Sukses

Mona Ratuliu dan Indra Brasco Panik Saat Pertama Tahu Sang Putri Ingin Akhiri Hidup

Liputan6.com, Jakarta Beberapa waktu lalu, putri pasangan Indra Brasco dan Mona Ratuliu yaitu Mima Shafa, membawa kabar mengejutkan. Ia mengumumkan bahwa selama tujuh tahun terakhir ini tengah berjuang mengenai kesehatan mental.

Bahkan, Mima Shafa mengungkap bahwa dirinya mengalami depresi hingga sempat ingin mengakhiri hidupnya. Beruntung Mima Shafa berhasil melewati masa-masa sulit tersebut.

Kendati demikian, sebagai orang tua Mona Ratuliu dan Indra Brasco tetap saja merasakan panik dan khawatir dengan kondisi kesehatan mental sang putri.

"Kita sih kaget yah panik, banyak khawatirnya juga. Tapi yah Indra sih galau banget, sedih, namanya anak perempuan," kata Mona Ratuliu dilansir dari tayangan YouTube Intens Investigasi baru-baru ini.

"Aku sih panik banget. Karena memang satu anak perempuan," sambung Indra Brasco.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Butuh Pertolonngan

Namun Mona Ratuliu dan Indra Brasco sepakat untuk tetap tenang dalam menghadapi masalah ini. Yang terpenting baginya adalah keselamatan sang putri.

"Aku waktu itu ngelihatnya Mima butuh pertolongan. Aduh bye bye deh galau, yang penting Mima ditolongin dulu saja jadi bener-bener menyelamatkan Mima itu prioritas nomor satu. Galaunya belakangan," terang Mona Ratuliu.

"Alhamdulillah dengan begitu, dia merasa ada support dari orangtua," imbuhnya.

 

3 dari 4 halaman

Menyesal

Yang pasti, Mona Ratuliu menyebut bahwa Mima sudah menyesali perbuatannya itu. Indra Brasco dan Mona Ratuliu juga tidak mau terlalu menekan sang putri dengan terlalu banyak menanyakan kepada sang putri mengenai masalah ini.

"Dia sangat menyesal, dan dia nggak tahu kenapa harus melakukan itu. Itu susah dijelaskan karena kondisi Mima," tutur Indra Brasco.

"Mima sendiri sulit mengutarakan isi kepalanya. Dia bingung. Dia sulit jawab pas ditanya triggernya apa," beber Mona Ratuliu.

4 dari 4 halaman

Kontak Bantuan

Simak juga informasi berikut ini:

KONTAK BANTUAN

Bunuh diri bukan jawaban apalagi solusi dari semua permasalahan hidup yang seringkali menghimpit. Bila Anda, teman, saudara, atau keluarga yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, dilanda Depresi dan merasakan dorongan untuk bunuh diri, sangat disarankan menghubungi dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan (Puskesmas atau Rumah Sakit) terdekat.

Bisa juga mengunduh aplikasi Sahabatku: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.tldigital.sahabatku

Atau hubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 yang melayani berbagai pengaduan, permintaan, dan saran masyarakat.

Anda juga bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (surel) kontak@kemkes.go.id.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.