Grup Idol K-Pop Virtual MAVE: Debut dengan Pandora, Datang dari Masa Depan

Tanda baca di nama MAVE: dan juga para personelnya, merupakan petunjuk mengenai latar belakang mereka.

Diterbitkan 26 Januari 2023, 10:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Seoul - MAVE: yang debut di jagat K-Pop pada hari ini, Rabu (25/1/2023), datang dengan membawa sebuah konsep unik. Mereka bukan manusia, tapi idol virtual.

Dilansir dari Korea Joongang Daily, MAVE: adalah grup dari agensi Metaverse Entertainment. Nama grup ini berasal dari kata “Make New Wave” yang menyiratkan makna bahwa mereka ingin membuat gelombang baru di industri K-Pop.

Ada empat anggota MAVE: yakni MARTY:, TYRA:, ZENA: dan SIU: yang diperkenalkan pada 11 Januari lalu. Allkpop mewartakan bahwa masing-masing member memiliki sifat yang unik satu sama lain.  

Keempatnya merupakan simbol dari musim, emosi, dan bahasa yang berbeda. Masing-masing anggota juga memiliki logo yang berlainan.

Makna Tanda Baca

Grup ini memiliki latar belakang cerita fiktif, yang mengisahkan bahwa kuartet ini datang dari masa depan, dan terdampar di bumi. Mereka hendak mencari kebebasan dalam hal emosi.

Tanda baca di nama grup ini dan juga para personelnya, merupakan petunjuk mengenai latar belakang mereka.

Pandora

Sebagai debut, kuartet ini memperkenalkan diri kepada publik dengan lagu “Pandora.” Lirik di bagian awal lagu ini menceritakan keputusasaan, tapi berakhir dengan pesan penuh asa.

Lagu ini menjadi bagian dari album perdana mereka, yang bertajuk “Pandora’s Box” yang juga memuat lagu “Wonderland (Idypia).”

Tak hanya musik, MAVE: diperkirakan juga akan tampil dalam game, webtoon, dan dunia metaverse. 

Bisnis Metaverse

Metaverse Entertainment sendiri adalah anak perusahaan publisher  game Netmarble. Kepemilikannya 50 persen dikuasai Netmarble F&C dan 40 persen oleh Kakao Entertainment.

Didirikan pada Agustus 2021, Metaverse Entertainment memiliki spesialisasi dalam bisnis yang berhubungan dengan metaverse.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Fariz RM Merasa Dikhianati Orang yang Pernah Dibantu, Soroti Etika dalam Kasus Hak Cipta

Ratnaning Asih, Meiristica NurulTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan