Sukses

Sule Ganti Nama Channel YouTube, dari Sule Channel Menjadi Sule Productions atau S-Pro

Liputan6.com, Jakarta - Channel YouTube Sule Channel identik dengan komedian Sule. Ayah Rizky Febian dan Putri Delina ini mengembangkan saluran YouTube tersebut hingga berkembang dan memiliki 8,1 juta subscribers dan 29,4 juta views.

Meski identik, Sule rela melepaskan brand Sule Channel yang selama ini dikenal penonton YouTube. Ia diketahui bakal mengganti nama saluran di situs berbagi video dengan nama baru, yakni Sule Productions atau S-Pro.

Perubahan nama ini sudah diumumkan Sule melalui akun Instagram terverifikasinya pada 3 Februari 2022 lalu. Dalam unggahannya di Instagram, suami Nathalie Holscher membagikan sejumlah program baru yang bisa disimak di saluran YouTubenya yang sudah berganti nama.

2 dari 5 halaman

Saham Sule Channel Dibeli Prestige Corp

Perubahan nama channel YouTube milik Sule tak lepas dari kerja sama bisnis. Diketahui, Prestige Corp membeli sebagian saham Sule Channel yang berefek pada kolaborasi dan aktivitas kerja sama dalam membangun program-program baru di Sule Productions.

3 dari 5 halaman

S-Pro

S-PRO bergerak bersama Prestige Corp melalui PT Sule Entertainment Prestisius, yang berfokus dalam ekosistem hiburan Tanah Air berbasis digital.

Menurut CEO Prestige Corp Rudy Salim, dirinya ingin ikut andil dalam memberikan tayangan komedi Indonesia dengan mengedepankan tiga hal, yaitu elegant, educative, dan entertaining melalui S-PRO.

4 dari 5 halaman

Penonton Jawa Barat

"Positioning kanal Youtube ini akan melebarkan sayapnya kepada kalangan nasional, di mana sebelumnya Ferdinan Sule atau lebih dikenal dengan sebutan Kang Sule telah berhasil merangkul kalangan penonton dari daerah Jawa Barat," ujar Rudy Salim di kawasan Pluit, Jakarta Utara, Kamis (10/2/2022).

5 dari 5 halaman

Peran Rudy Salim

Tujuan akuisisi ini, kata Rudy Salim, untuk meningkatkan profesionalitas dan memberikan warna baru bagi dunia hiburan dan komedi Tanah Air.

"Prestige Corp akan membantu dalam produksi, editing, cinematography, script, content writing dan social media untuk meningkatkan fundamental dari perusahan ini. Ke depannya perusahaan ini akan mengembangkan bisnis di talent management, industri musik, konser, hiburan, dan lainnya," terang Rudy Salim.