Sukses dengan Terpaku di Hatimu, Tresna Band Luncurkan Single Baru Berjudul Jangan Paksa Aku

Tresna Band dibentuk pada 22 Maret 2022, terdiri dari Hilman Apriandi (vokalis), Ardian Sandi Hidayat (gitaris), Mochamad Arizal (bassis), dan Krisna Bagus Satriani (gitaris). 

Diperbarui 04 November 2024, 15:19 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Tresna Band, grup musik asal Cimahi, Jawa Barat, berhasil mencuri perhatian lewat single remake mereka “Terpaku di Hatimu,” yang sebelumnya dipopulerkan oleh Hijau Daun. Versi Tresna Band berhasil meraih sukses dan memberikan mereka pijakan yang kuat dalam industri musik Indonesia.  

Kini, menjelang akhir 2024, Tresna meluncurkan single baru berjudul "Jangan Paksa Aku." Lagu ini merupakan karya Ima, istri dari hitmaker Fery Hudaya, yang juga sukses dengan lagu “Hingga Tua Bersama.” Lagu ini mengangkat tema cinta dan ditargetkan mampu memperkokoh eksistensi Tresna di dunia musik.

Single terbaru ini dikembangkan bersama musisi berpengalaman seperti Gan Gan Sahara dan Yon Dygta. Menurut Ardian, yang mewakili Tresna, lagu “Jangan Paksa Aku” bercerita tentang seseorang yang ingin melanjutkan hidup dan move on dari hubungan yang toxic. 

Meski pasangan tersebut selalu berusaha mempertahankan hubungan, perasaan kecewa akibat pengkhianatan dan sikap pasangan yang tidak tulus membuat seseorang tak lagi ingin dipaksa bertahan.

 

Kekuatan Lirik yang Menyentuh

Lagu “Jangan Paksa Aku” memiliki lirik yang mendalam dan cocok bagi mereka yang menyukai lagu bertema cinta penuh emosi. Beberapa penggalan liriknya memperlihatkan kesedihan dan kepahitan dalam hubungan, seperti:

>"Sakitnya dihianati/Ini hati bukan mainan/Kata maaf kau ucapkan/Dengan kesalahan yang sama/Hati ini bukan kayu/Tak bisa dipaksa lurus/Cinta perlu rasa tulus/Bukan karena sandiwaramu..."

Tresna Band, yang dibentuk pada 22 Maret 2022, terdiri dari Hilman Apriandi (vokalis), Ardian Sandi Hidayat (gitaris), Mochamad Arizal (bassis), dan Krisna Bagus Satriani (gitaris). Para anggotanya merupakan musisi yang juga memiliki profesi lain. Hilman, misalnya, selain bernyanyi juga bekerja sebagai mekanik di perusahaan keluarga dan sering melakukan live streaming di TikTok. Ardian, yang lahir di Sukabumi pada 6 Juli 1993, menjalankan usaha kecil di bidang penjualan batu permata atau akik serta membuka layanan home studio recording.

Mochamad Arizal, yang lahir di Bandung pada 28 September 1991, bekerja di bagian administrasi pada perusahaan tambang batu andesit, sementara Krisna, yang berasal dari Pekalongan dan lahir pada 12 Januari 1994, memiliki profesi sebagai videografer. Bersama Tresna Band, mereka percaya diri untuk terus maju dan bersaing dalam industri musik Indonesia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Aditia Saputra, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan