Sukses

Tamara Bleszynski Ungkap Warisan Ayah untuk Sang Kakak Teresa Ikut Lenyap Usai Kematiannya

Liputan6.com, Jakarta - Tamara Bleszynski sedikit demi sedikit membongkar kejahatan yang dilakukan oknum yang menguasai hotel milik mendiang ayahnya, Zbigniew Bleszynski. Salah satunya tentang kematian sang kakak, Teresa.

Teresa Bleszynski meninggal dunia pada 31 Juli 2010 silam. Mantan istri Mike Lewis menceritakan bahwa saat hidup sang kakak tertekan dan sedih terus.

Saat meninggal dunia, jasad Teresa dengan tergesa-gesa dikremasi. Padahal, itu bukan keinginannya sendiri.

"Padahal kakakku pernah berkata padaku, kalau sampai beliau meninggal dia ingin dikubur, di kuburan ayah kami," tulis ibu Teuku Rassya ini di akun Instagram terverifikasi miliknya, Selasa (28/6/2022).

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Diancam

Diakui Tamara Bleszynski bahwa saat itu ia diancam oleh oknum tersebut untuk tidak menyebarkan kematian sang kakak.

"Mengapa?

Sampai sekarang pun, aku tdk tau, kenapa mereka begitu.

Yang ku tau bahwa Kakakku Teresa Bleszynski juga memiliki saham 20 percent di Hotel kami, yg mereka kelola itu," tambahnya.

 

3 dari 4 halaman

Lenyap

Dalam unggahan terbaru, Tamara Bleszynski kembali menceritakan peristiwa yang terjadi usai sang kakak meninggal dunia.

"Kakakku lenyap (Berita kematiannya dilarang diumumkan oleh mereka) Rumahnya di Pondok Indah lenyap, assetnya lenyap, warisan dr almarhum papa kami utk dia dan jg utk anaknya pun lenyap begitu saja tdk jatuh ke anaknya, anak satu2nya yg amat dia sayang," sambungnya.

 

4 dari 4 halaman

Berhati Emas

Bagi Tamara, sang kakak merupakan salah satu orang yang sangat baik kepadanya. Ia pun tak kuasa menahan tangisnya saat mengenang Teresa.

"Padahal kakakku Teresa adalah kakak yg sangat baik ke anak dan adiknya. Setiap aku sakit beliau selalu dtg membawa makanan dan menghiburku. Kakakku Teresa adalah manusia berhati emas.

Airmataku tumpah mengenang kakakku…nanti akan aku lanjutkan lg, kalau aku sdh kuat….utk bercerita 💔," ia mengakhiri.