Anisa Rahma Ceritakan Proses Persalinannya yang Maju Dua Minggu Lebih Cepat, Dramatis

Karena persalinannya lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya, Anisa Rahma dan suami belum melakukan persiapan apapun. Jadi, mereka berangkat ke rumah sakit dengan persiapan seadanya.

Diterbitkan 16 Oktober 2022, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Persalinan Darurat

Dalam kesempatan yang sama, dokter yang menangani Anisa Rahma juga memberikan penjelasan bahwa saat persalinan itu Anisa Rahma harus dibius total untuk mengurangi berbagai risiko.

"Karena bayinya kembar, ada posisi yang tidak memungkinkan untuk normal dan kita memutuskan untuk caesar. Tapi apa daya, mungkin Tuhan berkata lain. Dalam keadaan darurat saat itu, karena ketuban sudah pecah jadi kita putuskan persalinan darurat," kata Dokter Beeleonie.

"Dramanya adalah, punya bayi kembar, bayi kembarnya belum cukup bulan, ketiga mba Nisa baru saja disuntik pengencer darah, di mana tidak berani bius setengah badan, karena bisa terjadi komplikasi, begitu pendarahan itu terjadi, Annisa beresiko lumpuh. Sehingga memutuskan bius secara total," sambungnya.

 

Langsung Nangis

Beruntungnya, meski melalui proses yang begitu dramatis kedua bayi Anisa Rahma itu bisa lahir dengan lancar.

"Waktu itu syukurnya dengan bantuan Tuhan Yang Maha Kuasa, saat bayi kedua lahir juga langsung nangis. Cuma kendalanya tidak bisa lakukan inisiasi menyusui langsung karena Mba Nisanya sedang terbius total. Tapi syukurnya tindakan operasi berjalan semua dengan lancar gk ada kenadala yang bermakna, kedua bayi bisa nangis dengan baik," tambahnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Surya Hadiansyah, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan