Sukses

Drone Tak Bisa Patroli Mencari Eril Anak Ridwan Kamil di Sungai Aare, Hujan Deras Terjang Kota Bern

Liputan6.com, Jakarta Perkembangan terkini soal pencarian anak Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril yang hilang di Sungai Aare sejak Kamis (26/5/2022), dikabarkan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bern, Swiss.

Melalui siaran pers KBRI di Bern, yang dipublikasikan situs resmi kemlu.go.id, Sabtu (4/6/2022), pencarian putra Ridwan Kamil dilakukan pihak otoritas dengan beragam metode sepanjang Jumat (3/6/2022).

“Pencarian Sdr. Emmeril Kahn Mumtadz, atau Eril, di sungai Aare, dilanjutkan pada hari Jumat (3/6) dengan menggunakan metode patroli darat dan patroli perahu,” pihak KBRI mengabarkan.

Selain patroli darat dan perahu, kepolisian Kota Bern berencana mengoperasikan drone untuk mendapat pantauan lebih detail dari ketinggian. Sayang, rencana ini urung dilaksanakan.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Drone Tak Dapat Digunakan

“Drone tidak dapat digunakan karena situasi hujan di area kota Bern,” demikian dilansir Showbiz Liputan6.com dari situs resmi Kementerian Luar Negeri RI, Sabtu pagi.

Siaran pers yang sama mengungkap momen haru Ridwan Kamil dan Atalia Praratya memasang marka pengingat untuk mengenang anak sulung mereka yang terbawa arus sungai.

3 dari 4 halaman

Tinggalkan Marka di Sungai

“Orang tua Sdr. Eril juga telah meninggalkan marka pengingat pada lokasi terakhir Sdr. Eril terlihat,” imbuh pihak KBRI. Marka ini didokumentasikan dalam sebuah video dan viral di medsos.

Marka ini berisi tulisan “In loving memory of Emmeril Kahn Mumtadz” juga informasi Eril lahir di New York City (NYC) 25 Juni 1999 dan meninggal di Sungai Aare, Kota Bern, Swiss, Kamis 26 Mei 2022.

4 dari 4 halaman

Dubes Antar Ridwan Kamil

“Kamis sore (3/6) Dubes RI untuk Swiss mengantarkan Ridwan Kamil berangkat untuk kembali ke Indonesia,” pihak KBRI menjelaskan. Gubernur Jawa Barat telah bersuara lewat akun medsos terverifikasinya.

Dengan ini kami secara resmi melepas dan mengikhlaskan sepenuh hati atas berpulangnya anak kami tercinta ananda Emmeril Kahn Mumtadz. Mohon dimaafkan, jika semasa hidupnya ada kekhilafan dan kesalahan,” cuitnya di medsos, Jumat (3/6/2022).