Sukses

Tata Janeeta Duet Bareng Deolipa Project di Bandung, Bawakan Lagu Tak Bisa Kembali

Liputan6.com, Jakarta Grup band Deolipa Project sukses menggelar konser musik bertajuk Nyanyian Penyatu Negeri di Kota Bandung, Jawa Barat, pada 19 November 2022. 

Konser grup band yang dimotori Deolipa Yumara (vokal), Arya Setyadi (bass), Eghay (Keyboard), Eta Dipa (gitar 1), Fikri Khair (gitar 2), dan Leo Agustri (drum) digelar di Ballroom Hotel Grand Pasundan.

Selain membawakan lagu hit seperti "Mencari Kasih", "Ke Tanah Jawa" dan "Cengkeroeng" di konser Nyanyian Penyatu Negeri, Deolipa Project juga membawakan dua lagu terbaru.

"Lagunya berjudul Kembalilah Sayang dan Datang Dalam Kenangan," kata Deolipa Yumara melalui keterangan tertulis, Senin, 21 November 2022.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Konser Pembuka

Dijelaskan Deolipa Yumara, konser yang digelar di Bandung bukan cuma mengulang sukses konser serupa yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Akan tetapi, kata dia, konser tersebut menjadi pembuka rangkaian tur promo kedua lagu baru Deolipa Project yang akan menyambangi sejumlah kota besar di Indonesia.

 

 

3 dari 4 halaman

Duet dengan Tata Janeeta

Di atas panggung, Deolipa Project tak cuma tampil sendirian. Ada kehadiran Tata Janeeta yang membuat konser tersebut makin meriah.

Bersama mantan personel Dewi Dewi ini, Deolipa Project berduet membawakan lagu berjudul "Tak Bisa Kembali". Banyak penonton yang ternyata hapal lagu tersebut.

 

 

4 dari 4 halaman

Aksi Penyatuan Nasionalisme

Deolipa menyebut aksi panggungnya bersama Tata Janeeta bagian dari proses penyatuan nasionalisme. Tak hanya itu, ada kolaborasi positif yang dibangunnya bersama para penyanyi tenar itu.

"Dikarenakan konsep kita Nyanyian Penyatu Negeri Jilid 2 yang ingin menyatukan sisi nasionalisme dan pemersatu sebagai media apresiasi melalui nyanyian, selain itu juga menjadi bentuk suatu kolaborasi lintas generasi," lanjut Deolipa.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS