Mengantongi Sertifikasi ISO 9001 dan ISO 27001, SNC.ID Menjamin Kualitas Layanan dan Jasa Keamanan Siber

Dengan menerima kedua sertifikasi tersebut, snc.id memiliki kepastian standar mutu dalam layanan dan jasa keamanan siber kepada pelanggan.

Diperbarui 18 Februari 2023, 10:41 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta SNC.ID telah menerima sertifikasi ISO 9001:2015 dan ISO 27001:2013 dari British Standart Institution (BSI). Chief Information Security Officer snc.id, Bruce Hanadi, menjelaskan bahwa dengan memperoleh ISO 9001:2015, hal ini akan menstandardisasi semua proses bisnis terutama dari sisi backoffice dan manajemen yang dilakukan di lingkungan snc.id.

Sedangkan ISO 27001 akan memastikan snc.id memenuhi standar kualifikasi khususnya pada industri cyber security alias keamanan siber. Dengan menerima kedua sertifikasi tersebut, Bruce menjelaskan bahwa snc.id memiliki kepastian standar mutu dalam layanan dan jasa kepada pelanggan.

"Dengan adanya ISO 9001 dan 27001, pelanggan akan menerima jaminan standar mutu tertentu atas pelayanan dan jasa yang dilakukan oleh pihak snc.id dan adanya kepastian bahwa standar mutu tersebut tidak akan turun," jelas Bruce dalam acara Joint Planning Session SNC and SATSIBER, di Penang Bistro, Jakarta (15/2/2023).

Sertifikat ISO/IEC 27001 dan ISO 9001 yang diberikan kepada snc.id diterbitkan oleh British Standard Institution yang memiliki standar akreditasi internasional. Persyaratan standardisasi ini sangat ketat.

 

Tahapan yang Cukup Panjang

Proses yang dilalui untuk mendapatkannya juga melalui tahapan yang cukup panjang. Bruce menyebut bahwa dalam proses standardisasi ISO, snc.id telah melalui beberapa tahapan.

Mulai dari melakukan sosialisasi pentingnya ISO 9001 dan 27001 di seluruh lapisan karyawan snc.id, hingga memastikan seluruh standar operasional prosedur (SOP) yang sudah dibuat dijalankan dengan tertib.

"Sejumlah tahapan proses standardisasi yang dilakukan diantaranya melakukan sosialisasi atau awareness pentingnya ISO 9001 dan 27001 di seluruh lapisan karyawan snc.id, adanya komitmen dari top level manajemen snc.id untuk meraih ISO 9001 dan 27001, hingga memastikan seluruh SOP yang sudah dibuat dijalankan dengan tertib berikut evidence-evidence-nya," imbuh Bruce.

Penyerahan sertifikasi oleh BSI ini juga disaksikan oleh perwakilan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Dalam kesempatan ini, Direktur Keamanan Siber dan Sandi Industri Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Intan Rahayu, menjelaskan pentingnya ISO/IEC 9001:2015 dan 27001:2013.

 

 

Harus Bersiap dengan Keamanan Siber

Intan menjelaskan, ISO 9001 merupakan standar internasional untuk sistem manajemen mutu. Standar ini menyediakan panduan untuk menerapkan sistem manajemen mutu yang efektif dan memastikan bahwa organisasi terus meningkatkan kualitas produk atau jasa yang diterima oleh pelanggan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Sementara itu, ISO 27001 adalah standar internasional untuk manajemen keamanan informasi. Standar ini menyediakan panduan untuk mengimplementasikan sistem keamanan informasi yang efektif dan memastikan bahwa informasi yang dikumpulkan, disimpan, dan diteruskan oleh organisasi terlindungi dari kerugian atau kerusakan. "Semua perusahaan harus bersiap dengan keamanan siber, karena yang menjadi pertanyaan bukan apakah kita akan terkena serangan siber tapi kapan kita akan terkena serangan siber? Dan di tahun 2023 ini juga ada 6 tren keamanan siber yang akan muncul," jelas Intan. "Yaitu: privasi dan tekanan yang lebih besar, zero trust menggantikan VPN, deteksi ancaman serta tools respon menjadi mainstream, peningkatan permintaan manajemen risiko dari pihak ketika, banyak organisasi yang akan melakukan outsourcing cybersecurity dan asuransi keamanan siber," lanjutnya.    

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan