitaran lagu "My Mystery".

 

Konser yang Bisa Dinilai Spektakuler

Jelang konser berakhir, Isyana memberikan suguhan menarik saat menyanyikan "Pendekar Cahaya". Ia bernyanyi di udara dengan menggunakan sling. Nomor "Unlock the Key" dan "Lexicon" menutup perayaan 10 tahun karier Isyana Sarasvati, menandai Isyana memang tengah berfokus pada genre metal.

Secara keseluruhan, konser Isyana Sarasvati Lost in Harmony ini bisa dinilai hampir sempurna dan spektakuler. Dari konsep panggung, penataan cahaya, para penari, pemain band, artis kolaborasi, hingga penampilan Isyana sendiri, sudah sangat menggigit.

Alhasil, bisa dianggap bahwa konser ini berhasil memuaskan para penggemarnya, Isyanation. Mereka serta para penonton lainnya yang sudah mengeluarkan kocek pun tak rugi setelahnya. Menurut pantauan kami, setelah konser berakhir, hampir semua penonton masih membicarakan aksi-aksi spektakuler Isyana selama tampil di konser Lost in Harmony.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan