Dialog dan Kutipan Romantis Penuh Makna dari Serial Jingga dan Senja

Bercerita tentang kisah romansa, banyak dialog dan kutipan romantis yang hadir dalam serial Jingga dan Senja.

Diterbitkan 06 Desember 2021, 18:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ari hanya tersenyum dengan melontarkan kalimat, “cewek semanis lu itu nggak cocok jadi orang jahat.” Jika melihat kata-kata ini di luar konteks, ini merupakan sebuah pujian dari Ari untuk Tari.

3. Usaha yang Mustahil

Tak hanya Ari saja, Ata yang terkenal dengan pribadinya yang tenang mulai memperlihatkan sisi romantisnya. Meskipun tidak disampaikan ketika sedang berduaan saja dengan Tari, kalimat ini membuat Tari, Fio, Nyoman dan siapapun yang mendengarkan akan terkesima.

Kalimat ini dapat ditemukan dalam Jingga dan Senja episode 4 di awal-awal ketika Tari baru saja bertemu dengan Ata. 

Ata, Tari, Fio, dan Nyoman sedang berada di taman kota pada malam hari. Mereka sedang membicarakan karakter Ari yang mana merupakan kembaran Ata yang memiliki sifat berbanding terbalik. 

Tanpa membela pihak manapun, Ata mengucapkan kalimat “lagian nih, Tar, kita mana mungkin sih, bikin orang bisa suka sama kita.” Seketika Fio menunjukkan rasa kagumnya karena sosok Ata yang begitu dewasa. Sementara, Tari hanya tersenyum kaget bahwa Ata akan berkata demikian.

4. Orang Lain yang Menilai

Masih dalam episode 4, Ata berkesempatan untuk menghabiskan waktu bersama Tari kembali. Ia mengunjungi taman kota bersama-sama pada waktu sore hari. Selain obrolan tentang kehidupan Ata, topik yang tak bisa lepas pastinya adalah Ari dan Angga.

Tari yang sedang berada dalam fase kebingungan mendapatkan kalimat menyentuh dari Ata. “Memangnya kita bisa melihat diri kita secara utuh? Nggak, kan? Orang lain yang melihat kita layak atau nggak buat diperjuangkan.” 

Lagi-lagi, Tari hanya kembali tersenyum tak bisa membalas ucapan Ata tersebut. Ia justru mengirimkan pesan kepada teman-temannya bahwa Ata memang pribadi yang lebih dewasa ketimbang Ari.

5. Nikmati Momen yang Ada

Sosok Ata kembali menunjukkan kedewasaannya di lain kesempatan. Kali ini, ia kembali mengatakan sebuah kalimat sederhana namun penuh makna. 

Kalimat yang lagi-lagi muncul di episode 4 Jingga dan Senja diucapkan oleh Ata selepas dirinya mengunjungi galeri seni bersama Tari. Perempuan pemilik nama Jingga Matahari itu tak kunjung berhenti membahas ketakutannya jika nanti Ari berkelahi dengan Ata karena Ata datang menjemput Tari yang disandera di SMU Brawijaya.

Ata mencoba menenangkan Tari dengan kalimat “jangan bahas apapun soal kemarin dan besok. Nikmatin aja momen yang sekarang, karena bisa jadi cuma detik ini yang kita punya.” Mendengar ucapan Ata ini, Tari hanya tersenyum kagum memandang pemuda berkacamata itu di hadapannya.

Itulah beberapa dialog dan kutipan romantis dan penuh makna yang terdapat dalam serial Jingga dan Senja. Masih banyak dialog dan kalimat yang tak kalah romantis dan juga memiliki arti yang mendalam. Langsung saja nonton Jingga dan Senja selengkapnya hanya di Vidio.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Isyhari Maheswar, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan