Pagelaran Sabang Merauke Kembali Digelar, Janjikan Pentas yang Lebih Megah dan Spektakuler

Pagelaran Sabang Merauke akan dihelat di Ciputra Artpreneur, Jakarta, selama dua hari yakni pada Sabtu-Minggu, 12-13 November 2022.

Diperbarui 29 Oktober 2022, 22:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Tingginya apresiasi pada penyelenggaraan Pagelaran Sabang Merauke edisi sebelumnya menandakan bahwa masyarakat merindukan pementasan seni budaya Nusantara yang berkualitas. Untuk itu kami berharap Pagelaran Sabang Merauke ini dapat menjadi social movement yang menggerakkan setiap orang, khususnya generasi muda untuk lebih mencintai dan semakin bangga dengan kearifan lokal dan budaya bangsa Indonesia," ujar Senior Vice President BCA, Norisa Saifuddin.

"Selain itu, pada pagelaran kali ini juga akan menghadirkan UMKM #BanggaLokal binaan BCA sebagai bentuk kepedulian BCA terhadap pelaku usaha lokal untuk lebih dikenal di masyarakat. Ke depan, BCA akan terus berkomitmen untuk melestarikan budaya Indonesia sebagai warisan bangsa,” tambahnya.

 

Lebih Megah

Pagelaran Sabang Merauke kali ini akan terasa lebih megah dengan pembaruan di sisi panggung, multimedia dan tentu saja tata suara dan aksi tarian tradisional. Dalam satu jam pertunjukan, para penonton akan diajak menyelami keindahan dan diharapkan pulang dengan membawa rasa bangga terhadap khazanah budaya bangsa. Untuk mendukung hal tersebut, Pagelaran Sabang Merauke kembali mendapuk sejumlah sosok penata tari tradisional dan modern yang terlibat antara lain Sandidhea Cahyo Narpati, Pulung Jati, Dian Bokir, dan Rizky Dafin.

“Ini adalah show yang ketiga setelah di Jogja dan di Djakarta Theater Juni kemarin. Banyak hal yang kami tingkatkan untuk membuat pertunjukkan ini jadi lebih baik. Tata panggung akan mengusung konsep Nusantara yang lebih glamour dengan tampilan multimedia yang lebih mewah. Lalu di wilayah koreografi dan busana juga kami sempurnakan agar nuansa persatuan Indonesia semakin kental terasa,” kata Sutradara Pagelaran Sabang Merauke, Rusmedi Agus menuturkan.

 

Tata Suara

Sementara itu, Kikan Namara didapuk sebagai music director sekaligus lead vocal bersama para penyanyi ternama lainnya seperti Mirabeth Sonia, Christine Tambunan, Taufan Purbo dan Alsant Nababan. Tak ketinggalan, Pagelaran Sabang Merauke juga akan semakin semarak dengan penampilan musisi generasi muda Swain Mahisa. Musikalitas Pagelaran Sabang Merauke akan semakin megah dengan hadirnya paduan suara dari Batavia Madrigal Singers. Nuansa etnik kedaerahan juga akan terasa makin kental berkat Kidung & team di bagian penata musik tradisional serta dukungan dari Ava Victoria & Team Orchestra.

“Berangkat dari kesuksesan dua pementasan sebelumnya, Pagelaran Sabang Merauke nanti akan melibatkan lebih banyak musisi dengan kehadiran Batavia Madrigal Singers. Kehadiran mereka yang berkolaborasi dengan para musisi etnik daerah akan menjadi sajian menarik sehingga membuat penonton semakin bangga terhadap budaya bangsa,” jelas Kikan.

 

Cultural Fair

Selain dapat menikmati seni pertunjukan di panggung utama, para pengunjung Pagelaran Sabang – Merauke juga akan diajak menyelami keragaman budaya Nusantara melalui cultural fair yang berlangsung di luar area pertunjukan. Tidak hanya itu, tak kalah penting juga akan ada festival UKM pilihan untuk membangkitkan semangat kebanggaan terhadap produk anak bangsa. Festival UKM ini melibatkan 39 UKM #banggalokal binaan BCA. Di sini, pengunjung dapat melihat produk-produk berkualitas karya anak bangsa.

Pagelaran Sabang Merauke mengusung konsep live Performance yang akan menyajikan 22 lagu yang berisikan 21 lagu daerah dan satu lagu nasional dan dirangkai secara harmonis. Untuk mewujudkan itu, pementasan akan melibatkan enam penyanyi nasional, 46 musisi tradisional dan modern, serta 144 penari profesional. Tak hanya itu, Pagelaran Sabang Merauke juga turut melibatkan choir Batavia Madrigal Singers, juara European Grand Prix for Choral Singing 2022.

Sebelum pertunjukkan dimulai, para penonton akan disambut prosesi Palang Pintu khas budaya Betawi yang merupakan simbolisasi Jakarta sebagai tuan rumah. Kemegahan pementasan ini juga akan terasa dari rangkaian busana adat dan etnic modern Nusantara yang disiapkan oleh berbagai desainer kenamaan seperti Era Sukamto, Ivan Gunawan, Iwan Tirta Private Collection, Ghea Panggabean, Denny Wirawan, Danny Satriadi, Priyo Oktaviano, Griya Ageman, Sanggar Kancil Art, Opi Bachtiar, Levico Butik, Laxmi Tailor, Rinaldi A. Yunardi, dan Bagas Nitorang.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Surya Hadiansyah, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan