Luna Maya Spill Peran Intimacy Coach Saat Syuting Adegan Dewasa di Serial Main Api dengan Darius Sinathrya

Melakoni sejumlah adegan dewasa bareng Darius Sinathrya di serial Main Api, Luna Maya menguak peran intimacy coach yang bikin pemain aman dan nyaman.

Diperbarui 15 November 2024, 23:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Ada sejumlah catatan penting dari Luna Maya selama syuting serial Main Api bareng Darius Sinathrya. Saat mengeksekusi sejumlah adegan dewasa, mereka mempersiapkan diri dengan workshop agar di lokasi syuting tak merasa canggung.

Workshop didampingi sutradara Rizal Mantovani dan intimacy coach (IC), Putri Ayudya. Bintang film Suzzanna Beranak Dalam Kubur menyebut peran IC sangat krusial untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para pelakon.

“Adanya intimacy coach yang membuat syuting kami sangat gampang dan nyaman. Itu sangat teknis sampai kami enggak merasa canggung. Pas kami reading, Mas Rizal sudah punya koreografi,” kata Luna Maya soal syuting Main Api.

Dalam workshop bersama IC dan sutradara, ia bareng Darius Sinathrya belajar koreografi juga memupuk kepercayaan dengan lawan main. Respek, kepercayaan, dan profesionalisme adalah tiga kata kunci yang wajib dipegang.

Peran Besar Intimacy Coach

Berbincang dengan Showbiz Liputan6.com di Jakarta, pekan ini, Luna Maya mengingatkan adegan dewasa dalam serial Main Api bukan untuk gaya-gayaan atau biar viral lalu menyerap jutaan penonton. Adegan itu kebutuhan cerita. Karenanya, peran IC jadi sangat krusial.

“Kami workshop dari trusting, koreografi, bahkan saya ingin mengucap terima kasih kepada Mbak Putri Ayudya sebagai IC. Dia tersertifikasi sebagai IC, bukan abal-abal. Mbak Putri ada di lokasi, mengecek semuanya,” beri tahu Luna Maya.

“Bahkan punya alat dari permen, celana dalam khusus laki-laki yang melindungi bagian intim, termasuk untuk cewek itu lengkap semua. Bahkan ada bola supaya antara badan pemain satu dan lainnya ada jarak tapi tidak terlihat. Sebegitu profesionalnya,” urainya.

Selain IC, Produser Hitmaker Studios, Rocky Soraya menerapkan protokol superketat terkait pengambilan gambar hingga proses pengiriman fail adegan demi adegan dari lokasi syuting menuju meja editor.

Protokol Ketat di Lokasi Syuting

Pertama, setiap ada adegan dewasa, set di lokasi syuting ditutup. Yang boleh masuk hanya 6 hingga 7 orang termasuk pemain, sinematografer, dan sutradara. Ponsel, apapun alasannya, tidak boleh dibawa ke lokasi syuting demi keamanan dan kenyamanan bersama.

“(Kedua) yang aku benar-benar apresiasi adalah memori card hanya tertuju pada satu orang. Yang menerima di kantor harus tanda tangan. Jadi proses sampai di ruang editing itu hanya melibatkan satu kurir dan penerima yang bertanggung jawab,” ungkap Luna Maya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Andainya amit-amit terjadi kebocoran adegan dewasa, maka mudah dilacak alurnya ke mana dan siapa pelakunya. Tak heran jika Luna Maya dan Darius Sinathrya merasa aman sekaligus nyaman melakoni adegan “berisiko” ini.

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan